Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kabut Asap Palembang: Laga Timnas Batal hingga Selebgram Dukung Pembakaran Hutan

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
5 Oktober 2023
A A
Kabut Asap Palembang: Laga Timnas Batal hingga Selebgram Dukung Pembakaran Hutan MOJOK.CO

Ilustrasi kabut asap (wikimedia.commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kabut asap sedang menyelimuti wilayah Palembang dan sekitarnya. Bencana ini bersumber dari kebakaran ribuan lahan milik sejumlah perusahaan di Sumatera Selatan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) lantas turun tangan menyegel 5 perusahaan yang terlibat. Terdapat sejumlah lahan yang kemudian KLHK segel.

Antara lain di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) milik PT RAJ (1.000 hektare), PT WAJ (1.000 hektare), PT KS (25 hektare), PT BKI (60 hektare), dan PT SAM (30 hektare). Masih ada lagi satu lahan seluas 1.200 hektare yang sedang KLHK dalami pengusutan.

Tim KLHK wilayah Sumsel yang melakukan penyegelan terdiri dari pengawas lingkungan dan polisi kehutanan. Papan larangan kegiatan dan garis PPLH telah terpasang di sekitar lokasi.

“Hal itu dilakukan guna menghindari terjadinya perusakan lingkungan yang lebih besar,” ungkap Dirjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani, melansir detikSumbagsel, Selasa (26/9).

Dampaknya kabut asap Palembang menyebar ke berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Para pelajar diminta untuk belajar daring. Lalu, laga Timnas vs Brunei Darussalam pun batal terselenggara di Palembang.

Laga Timnas tak jadi digelar di Palembang

Leg pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia tak jadi bertempat di Palembang. Laga Timnas melawan Brunei Darussalam berpindah tempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Laga ini semula bakal berlangsung di Stadion Gelora Sriwijawa Jakabaring, namun karena kabut asap tengah menyelimuti wilayah Sumatera Selatan tempatnya berubah. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan langsung hal tersebut.

“Cuma karena situasi alam yakni asap dan segalanya kan tidak mungkin kita di sana,” ujar Erick, melansir Tribunnews.

Atas keputusan ini, Erick Thohir pun menyampaikan permohonan maaf kepada warga setempat yang terpaksa harus menunda keinginan mendukung langsung timnas Indonesia.

Kendati merugikan banyak pihak, kebakaran lahan di Sumatera justru mendapat dukungan dari selebgram setempat.

Selebgram viral usai dukung pembakaran lahan

Seorang perempuan viral setelah mengunggah video di media sosial. Perempuan tersebut bernama Yoan Sandra yang juga merupakan selebgram asal Palembang. Dalam videonya, ia mendukung upaya membuka lahan dengan cara pembakaran.

“Lah memang asap, mau gimana gais?” kata Yoan dalam video itu.

Yoan juga mengungkapkan bahwa ia punya lahan seluas 100 hektare. Dia menyampaikan kalau tak mau susah payah membayar orang untuk membersihkan pepohonan atau rerumputan di tanah miliknya dengan cara di tebang. Menurutnya, lebih baik membersihkannya dengan cara pembakaran.

Iklan

“Logika saja ya, misalnya ya, kalian punya lahan 100 hektar, kalian saja atau saya saja ya, mana mau lah saya nyuruh orang untuk menebangnya (pohon/rerumputan), mending saya bakar saja, sekali lewat sudah (bersih),” ungkap Yoan.

Yoan lantas memberikan solusi yakni dengan memanggil damkar untuk meredakan api. Baginya cara itu lebih praktis. Atas viralnya video tersebut, Polda Sumatera Selatan akhirnya memanggil Yoan. Sang selebgram pun menjalani pemeriksaan kepolisian.

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Sudah Betul Kata Pak Moeldoko, Kabut Asap Itu Bencana dan Kita Harus Ikhlas Menerima
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2023 oleh

Tags: Kabut Asapkabut asap palembangpalembangyoan sandra
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Lulusan UNSRI resign dari pegawai bank. MOJOK.CO
Sosok

Lulusan Sarjana UNSRI Pilih Resign sebagai Pegawai Bank, Lebih Menjanjikan Buka Toko Kelontong

21 Januari 2026
5 Penanda Pempek Asli dan Palsu di Jogja Menurut Lidah Orang Palembang.MOJOK.CO
Kuliner

5 Penanda Pempek Asli dan Palsu di Jogja Menurut Lidah Orang Palembang

16 Oktober 2025
Vario 125 dan Suzuki Spin 125 Bikin Anakku Jadi Lebih Sabar MOJOK.CO
Otomojok

Dari Vario 125 ke Suzuki Spin 125: Misi Seorang Ayah Cari Motor Seken untuk Anak Bujang Magang di Lombok

21 Juli 2025
Lomba Bidar Palembang Budaya Betulan, Bukan Sound Horeg MOJOK.CO
Esai

Saya Resah Melihat Palembang ketika Budaya Bodoh Bernama Sound Horeg dan Organ Tunggal Dianggap Pesta Rakyat Seperti Lomba Perahu Bidar

19 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.