Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ngobrol Jadi Lebih Santai dan Receh Kalau Sambil Ngeteh

Redaksi oleh Redaksi
18 Oktober 2020
A A
teh
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kita semua tentu paham betul bahwa geliat per-kafe-an di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini tumbuh dengan sangat subur. Di berbagai kota di Indonesia, kafe-kafe bermunculan bak jamur di musim hujan. Kafe menjadi tak ubahnya seperti spanduk rumah makan Pringsewu. Di mana-mana ada. Hal tersebut mau tak mau membuat kultur “ngopi” berubah menjadi sesuatu yang sangat umum.

Dalam kondisi yang demikian, teh terkesan tampak agak terpinggirkan. Maklum saja, jumlah warung kopi memang jauh lebih banyak ketimbang warung teh.

Kendati demikian, pada dasarnya, teh tetaplah menjadi minuman yang mengisi ceruk kehidupan banyak orang. Walau jumlah warung teh memang sedikit, namun hampir semua rumah makan, dari mulai rumah makan pinggir jalan sampai rumah makan mewah selalu menyediakan menu teh sebagai minumannya. Di warung-warung mie ayam, bakso, kupat tahu, ketoprak, warmindo, dan sebangsanya, menu minuman yang paling laku ya pasti es teh atau teh anget, bukan kopi.

Di warung angkringan, teh masih tetap menjadi andalan. Memakan nasi sambel dengan lauk tempe glepung dan sate usus memang paling enak kalau minumnya teh anget. Apalagi kalau tehnya nasgitel, alias panas, legi, dan kentel. Apalagi kalau disambi ngobrol tentang hal-hal yang nggak penting tapi menyenangkan, misal soal Lik Pardi yang mangkel sebab beli nomor togel 45 tapi yang keluar ternyata 54, atau tentang Mas Prayit yang muntab karena kaos band ACDC kesayangannya dipakai ibunya buat ngepel muntahan ponakannya.

Bagi banyak orang, teh memang dianggap jauh lebih nikmat sebagai pelengkap obrolan. Rasanya yang manis dan sepet ditambah dengan aromanya yang harum konon membuatnya sanggup untuk bikin mulut seseorang jauh lebih luwes untuk bercerita.

Teh, tak bisa tidak, menjadi salah satu khazanah per-minuman kawan ngobrol-an bagi orang-orang. Teh, tak bisa dimungkiri,  adalah satu dari trio “tekoci” alias teh kopi ciu, di mana masing-masing punya keunggulan tersendiri: teh membuat orang mampu ngobrol lebih santai dan rileks, kopi membuat orang mampu ngobrol lebih lama dan berbusa-busa, sedangkan ciu membuat orang mampu ngobrol lebih jujur dan lucu.

wedangan teh

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2022 oleh

Tags: lipsusLupusteh
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO
Cuan

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO
Fragmen

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Rasa Sanga (5): Docang, “Makanan Orang Susah” yang Lekat dengan Ajaran Rendah Hati Sunan Gunung Jati di Cirebon.,MOJOK.CO
Fragmen

Rasa Sanga (5): Docang, “Makanan Orang Susah” yang Lekat dengan Ajaran Rendah Hati Sunan Gunung Jati

9 Maret 2026
Rasa Sanga (3): Urap Daun Mengkudu, Cara Sunan Kalijaga Mengajarkan Kemandirian Pangan dan Locavore pada Masyarakat Demak.MOJOK.CO
Fragmen

Rasa Sanga (3): Urap Daun Mengkudu, Cara Sunan Kalijaga Mengajarkan Kemandirian Pangan dan Locavore pada Masyarakat Demak

2 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Membuat Utang Tidak Lagi Menjadi Beban Kehidupan MOJOK.CO

Nggak Semua Utang Itu Buruk: Cara Mendeteksi Utang yang Baik dan Tidak Menjadi Beban

15 Juni 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, dan Kali Ini Kita Tidak Boleh Diam dan Pasrah Lagi

Harga Pertamax Naik Lagi, dan Seperti Biasa, Kelas Menengah Jadi Korban, Lagi dan Lagi

10 Juni 2026
Sanksi untuk Jagal Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Tertunda Realisasinya. MOJOK.CO

Jalan Terjal Menghentikan Operasi Jagal Anjing karena Dianggap Kurang Penting

9 Juni 2026
Cuti haid: hak pekerja perempuan saat menstruasi tapi diabaikan perusahaan MOJOK.CO

Cuti Haid Jadi Hak Penting Pekerja Perempuan yang Disepelekan Perusahaan: Izinnya Ribet dengan Ancaman SP, Nyeri Mens Dicap Lebay

15 Juni 2026
Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur MOJOK.CO

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur

15 Juni 2026
papua.MOJOK.CO

Masyarakat Adat di Tengah Krisis Iklim: Hak-Hak Dijegal Birokrat, Hutan Dibabat demi Konglomerat

15 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.