Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Gardena Department Store: Pernah Dihabisi Api, tapi Masih Berdiri hingga Saat Ini

Kenia Intan oleh Kenia Intan
11 Agustus 2023
A A
Perjalanan Gardena Department Store

Gardena Department Store saat ini (Dok: gardenastore.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mendatangkan pensiunan Sarinah

Setelah resmi berdiri, Toko Gardena tidak tinggal diam. Indriyati melihat ada peluang yang lebih besar, sehingga ia membeli sebidang tanah di sisi selatan toko. Di tempat baru ini dibangun gedung 5 lantai dengan luas total kurang lebih 5.000 meter persegi.

Toko Gardena yang awalnya sebuah toko kelontong mungil kemudian berambisi menjadi department store pertama di Yogyakarta. Demi mewujudkan cita-cita itu, Indriyanti mendatangkan NZA. Manuputty, seorang pensiunan Sarinah Department Store. Asal tahu saja, Sarinah Department Store merupakan pelopor bisnis ritel modern di Indonesia yang begitu legendaris.

Pada 3 Juni 1983, akhirnya dibuka supermarket dengan sistem swalayan di Lantai I. Supermarket ini menjadi yang pertama di Yogyakarta. Setelahnya disusul dengan pembukaan “Istana Busana” di Lantai II. Pada Oktober 1983 dibuka Lantai III yang menjual mainan anak-anak, alat-alat olahraga, buku pelajaran, tas, sepatu dan lain-lain. Pada Januari 1984, Lantai IV yang berisi arena rekreasi/children playground dan cafeteria dibuka. Lantai-lantai itu dihubungkan dengan eskalator yang menjadikan Gardena sebagai toko pertama di Yogyakarta yang memiliki eskalator.

Akhirnya, pada 21 Januari 1984, toko ritel yang awalnya berdiri di atas kawasan kumuh itu resmi menyandang nama “Gardena Department Store & Supermarket”. Peresmian menghadirkan Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam VIII.

Dua tahun berselang, Gardena membuka cabang di Magelang. Gardena Magelang yang beroperasi mulai Juli 1986 itu menggunakan bekas gedung bioskop Rahayu yang terletak di Jalan Ahmad Yani 10 Magelang. Pada 1988, toko ritel modern di Magelang ini secara resmi menggelar soft opening.

Api pernah menghabisi Gardena hingga tak bersisa

Tidak melulu berjalan mulus, Gardena sempat mengalami masa kelam. Kebakaran besar pernah meluluhlantakkan Gardena pada 27 Agustus 1987 tengah malam. Api membakar seluruh bangunan dan barang dagangan. Walau tidak ada korban jiwa, Gardena mengalami kerugian yang sangat besar karena kejadian ini.

Masa itu menjadi titik terendah bagi Gardena dan Indriyanti sebagai pemilik. Berbagai masalah satu per satu muncul setelah kebakaran terjadi, mulai dari ketiadaan asuransi hingga nasib ratusan karyawan yang menggantung.

Tidak mau pasrah dengan keadaan, perlahan Gardena mulai bangkit. Hari-hari kelam itu berlalu dengan dukungan sebagian supplier dan karyawan yang loyal. Saat proses pemulihan, seluruh kegiatan Gardena Jogja akhirnya dialihkan ke Gardena Magelang. Strategi ini bertujuan menyelamatkan nasib ratusan karyawan Gardena yang tidak memiliki pekerjaan karena insiden kebakaran.

Enam bulan berselang, 25 Februari 1988, Gardena Jogja kembali hadir dengan izin resmi dari Wakil Presiden RI pada saat itu, Jenderal Umar Wirahadikusumah. Pembukaan berawal dari Lantai I bagian depan terlebih dahulu, diikuti dengan pembukaan Lantai II, Lantai III, serta Lantai IV. Perbaikan secara utuh akhirnya selesai pada 1989.

Tekad kuat Gardena untuk bangkit berbuah manis. Salah satu toko lawas di Yogyakarta itu masih bertahan hingga saat ini, serta memiliki pegawai dan pelanggan yang tetap setia berbelanja di sana.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ramai Mall di Malioboro: Berawal Toko Mungil, Sempat Punya Diskotik, hingga Berkembang seperti Saat Ini

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2023 oleh

Tags: GardenaGardena Department Storetoko lawas
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus "Menyangkal", Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan.MOJOK.CO

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus “Menyangkal”, Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan

10 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.