Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Minim Artis, PBB Rekrut Caleg dari Elemen Mantan HTI, FPI, dan Kombatan Aceh

Redaksi oleh Redaksi
19 Juli 2018
A A
yusril ihza mahendra
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Masa pendaftaran calon legislatif untuk periode Pileg 2019 sudah berakhir. Partai-partai sudah mendaftaran pasukan calegnya. Dari mulai kader, pengusaha, pejabat, tokoh masyarakat, sampai artis, semuanya ada di daftar caleg yang akan berlaga tahun depan.

Di Pileg 2019 mendatang, jumlah artis yang ikut mendaftar sebagai caleg semakin banyak saja. Wajar saja, sebab beberapa partai memang menerima banyak artis sebagai calon anggota legislatif.

PDIP, misalnya, di Pileg mendatang menerima banyak sekali artis, di antaranya adalah Krisdayanti, Ian Kasela, Jeffry Waworuntu, Iis Sugianto, Harvey Malaiholo, Lita Zein, Chica Koeswoyo, Kirana Larasati, sampai Angel Karamoy. Atau Partai Nasdem yang tak kalah banyak jumlah caleg artisnya seperti Syahrul Gunawan, Nurul Qomar, Diana Sastra, Krisna Mukti, Lucky Hakim, Olla Ramlan, Farhan, Conny Dio, Della Puspita, Mandra, sampai Venna Melinda.

Ada satu anomali menarik dari fenomena artis di Pileg ini. Fenomena tersebut bernama PBB.

Dari seluruh partai yang bakal berlaga di piled mendatang, rasanya hanya Partai Bulan Bintang (PBB) yang adem-ayem tanpa pemberitaan artis. Maklum saja, PBB memang hampir sama sekali tidak mendaftarkan artis sebagai pasukan calegnya.

Usut punya usut, PBB tidak tertarik untuk merekrut banyak caleg dari kalangan selebritis karena PBB memang menekankan kemampuan dan intelektual, bukan kepopuleran atau publisitas.

“Ada dari kalangan entertain yang daftar, tapi kami utamakan yang intelek, menekankan pada kualitas karena kita lihat anggota DPR yang sekarang ini lemah, kemampuan berpikirnya, kemampuan intelektualnya lemah sekali oleh karena itu kami memilih orang yang intelektual demi untuk meningkatkan kualitas DPR juga,” kata ketua umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

Sungguh sebuah sindiran yang telak untuk partai-partai yang hobi merekrut artis yang bahkan belum tentu punya rekam jejak dan pengalaman kepemimpinan.

Karena tidak mengutamakan artis, sebagai gantinya, partai yang logonya sama persis dengan namanya itu justru merekrut banyak elemen yang oleh masyarakat dianggap tabu untuk menjadi seorang caleg. PBB menggaet mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai caleg. Selain itu, PBB juga banyak menggaet anggota Front Pembela Islam (FPI), sampai mantan kombatan dari Aceh.

“Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah sudah biasa lah, tapi ada HTI, FPI, dan Kombatan Aceh itu fenomena baru,” ujar Yusril.

Tak hanya soal selebritis, soal keterwakilan perempuan pun PBB sangat luar biasa. PBB menjadi partai dengan jumlah caleg perempuan lebih banyak ketimbang laki-laki.

“Sedangkan untuk kuota perempuan, alhamdulillah kita berimbang, 50,2 persen lebih banyak perempuan yang maju di PBB. Ini emansipasi wanita,” jelas Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noer.

Nah, memang cadas betul ini PBB. Partai-partai yang sudah punya modal suara parlemen yang banyak tapi masih tetap hobi merekrut artis harusnya malu nih sama PBB, yang berani mengambil langkah-langkah tak biasa dalam manuver politiknya.

Etapi, BTW nih Bang Yusril, maap-maap kata nih ya, itu PBB sengaja tidak mengakomodasi artis, atau memang para artisnya pada nggak mau daftar di PBB nih?

Iklan

Cuma numpang nanya aja sih, Bang. (A/M)

partai bulan bintang

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2018 oleh

Tags: artispbbpilegYusril Ihza Mahendra
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

pajak, pemberontakan petani banten.MOJOK.CO
Ragam

Saat Petani Banten Dicekik Pajak, Mereka Melakukan Perlawanan Bersenjata Iman

2 September 2025
Kota Semarang tak naikkan PBB dan pajak masyarakat MOJOK.CO
Kilas

Pilihan Kota Semarang Berpihak pada Masyarakat: Tak Naikkan PBB dan Ringankan Beban Pajak

22 Agustus 2025
Artis Indonesia yang Menjadi Pusat Energi dan Kejadian Horor di Sebuah Gedung Tua di Jogja MOJOK.CO
Malam Jumat

Artis Indonesia yang Menjadi Pusat Energi dan Kejadian Horor di Sebuah Gedung Tua di Jogja

2 November 2023
caleg artis mojok.co
Kotak Suara

Daftar Lengkap Artis yang Maju di Pemilu 2024, Siapa Aja Ya?

16 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib ratusan juta WNI 10 tahun nanti: terancam tidak punya jaminan sekaligus tabungan di masa pensiun MOJOK.CO

Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara

11 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Makanan Khas Sunda dan Jogja Bikin Muak- Bau Busuk dan Manis (Wikimedia Commons)

Makanan Khas Sunda Bikin Menderita Orang Jogja, Sama Seperti Perantau Sunda Muak dengan Makanan Jogja yang Serba Manis

11 Maret 2026
Seorang kakak (anak perempuan pertama) kerja keras jadi tulang punggung keluarga gara-gara ortu miskin dan adik tidak tahu diri MOJOK.CO

Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga

11 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.