Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Sehari Setelah Kericuhan Babarsari, Sejumlah Pedagang Belum Berani Buka

Tak Ada Jaminan Aman

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
5 Juli 2022
A A
kericuhan babarsari mojok.co

Garis polisi di sekitar ruko beberapa saat setelah kericuhan di Babarsari. (Hammam Izuddin)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sehari setelah kericuhan yang mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan di deretan pertokoan Babarsari, sejumlah pedagang belum berani beraktivitas. Mereka khawatir akan potensi kericuhan yang suatu waktu bisa muncul kembali.

Selasa (5/7/2022) pagi, menurut pantauan Mojok kawasan Seturan-Babarsari yang Senin lalu menjadi area bentrok antarkelompok, kini mulai ramai dilewati pengguna jalan. Namun sejumlah pertokoan masih nampak tutup dan belum kembali beroperasi.

Titik dengan kerusakan terparah berada di deretan ruko Babarsari, tepat di selatan Selokan Mataram. Pecahan kaca masih berserakan dan bekas-bekas perusakan masih nampak jelas. Beberapa bekas pembakaran bagian depan toko dan kendaraan juga masih nampak jelas.

kericuhan babarsari mojok.co
Petugas gabungan sedang melaksanakan apel guna membersihkan sisa kerusakan. (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Di tempat yang sama, gabungan aparat kepolisian, satpol pp, dan petugas dari Kapanewon Depok sedang melakukan apel pagi. Menurut penuturan seorang anggota kepolisian, pagi ini petugas gabungan tersebut hendak membersihkan sisa-sisa kerusakan.

Sementara itu, sejumlah pemilik toko di kawasan tersebut nampak menyaksikan gabungan petugas yang sedang melakukan pembersihan. Mereka yang tak mau disebut namanya mengaku tak berani berkomentar banyak.

“Iya betul kami pemilik sejumlah usaha di sekitar sini. Kami nggak tahu apa-apa dan belum berani buka juga,” kata salah satu dari mereka.

Beranjak sedikit ke selatan, di pertokoan jalan satu arah menuju Jalan Babarsari, seorang wanita sedang duduk di depan toko miliknya. Susiana (45) yang merupakan pemilik bangunan ruko di kawasan tersebut mengaku sedang memantau situasi. Namun ia tak berani mulai membuka tokonya.

“Belum berani. Belum ada jaminan juga dari pihak kepolisian terkait keamanan situasinya,” ujarnya.

kericuhan babarsari mojok.co
Garis polisi di sekitar ruko Babarsari. (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Susiana yang mengaku sudah tiga tahun mengelola toko di lokasi ini mengaku sudah dua kali menyaksikan kerusuhan besar terjadi di area Babarsari. Ia sebelumnya juga menjadi saksi kericuhan antara debt collector dan gabungan ojek online yang terjadi Maret 2020 lalu.

“Tapi seingat saya, perusakan yang dulu tidak separah sekarang. Dulu memang ramai, tapi tidak banyak kerusakan,” katanya.

Sebelumnya, bentrok antarkelompok ini awalnya terjadi Sabtu 2 Juni 2022, berawal di tempat hiburan pada pukul 01.00 – 03.00 WIB. Beberapa orang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit (RS) akibat keributan tersebut. Di lokasi kejadian atau tempat karaoke, kerusakan juga terjadi.

Kerusuhan yang sempat mereda kembali terjadi pada Senin (04/07/2022) sekitar pukul 11.00 WIB. Kelompok massa bahkan membakar sejumlah kendaraan bermotor. Beberapa outlet pun ikut dirusak oleh kelompok massa tersebut.

kericuhan babarsari mojok.co
Bekas kerusakan di sekitar ruko Babarsari. (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Pihak kepolisian akhirnya turun tangan setelah massa semakin merangsak ke kawasan rumah warga dekat STIE YKPN Jalan Seturan Raya. Kawasan tersebut akhirnya ditutup beberapa jam untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.

Merespons kasus ini, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X meminta Polda DIY tak sekadar melerai, namun juga menindak pelanggaran hukum yang ada. Hal tersebut mengacu pada sejumlah kekerasan dan perusakan yang terjadi akibat kericuhan ini.

Iklan

“Saya akan nerjuni langsung (jika diminta menjadi mediator proses dialog dua pihak), tapi proses hukum harus tetap berjalan, tindak pelanggar hukum, hukum harus ditegakkan karena aturan ada untuk ditegakkan,” ujar Sri Sultan dalam keterangan resminya, pada Senin.

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Bentrok Antarkelompok di Babarsari, Sri Sultan Minta Polisi Tindak Keras Pelaku 

Terakhir diperbarui pada 5 Juli 2022 oleh

Tags: BabarsaribentrokanJogjakericuhan
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Sisi Gelap Gudeg Jogja Harga Naik, Makin Dihina Orang Tolol MOJOK
Pojokan

Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol

9 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
perumahan, tinggal di desa, desa mojok.co

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.