Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kelompok Muslim Cyber Army yang Jauh Lebih Berbahaya Ketimbang Saracen

Redaksi oleh Redaksi
2 Maret 2018
A A
pelatihan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ditangkapnya beberapa anggota kelompok Muslim Cyber Army yang tergabung dalam grup ‘The Family MCA’ oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menjadi hal yang sangat menghebohkan. Maklum saja, The Family MCA adalah grup yang selama ini aktif menggoreng dan membagikan isu-isu hoax seperti diskriminasi SARA, penganiayaan ulama, sampai kebangkitan PKI.

Sindikat The Family MCA disebut jauh lebih berbahaya ketimbang Saracen, sebab Saracen terstruktur organisasinya, sedangkan The Family MCA tidak. Secara sistematis, jumlah anggota The Family MCA juga jauh lebih banyak karena beranggotakan ratusan ribu member dan dikelola oleh banyak admin.

“Grup ini (The Family MCA) tidak seperti Saracen, tapi secara sistematis jumlahnya banyak,” ujar Direktur Tindak Pidana Siber Mabes Polri Brigadir Jenderal Fadil Imran.

Kelompok Muslim Cyber Army punya banyak anggota di sosial media, siapa pun yang merasa satu visi bisa bergabung di grup-grup MCA karena memang grup ini bersifat terbuka. Seluruh anggota grup-grup MCA ini tergabung dalam satu grup besar bernama MCA United.

Nah, di grup besar inilah konten berupa berita, video, dan foto ditampung sebelum disebarluaskan di seluruh jaringan media sosial yang berafiliasi dengan MCA.

Di dalam grup besar ini, masih ada grup-grup kecil dengan anggota yang lebih khusus dan lebih sedikit.

Sistem kerja yang berjalan di kelompok The Family MCA sungguh sangat dahsyat. Ada grup yang bertugas hanya untuk mengatur isu, ada grup yang hanya bertugas untuk membuat konten, ada grup yang bertugas untuk mendiseminasikan, bahkan sampai ada grup yang bertugas menyebarkan konten berisi virus pada orang atau kelompok lawan.

Pasca terbongkarnya jaringan The Family MCA ini, banyak pihak yang kemudian menyayangkan kelompok yang menggunakan embel-embel Muslim ini. Maklum, dulu, Muslim Cyber Army memang dikenal sebagai grup yang intens melawan pemberitaan-pemberitaan yang menyerang Islam, namun dalam perkembangannya, ia justru tumbuh menjadi grup yang menyebarkan hoax dan fitnah.

“Dengan mencatut nama Muslim, MCA telah merusak dan menodai kesucian dan keluhuran ajaran Islam,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid

Dan, tak hanya menggunakan embel-embel agama, dalam titik tertentu, Grup MCA bahkan berani mengklaim struktur kepengurusan yang bakal membuat siapa pun bergidik.

MCA (Muslim Cyber Army)
Struktur Kepengurusan:

Dewan Pembina: Alloh SWT
Dewan Penasihat: Nabi Muhammad SAW
Ketua: Al-Quran
Sekretaris: Roqib dan Atid
Bendahara: Mikail
Anggota: Muslimin dan Muslimat
Alamat Jalan Mardhotillah.

Kurang ngeri gimana, coba?

muslim cyber army

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2018 oleh

Tags: hoaxmcamuslim cyber armySaracen
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

mahfud md
Kotak Suara

Bicara Politik Identitas, Mahfud MD: Boleh Ceramah di Masjid, Tapi Ada Syaratnya

1 Maret 2023
ratna sarumpaet
Kotak Suara

Lama Tak Terdengar, Ratna Sarumpaet Luncurkan Buku dan Bongkar Liarnya Dunia Politik

19 Februari 2023
Pengangguran adalah Takdir Buzzer Berkat Teknologi AI Bernama GPT-3 MOJOK.CO
Esai

Pengangguran adalah Takdir Buzzer Berkat Teknologi AI Bernama GPT-3

15 Desember 2021
corona
Kilas

Jumlah Kasus Corona Terus Naik, Begitu Pula dengan Jumlah Hoax Terkait Corona

17 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Sanksi untuk Jagal Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Tertunda Realisasinya. MOJOK.CO

Jalan Terjal Menghentikan Operasi Jagal Anjing karena Dianggap Kurang Penting

9 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.