Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

GVD Resmi Rilis Single Perdana “VII”, Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
23 Agustus 2026
A A
GVD Resmi Rilis Single Perdana "VII", Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah.MOJOK.CO

GVD Resmi Rilis Single Perdana "VII", Bawa Konsep Post-Black Berbalut Visual Kei Cerah (dok. Istimewa/GVD)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Musisi Aldi Murod resmi memperkenalkan proyek solo terbarunya yang diberi nama GVD. Menandai debutnya di kancah musik independen, GVD baru saja merilis single perdana bertajuk “VII” pada Minggu (23/8/2026). 

Lagu ini menjadi langkah awal yang berani, menyajikan eksplorasi musik post-black yang dibalut dengan identitas visual kontras nan unik.

Iklan

Nama GVD sendiri sejatinya bukan hal baru dalam perjalanan musikal Aldi. Proyek ini merupakan wujud nyata dari alter ego “Gerald von Disaster“, sebuah nama yang telah ia pupuk sejak era kejayaan platform MySpace. 

Kini, nama tersebut dikerucutkan menjadi tiga huruf agar lebih ikonik dan mudah diingat. 

Single “VII” didapuk menjadi karya pembuka dari rangkaian rilisannya. Ke depannya, GVD berencana melepas tiga single lanjutan yang secara berurutan diberi judul “I”, “III”, dan “IV”, sebelum akhirnya dirangkum secara utuh ke dalam format Extended Play (EP).

Mengadu ke Tuhan

Bagi Aldi, pemilihan angka tujuh sebagai judul bukanlah sekadar gimmick misterius layaknya band-band cult black metal lawas. Ada lapisan makna filosofis yang sengaja ia mainkan.

Angka tersebut melambangkan siklus dan hierarki; seperti tujuh hari dalam seminggu, tujuh lapis langit, hierarki tujuh tingkat neraka, hingga tujuh dosa besar.

Lebih dari sekadar simbol angka, dari segi lirik “VII” membedah narasi tentang keputusasaan dan rasa lelah yang teramat sangat.

Lagu ini bercerita tentang titik terendah seseorang yang sudah terlampau capek menghadapi kerasnya hidup dan hanya ingin “mengadu” kepada Tuhan.

“Lagu 7 tuh sebenernya tentang orang itu udah lelah sekali sampai cuma bisa ngadunya ke Yang Maha Kuasa. Dia gak minta solusi, dia gak minta apa-apa. Dia cuman mau ngadu aja. Ya Tuhan gitu loh, gue udah capek sama hidup ini,” ungkap Aldi Murod dalam keterangan tertulis yang diterima Mojok. 

GVD.MOJOK.CO
Karya terbaru ini bercerita tentang titik terendah seseorang yang sudah terlampau capek menghadapi kerasnya hidup dan hanya ingin “mengadu” kepada Tuhan. (dok. Istimewa/GVD)

Karya GVD yang didedikasikan untuk melawan masalah mental

Lebih jauh, Aldi mendedikasikan lagu ini sebagai tribut bagi teman-teman dan keluarganya yang tengah berjuang melawan masalah kondisi mental dan beban hidup.

Proses penggarapan “VII” membuktikan dedikasi tinggi Aldi. Nyaris seluruh instrumen, mulai dari isian gitar, bas, synthesizer, hingga vokal bersih (clean vocal) yang untuk pertama kalinya ia coba, dieksekusi sendiri. 

Untuk urusan ketukan drum, ia memercayakannya kepada Nicko Rahmat Prabowo (Divide, Rahasia Intelijen), yang secara bersamaan juga menangani proses mixing dan mastering. 

Lagu yang direkam di Venom Studio ini menawarkan nuansa post-black dengan sentuhan shoegaze, sedikit bergeser dari akar musik cybergrind yang selama ini menemani perjalanan Aldi sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.

Meski lirik dan musiknya sarat akan kekelaman, GVD tampil mencolok di skena post-black lokal lewat identitas visualnya. Alih-alih menggunakan palet warna gelap dan murung, Aldi mengusung estetika visual kei Jepang dengan riasan ala badut dan warna-warna cerah. 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GVD (@xg.v.dx)

Iklan

GVD membawa filosofi “depresif yang cerah”, menyiratkan pesan tajam bahwa seseorang yang terlihat tersenyum bahagia di luar, belum tentu memiliki hati yang terang di dalam.

Dirilis secara independen tanpa naungan label, GVD memegang teguh prinsip bahwa “keterbatasan bukanlah hambatan, melainkan bahasa”. Kini, luapan emosi dan kepenatan hidup dalam “VII” sudah dapat didengarkan secara luas melalui berbagai platform streaming digital seperti Spotify dan YouTube Music.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Captain Jack: Antara Debu, Air Mata, dan Anthem Masa Muda atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2026 oleh

Tags: Aldi MurodGerald von DisasterGVDlagu barumusik independenpost-black Indonesiasingle perdana VIIvisual kei
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”, Definisi Rindu Itu Bersifat Universal.MOJOK.CO

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal

28 April 2026
Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM.MOJOK.CO

Sambut Cherrypop 2026, Cherry District Hadirkan Kolaborasi Ekosistem Kreatif di GIK UGM

3 Maret 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Pelaku pembakaran hutan di Kalimantan dan titik lemah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia MOJOK.CO

Titik Lemah Penanganan Karhutla di Indonesia: 72 Orang Sengaja Bakar Hutan untuk Buka Lahan, Jadi Ancaman Ekosida

23 Agustus 2026
No Na, Klakson Telolet, dan Nasionalisme yang Nggak Harus Serius MOJOK.CO

No Na, Klakson Telolet, dan Nasionalisme yang Nggak Harus Serius

17 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.