Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Harga Tanah di Jogja Makin Tak Terjangkau, Sri Sultan Tawarkan Solusi Rumah Murah 

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
7 April 2023
A A
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan soal harga tanah yang mahal sehingga menawarkan rumah murah di Kompleks Kepatihan Kota Yogyakarta, Kamis (06/3/2023). MOJOK.CO

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyampaikan soal harga tanah yang mahal di Kompleks Kepatihan Kota Yogyakarta, Kamis (06/3/2023).(Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setiap tahun lahan seluas 200 hektar di Daserah Istimewa Yogyakarta beralih fungsi menjadi pemukiman atau fasilitas publik. Hal ini yang menyebabkan harga tanah di kota ini semakin melambung tinggi dan membuat warga lokal Yogyakarta sulit memiliki rumah. Sultan HB X menawarkan solusi berupa rumah murah di sultan ground.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyatakan, tingginya harga tanah bukan tanpa alasan. Banyak warga luar DIY yang membeli tanah di kota ini tanpa  menawar.

“Lha gimana, wong teman-teman Jakarta kalau beli tanah ora ngenyang e (kalau beli tanah tidak menawar) ya harga makin tinggi, orang Jogjanya nggak punya rumah. [Warga] kita lama-lama mepet laut selatan sama mepet Merapi,” papar Sultan di Kompleks Kepatihan Kota Yogyakarta, Kamis (06/3/2023).

Kondisi itulah, menurut Sultan yang membuat harga tanah dan properti di Yogyakarta semakin melambung. Sementara orang lokal tidak mampu membeli tanah dan akhirnya memilih untuk menyewa.

Bahkan banyak keluarga di Yogyakarta yang akhirnya tinggal bersama di satu rumah meski dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berbeda. Beruntungnya tak banyak anggota keluarga yang saling berselisih karena tinggal dalam satu atap.

“Lho sebetulnya gini masyarakat kita ini guyub dalam arti biarpun itu rumah waris kalau punya anak, tiga kepala keluarga [tinggal] di situ semua kan juga bisa,” tandasnya.

Bangun rumah murah di sultan ground

Untuk mengatasi kesulitan warga Yogyakarta memiliki rumah, Sultan pun memberikan satu solusi yang bisa jadi pilihan. Pemda DIY berencana akan membangun rumah murah bagi warga di kawasan Bantul selatan.

Untuk menekan biaya pembangunan rumah murah, Pemda akan membangun rumah susun di atas Sultan Ground (SG) di kawasan Bantul selatan yang masih banyak tersedia. Dengan memanfaatkan Sultan Ground, maka Pemda bisa berhemat karena tidak perlu membeli tanah.

“Asal yang punya [SG] kan bisa, nggak ada masalah kan gitu. Gelem ora, (mau tidak-red) [pembangunan rumah murah] ning Bantul sisih kidul (sisi selatan-red) karena ada SG di sana sehingga bisa murah ongkos tanah nggak beli,” paparnya

Rumah murah tersebut nantinya akan disewakan bagi warga lokal. Rata-rata satu warga hanya membayar Rp100 ribu untuk sewa rumah murah per bulannya.

Angka tersebut jauh lebih murah dari ongkos sewa kamar kos di DIY saat ini. Sebab sewa kamar kos di kota ini rata-rata bisa menghabiskan 40 persen dari gaji warga Yogyakarta

“Sedang kita upayakan apakah bisa, satu tempat yang misalnya satu kamar itu ditinggali bisa 3 orang. Kalau sebulan itu Rp300 ribu atau Rp400 ribu dibagi 3 apakah visibel,” jelasnya.

Jangan habiskan uang hanya untuk konsumsi

Sultan menambahkan, Pemda dalam proses penghitungan biaya sewa rumah murah bagi masyarakat. Selain itu melakukan perhitungan uang rinci untuk menentukan harga sewa rumah murah, termasuk berapa lantai yang dibutuhkan untuk pemukiman murah bagi warga.

“[Dengan rumah murah] dua orang bayar Rp200 ribu atau ditinggali tiga orang Rp300 ribu, seratus ribu sekian per orangnya. Ini untuk biaya perbaikan bangunan, itu cukup enggak,” ungkapnya.

Iklan

Sementara itu bagi warga DIY yang memiliki lahan terdampak tol atau dibebaskan untuk fasilitas umum lainnya, Sultan menghimbau mereka harus bisa mengatur pengeluaran sesuai dengan kebutuhannya. Jangan sampai mereka menghabiskan uang ganti untung hanya untuk konsumsi.

“Punya duit banyak karena tidak pernah lihat habis dikonsumsi, dalam arti hanya beli mobil gak bisa dimaintenance untuk hidup lebih baik sejahtera,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Siasat Pekerja Punya Rumah Lewat KPR, Gaji UMR Jogja Bisa Punya Hunian? dan tulisan menarik lainnya di kanal Kilas.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2023 oleh

Tags: rumahrumah murahtanahtanah di jogja
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Ilustrasi punya rumah megah di desa.MOJOK.CO
Catatan

Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga

21 April 2026
Sesal pernah kasar ke bapak karena miskin. Kini sadar setelah ditampar perantauan karena ternyata cari duit sendiri tidak gampang MOJOK.CO
Sehari-hari

Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!

21 April 2026
Anak pulang ke rumah dari perantauan ditunggu, tapi justru sakiti dan beri duka karena sepelekan masakan ibu MOJOK.CO
Sehari-hari

Anak Pulang Justru Lukai Hati Ibu: Pilih Makan di Luar dan Sepelekan Masakan Ibu karena Lidah Sok Kota-Banyak Gaya

11 Maret 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co
Ragam

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

pasar wiguna.MOJOK.CO

Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal

26 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma MOJOK.CO

Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma

28 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Amplop nikahan jadi kebingungan untuk fresh graduate di Jakarta

Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya

24 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.