Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat Dicopot Terkait Pelanggaran Protokol Kesehatan

Redaksi oleh Redaksi
17 November 2020
A A
kapolda
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dua Kapolda dicopot sekaligus, bukti pemerintah tegas menegakkan mekanisme protokol kesehatan?

Jabatan di Institusi Kepolisian memanglah jabatan yang sangat panas dan tiada terduga. Seperti operasi tilang, ia bisa muncul dan hilang secara tiba-tiba. Dan karena itu, untuk mengembannya, selalu diperlukan mental yang kuat dan juga jantung yang sehat.

Tampaknya, hal itulah yang kini sedang dipahami betul oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi. Keduanya baru saja dicopot oleh Kapolri Jenderal Idham Azis dari jabatannya masing-masing. Surat pencopotannya juga masih anget/

Pencopotan keduanya berdasarkan surat telegram Nomor ST3222/XI/Kep/2020 tanggal 16 November 2020.

“Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat,” terang Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Irjen Argo Yuwono kepada para wartawan pada Senin, 16 November 2020 lalu.

Pencopotan Nana dan Rudy ini merupakan bentuk sanksi terhadap pelanggaran penegakan protokol kesehatan.

“Pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat adalah bentuk sanksi tegas dari Kapolri. Apalagi Kapolri sejak awal wabah Covid-19 sudah mengeluarkan Maklumat Kapolri yang menekan salus popoli suprema lex esto, atau keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi” terang Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti seperti dikutip dari Merdeka.com.

Sampai saat ini, pihak Polri memang belum merinci dengan jelas pelanggaran protokol kesehatan apa yang membuat Nana dan Rudy dicopot dari jabatannya. Namun disinyalir, preseden pelanggaran prokotol kesehatan saat penjemputan kepulangan Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta yang kemudian berlanjut pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. sekaligus pernikahan putri Habib Rizieq Shihab di Petamburan pada Sabtu, 14 November 2020 turut memengaruhi keputusan pencopotan keduanya, Hal ini mengingat dua pelanggaran tersebut berada di wilayah kerja Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat.

Pencopotan Nana dan Rudy ini menjadi semacam tindak lanjut atas instruksi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang menjanjikan sanksi dan tindakan tegas bagi aparat yang membiarkan pelanggaran protokol kesehatan.

“Kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan Pemerintah minta tidak ragu dan bertindak tegas dalam memastikan protokol kesehatan dapat dilakukan dengan baik,” terang Mahfud dalam keterangan pers di Kemenko Polhukam pada hari yang sama dengan pencopotan Nana dan Rudy.

“Pemerintah juga akan memberikan sanksi kepada aparat yang tidak bertindak tegas dalam memastikan terlaksananya protokol kesehatan Covid-19,” imbuh Mahfud.

Nah lho. Siap-siap, buat Kapolda-Kapolda lainnya. Juga Kapolres dan Kapolsek. Hati-hati. Bisa jadi, setelah ini, kalian bakal jadi “korban” selanjutnya.

Bisa jadi. Nasib orang, eh, nasib jabatan siapa yang tahu.

kapolda

Iklan

BACA JUGA Persaudaraan Alumni 212 Meminta Maaf Atas Kerusakan Fasilitas Bandara Saat Penjemputan Habib Rizieq dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 17 November 2020 oleh

Tags: Habib Rizieqkapoldakapolri
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi! Mojok.co
Pojokan

PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi!

26 Juni 2025
Kapolri Tawari Sukatani Duta Polisi MOJOK.CO
Esai

Kapolri Tawari Sukatani Duta Polisi: Seandainya Aku Seorang Staf PR Polisi

24 Februari 2025
Bisa Hidup Mewah, Berapa Gaji Polisi Sebenarnya?
Hukum

Bisa Hidup Mewah, Berapa Gaji Polisi Sebenarnya?

17 Oktober 2022
judi online mojok.co
Hukum

Polri Bersih-bersih Judi Online, Pelaku Ditangkap di Berbagai Daerah

23 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

seleksi CPNS. CPNS Jogja, PNS.MOJOK.CO

Dua Kali Gagal Tes CPNS Meski Nilai Tertinggi, Kini Malah Temukan Jalan Terang Modal Ijazah SMA

8 Maret 2026
Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Ogah mudik apalagi kumpul keluarga saat Lebaran. MOJOK.CO

Kumpul Keluarga Jadi Ajang Menambah “Dosa”: Dengar Saudara Flexing hingga Pura-pura Sukses agar Tidak Dihina Tetangga di Desa

9 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.