Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jokowi Game Over, BPN Prabowo: 17 April Presiden Indonesia Akan Berganti

Redaksi oleh Redaksi
21 Maret 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jubir BPN Prabowo, Andre Rosiade memandang hasil survei Litbang Kompas sebagai pertanda bahwa Jokowi “game over” dan 17 April nanti Indonesia bakal ganti presiden.

Hasil survei Litbang Kompas coba direspons sebijak mungkin oleh kubu Jokowi. Bahkan Jokowi sendiri menegaskan bahwa jika selalu baik, hasil survei malah akan membuat lemah.

“Ya itu, justru kalau saya hasil yang baik justru bisa melemahkan kita, justru menjadikan kita tidak waspada,” kata Jokowi saat ditemui wartawan di Sekretariat DPD PDIP DKI Jakarta.

Oleh sebab itu, ketika memberikan pengarahan kepada kader PDIP di Jakarta, capres 01 itu menegaskan bahwa saat ini sudah saatnya bekerja langsung di bawah. Bukan saatnya lagi rapat terus-menerus. “Tinggal kerja di bawah saja, kerja di lapangan. Sudah enggak ada rapat-rapat lagi. Tadi yang kita tekankan juga itu,” kata mantan Gubernur DKI tersebut.

Sesuai aturan tidak tertulis di medan perang, menyerang kelemahan lawan adalah sebuah keharusan. Hasil survei Litbang Kompas dirayakan secara suka cita oleh kubu Prabowo. Bahkan, BPN Prabowo mengganggap hasil survei Litbang Kompas sama seperti hasil survei internal yang sudah dilakukan beberapa kali.

BPN Prabowo menilai hasil survei Litbang Kompas turut mengkonfirmasi survei internal yang menunjukkan elektabilitas capres petahana sudah di bawah 50 persen. BPN menganggap Jokowi tidak mungkin menang.

“Tapi Litbang Kompas memastikan Jokowi decline dan sudah di bawah 50 (persen). Kalau di bawah 50 (persen), sudah nggak mungkin menang ya. Karena gini, ini tren berarti Pak Jokowi sudah tren turun terus, Pak Prabowo naik terus,” kata juru bicara BPN Andre Rosiade di Media Center Prabowo-Sandi.

Anggota Litbang BPN, Harryadin Mahardika, menimpali bahwa mengatakan survei Kompas sama seperti survei internal yang sudah dilakukan empat bulan lalu.

“Sebenarnya kalau survei dari Kompas itu mungkin kira-kira sama dengan survei kita 4 bulan lalu. Hasilnya seperti itu. Sekarang jauh sudah lebih ini, sudah lebih tipis,” kata Harryadin di Media Center Prabowo-Sandi.

Sebagai punchline, Andre Rosiade berkata bahwa hasil survei Litbang Kompas juga menjadi penegasan bahwa Jokowi “game over”.

“Kompas sebagai grup besar sudah berikan sinyal kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa 17 April besok presiden Indonesia akan diganti dari Jokowi ke Prabowo Subinato. Intinya apa? Litbang Kompas memberikan pemberitahuan bahwa Pak Jokowi game over,” tegas Andre.

Sayang sekali, Pak Jokowi. Coba Bapak lagi main game Mortal Combat, kan bisa restart dan gelut lagi. Yang sabar, ya Pak, nggak usah dengerin omongan netizen. Kerja kerja kerja aja, Pak. Mantab.

(yms)

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2019 oleh

Tags: jokowiPilpres 2019prabowosurvei kompas
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Prabowo kasih guru honorer insentif saat HUT RI. MOJOK.CO

JPPI Kritik SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, Sebut Pemerintah Lebih Peduli Karyawan SPPG daripada Guru Honorer

12 Mei 2026
Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Warga Bogor Kelaparan sampai Tak Mampu Beli Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
Penjelasan Kemendiktisaintek soal pengubahan program studi (prodi) Teknik menjadi Rekayasa MOJOK.CO

Mengubah Nomenklatur Prodi Teknik Jadi Rekayasa, Apa Tujuannya?

16 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.