Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Hati-hati Social Spy WhatsApp, Aplikasi Penipuan Berkedok Sadap!

Ini cara kerjanya.

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
9 Februari 2023
A A
social spy whatsapp mojok.co

Ilustrasi chattingan di WhatsApp (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Aplikasi Social Spy sempat bikin heboh lantaran mengklaim mampu memata-matai kontak WhatsApp. Ternyata, baru-baru ini menurut BSSN aplikasi tersebut adalah scam alias penipuan daring.

Saat awal peluncurannya, Social Spy mengklaim diri sebagai “aplikasi solusi bagi orang tua”. Hal ini mengingat Social Spy mempunyai mampu memata-matai kontak WhatsApp, sehingga orang tua dapat memantau percakapan anak-anak mereka.

Iklan

Melansir Grid, aplikasi ini sempat digemari lantaran ringan, hemat data, mudah digunakan, dan gratis. Pengguna makin menyukai aplikasi berbasis web ini karena tak perlu mendownload untuk bisa mengakses, sehingga tak memakan ruang di ponsel.

Kendati demikian, pakar keamanan siber Alfons Tanujaya menyebut klaim-klaim Social Spy tak lebih dari disinformasi semata. Lebih lanjut, ia juga menyebut bahwa aplikasi ini sebenarnya punya cara kerja yang sama dengan scam—dengan cara meminta akses yang tidak seharusnya.

Sayangnya, masalah itu pada akhirnya menjadi kabur lantaran banyak media di Indonesia dengan domain-domain .id, .co.id, dan .or.id, ramai-ramai membagikan informasi yang salah soal Social Spy. Padahal, domain-domain tersebut sebenarnya memiliki reputasi sebagai domain yang lebih terpercaya dibandingkan, misalnya, domain .com.

“Penyebaran disinformasi yang masif dan terkoordinasi terbukti efektif menyebarkan disinformasi dan dipercaya secara luas oleh masyarakat,” ujar Alfons kepada Liputan6, dikutip Rabu (8/2/2023).

Begini cara nipunya

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) lantas menganulir sejumlah klaim yang sempat melekat pada Social Spy. Lembaga ini menyatakan, bahwa klaim-klaim soal aplikasi tersebut nyatanya tak terbukti. Social Spy, kata BSSN, hanyalah aplikasi yang mencari cuan melalui klik atau pemasangan aplikasi.

“Aplikasi tersebut sebenarnya hanya scam atau penipuan dengan menggunakan aspek emosional pengguna untuk terjebak menggunakannya,” tulis BSSN dalam siaran pers di laman resmi bssn.go.id.

Sebelumnya Social Spy menyediakan tiga langkah mudah untuk dapat memata-matai pengguna WhatsApp yang jadi target. Pertama, dengan masukkan nomor WhatsApp yang jadi target; kedua, melengkapi verifikasi yang memastikan Anda manusia, bukan Robot; dan ketiga, Anda bisa melihat riwayat isi pesan target. Selanjutnya, hasilnya bakal langsung dikirim ke email penggunanya tanpa menunggu waktu lama.

Namun, menurut BSSN, aplikasi tersebut sama sekali tak mampu melakukan penyadapan.

“Apa buktinya? Hal itu bisa dilihat dari permintaan/persyaratan cara verifikasi aplikasi tersebut yang ternyata bukan untuk membuktikan diri bukan robot. Namun, app itu justru meminta menginstal beberapa aplikasi lain,” jelas BSSN.

Sayangnya, banyak orang menjadi korban. Menurut BSSN, korban-korban ini kebanyakan adalah orang yang benar-benar ingin memata-matai anak, keluarga, atau pasangan, serta pengguna yang sekadar penasaran alias kepo.

“Aplikasi Social Spy tak lebih hanyalah aplikasi iklan yang mencari uang melalui klik atau pemasangan aplikasi yang mereka pasarkan. Masyarakat harap waspada terhadap risiko penggunaan aplikasi Social Spy tersebut,” terang BSSN.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Cara Setting Proxy Whatsapp di Ponselmu Biar Bisa Chattingan Tanpa Internet

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2023 oleh

Tags: data pribadipencurian datasocial spysocial spy whatsappwhatsapp
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Pentingnya keamanan siber di dunia digital. MOJOK.CO
Kabar

Idul Adha: Refleksi untuk Kita yang Rela Mengorbankan Data Pribadi Dijual Secara Bebas Tanpa Tahu Kefatalannya

28 Mei 2026
Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas Mojok.co
Pojokan

Anak Muda Ogah Angkat Panggilan Telepon, Dianggap Ganggu dan Cuma Bikin Cemas

18 Mei 2026
Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga. MOJOK.CO
Tekno

Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga

13 Mei 2023
Tips Edit Gambar untuk Jadikan PP WhatsApp yang Aesthetic. MOJOK.Co
Tekno

Tips Edit Gambar untuk Jadikan PP WhatsApp yang Aesthetic

10 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

30 Juni 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
FGD “Di Balik Ruang Redaksi: Medianomics, Kuasa Kepemilikan, dan Masa Depan Jurnalisme” inisiasi Telkom University Purwokerto. Membincangkan masa depan industri media jurnalisme di era AI dan kuasa kepemilikan MOJOK.CO

Diskusi Soal Industri Media dan Masa Depan Jurnalisme: Beranjak dari Keresahan Lama ke Menjawab Tantangan Baru

1 Juli 2026
Kisah pemilik Yamaha Fazzio hitam di Jogja. MOJOK.CO

Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat

30 Juni 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.