Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Indonesia Buka Kemungkinan Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 kepada Masyarakat

Redaksi oleh Redaksi
3 Juni 2021
A A
Indonesia Buka Kemungkinan Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 kepada Masyarakat

Indonesia Buka Kemungkinan Tawarkan Wisata Vaksin Covid-19 kepada Masyarakat

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah wisata religi dan wisata budaya, kini tak ketinggalan muncul varian wisata vaksin Covid-19.

Pandemi Covid-19 mengubah cara bekerja, cara berpikir, cara belajar, sampai cara bersosialisasi masyarakat memang membuat banyak tatanan kehidupan hancur lebur. Salah satu yang paling terdampak tentu saja adalah dunia pariwisata. Maklum saja, pariwisata memang tak bisa lepas dari interaksi antar manusia, sedangkan pandemi memaksa orang-orang untuk mengurangi secara drastis interaksi antar manusia, hal yang membuat banyak usaha di bidang ini pun kolaps dan ambruk.

Berbagai cara dilakukan para pengusaha pariwisata untuk sekadar tetap bertahan setidaknya sampai kondisi membaik dan bisnis mereka kembali stabil dan profit.

Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan membikin paket wisata berbasis vaksin Covid-19. Amerika Serikat menjadi negara yang yang boleh dibilang “sukses” memanfaatkan peluang vaksin Covid-19 ini untuk meningkatkan kunjungan wisata.

Jumlah vaksin Covid-19 yang cukup melimpah di Amerika Serikat membuat negara tersebut menjadi tujuan banyak orang dari negara lain utamanya Amerika latin untuk mendapatkan vaksin di sana. Konsep wisata vaksin Covid-19 di Amerika Serikat ini memang menjadi pilihan yang masuk akal, terlebih Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat memang tidak menyertakan persyaratan kewarganegaraan Amerika Serikat atau mewajibkan verifikasi kewarganegaraan AS sebagai syarat untuk vaksinasi.

Banyak agen-agen wisata di beberapa negara yang sudah mulai mempromosikan paket wisata vaksin Covid-19 ke Amerika Serikat kepada orang-orang berkocek tebal yang sangat ingin mendapatkan vaksin.

Nah, hal ini tampaknya menjadi inspirasi yang menarik bagi banyak pengusaha wisata di Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah mempertimbangkan pembahasan wisata covid-19 ini untuk diterapkan di Indonesia.

“Ini ada yang menarik karena dalam dua minggu terakhir bersliweran promosi-promosi pariwisata berbasis vaksin, baik di Amerika maupun destinasi-destinasi lainnya dengan harga yang menurut kami cukup terjangkau untuk kalangan menengah ke atas di sini dan menimbulkan banyak perhatian,” terang Sandiaga seperti dikutip dari Detik. “Kami sendiri mendapatkan satu proposal dari beberapa pelaku pariwisata, mungkin nggak dibuat seperti itu di Indonesia?”

Kalau ternyata konsep tersebut bisa dieksekusi, Bali, Bintan, Batam, bisa menjadi contoh daerah yang dijadikan sebagai destinasi wisata vaksin Covid-19 ini.

“Potensi masyarakat kita yang ingin mendapatkan vaksin bisa diarahkan. mungkin ke Bali, Bintan, ke Batam atau destinasi lainnya. Nah, ini sedang kita bicarakan secara detail juga. Karena sayang potensi luar biasa masyarakat Indonesia yang ingin medapatkan vaksin harus membayar sekaligus berwisata” Kata Sandiaga. “Karena sayang potensi luar biasa masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan vaksin harus membayar sekaligus berwisata.”

“Mungkin paket wisata vaksinnya hanya Rp 10-20 juta tapi akhirnya pengeluaran mereka bisa lebih besar. Nah ini yang akan kita diskusikan juga bahwa vaksin itu adalah public goods, diberikan secara gratis, tidak membeda-bedakan ke siapapun, namun bisa dibungkus dalam sebuah paket wisata yang juga akan mendorong pariwisata di beberapa destinasi yang sangat memerlukan kunjungan wisatawan.”

Menurut Sandiaga, wisata vaksin Covid-19 ini bisa menjadi alternatif, utamanya untuk menjaring masyarakat menengah ke atas agar tidak perlu sampai jauh-jauh ke Amerika Serikat hanya untuk berwisata dan mendapatkan vaksin.

Pembahasan terkait wisata vaksin Covid-19 ini tentu saja masih menjadi pembahasan yang sensitif bagi masyarakat, hal ini mengingat distribusi vaksin Covid-19 di Indonesia yang memang masih sangat jauh dari merata, sehingga jika sampai benar-benar ada konsep wisata vaksin Covid-19, maka tentu akan sangat berpengaruh terhadap kepercayaan publik dalam mendapatkan vaksin.

Lebih dari itu, konsep wisata vaksin Covid-19 tentu akan semakin menambah pemberitaan tidak enak terhadap Sandiaga yang memang beberapa waktu yang lalu sempat menjadi ceng-cengan di media sosial terkait rencananya untuk mengembangkan wisata horor.

Iklan

BACA JUGA Testimoni Sebulan Setelah Disuntik Vaksin Covid-19 dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2021 oleh

Tags: Sandiaga Unovaksin covid-19wisata
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO
Esai

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Revitalisasi atau Reklamasi Budaya? Taman Sari dalam Kepungan Kuasa
Video

Revitalisasi atau Reklamasi Budaya? Taman Sari dalam Kepungan Kuasa

29 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026
Sisi Gelap Gudeg Jogja Harga Naik, Makin Dihina Orang Tolol MOJOK

Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol

9 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.