Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gibran Rakabuming Tak Penuhi Syarat Kader PDIP, Kata Puan: Hak Prerogatif DPP Partai

Redaksi oleh Redaksi
19 Desember 2019
A A
Gibran Rakabuming Tak Penuhi Syarat Kader PDIP, Kata Puan: Hak Prerogatif DPP Partai

Gibran Rakabuming Tak Penuhi Syarat Kader PDIP, Kata Puan: Hak Prerogatif DPP Partai

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gibran tinggal bertarung dengan sesama kader PDIP di bursa Calwakot Solo 2020. Tak penuhi syarat internal partai ndak apa-apa. Hak prerogatif dong.

Kemunculan nama Gibran Rakabuming Raka dalam kancah perebutan kursi Wali Kota Solo 2020 tak pelak menuai kontroversi. Sebagai putra sulung Presiden Jokowi, langkah Gibran sedikit banyak membuat dirinya punya beberapa keistimewaan. Terutama dalam internal partai PDIP.

Salah satu keistimewaan itu adalah Gibran tak perlu menjadi kader PDIP selama 3 tahun untuk mendaftar Pilkada lewat jalur DPD. Jika kader partai lain perlu berjuang selama itu untuk bisa mencalonkan diri dalam pertarungan Pilkada, namun tidak bagi Gibran.

“Kan ada mekanisme yang harus diikuti. Namun juga DPP Partai punya hak prerogatif kemudian memilih siapa calon yang akan diputuskan,” kata Puan Maharani, Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan sekaligus Ketua DPR RI ini.

Dalam pandangan Puan Maharani, proses penjaringan dalam internal DPD Partai sudah berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, Puan berharap untuk calon-calon yang mau maju dalam Pemilihan Wali Kota Solo 2020 mengikuti segala prosedur yang berlaku di dalam internal partainya masing-masing.

“Itu kan semua calon sudah mendaftar. Ikuti saja mekanisme penjaringan penyaringan dulu sampai selesai proses itu. Baru kita lihat lagi proses selanjutnya,” tambah Puan Maharani.

Meski keuntungan yang diperoleh Gibran ini patut dicurigai, namun Puan menepis anggapan tersebut. Menurutnya, PDIP tidak memandang latar belakang seorang calon kepala daerah. Bagi PDIP, mereka hanya melihat kualitas calon tersebut.

“PDIP tidak membedakan laki perempuan. Semua calon yang mendaftar dan mengikuti mekanisme yang ada. Kalau kemudian dianggap mempunyai kapasitas untuk bisa maju dalam Pilkada, pasti akan kita dukung,” kata Puan.

Langkah Gibran bisa jadi sangat mulus menuju tahta kursi Wali Kota Solo 2020. Apalagi komposisi fraksi dalam DPRD Solo sangat jomplang. Ini menggambarkan betapa dominan PDIP di kota Solo.

Dalam Pemilu 2019 kemarin, dari total 45 kursi di DPRD Solo saja, PDIP mampu meraih 30 kursi. Sisanya diisi 6 kursi PKS, PAN, Golkar, dan Gerindra punya 3 kursi, sedangkan PSI hanya 1 kursi.

Ini belum menghitung porsentasi suara yang sangat tinggi pada Jokowi ketika Pilpres 2019. Suara Jokowi sampai menyentuh angka 82,23 persen suara di Solo. Artinya, langkah Gibran bakal mulus kalau beneran lolos menjadi satu-satunya Calon Wali Kota Solo yang diusung PDIP.

Satu-satunya lawan Gibran bukan dari partai lain, melainkan rekan sesama kader PDIP, yakni Achmad Purnomo. Nama yang kebetulan masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo periode saat ini.

Apalagi dalam survei terbaru dari Lembaga Survei Median, nama Achmad Purnomo masih melejit dalam hal elektabilitas. Bahkan memucaki daftar nomor satu. Purnomo meraih 94,4 persen. Nama Gibran sendiri masih berada di nomor kedua dengan angka 82,3 persen.

Meski begitu Gibran menanggapi santai hasil survei soal eletabilitas dirinya dalam bursa pilihan Calon Wali Kota Solo 2020.

Iklan

“Ya nggak apa-apa, kan masih awal banget. Ya artinya, saya harus lebih kerja keras lagi. Ndak apa-apa. Baru mulai, baru daftar, ndak apa-apa. Modalnya udah lumayan lah,” kata Gibran.

Wah, “modal” apa nih yang dimaksud kalau boleh tahu, Mas Gibran? Yang jelas bukan modal relasi doang dooong. Eh, iya kan? (D/F)

Gibran Rakabuming Tak Penuhi Syarat Kader PDIP, Kata Puan: Hak Prerogatif DPP Partai
Gibran Rakabuming Tak Penuhi Syarat Kader PDIP, Kata Puan: Hak Prerogatif DPP Partai

BACA JUGA (Wawancara) Gibran Rakabuming Bicara Soal Bisnis, Mata Najwa, dan Jonru atau tulisan rubrik KILAS lainnya.

 

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2019 oleh

Tags: gibranjokowipdippuansolo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ilustrasi Honda Beat Motor Sial: Simbol Kemiskinan dan Kaum Tertindas (Shutterstock)
Pojokan

Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma

7 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Warung Jayengan Pak Tris di Solo. MOJOK.CO
Ragam

Sempat Dihina karena Teruskan Usaha Warung Mie Nyemek Milik Almarhum Bapak, Kini Bisa Hasilkan Cuan 5 Kali Lipat UMK Solo

10 Desember 2025
Wonogiri Bukanlah Anak Tiri Surakarta, Kami Sama dan Punya Harga Diri yang Patut Dijaga
Pojokan

Wonogiri Bukanlah Anak Tiri Surakarta, Kami Sama dan Punya Harga Diri yang Patut Dijaga

1 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
Salah Paham Konsep Menabung Bikin Kamu Malah Sulit Cuan MOJOK.CO

Menciptakan Rasa Aman Finansial dengan Langkah Sederhana Bernama Menabung: Tips Cuan dari Nabung Harian Ala Bapak2ID

22 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026
indonesia masters, badminton, bulu tangkis.MOJOK.CO

Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora

20 Januari 2026
“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan.MOJOK.CO

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan

24 Januari 2026
Potensi Sebenarnya Gudeg Jogja Dibunuh oleh Branding Wisata (Unsplash)

Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

23 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.