Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Setelah WhatsApp Bisa Menghapus Pesan Terkirim, Ini Fitur Lain yang Perlu Ada

Redaksi oleh Redaksi
31 Oktober 2017
A A
Cara Keluar dari Grup WA Tanpa Diketahui dan Tidak Dimasukkan Lagi

whatsapp-mojok

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kabar gembira akhirnya datang dari dunia per-WhatsApp-an, khususon bagi mereka pengguna yang sering memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana mbribik mbak-mbak gemez yang jumlahnya lebih dari satu.

Yah, baru-baru ini WhatsApp menambahkan fitur baru yang bermanfaat buat penggunanya. Fitur tersebut adalah kemampuan menghapus pesan yang sudah dikirim.

Kabar penambahan fitur penghapusan pesan terkirim WhatsApp ini bisa dilihat di situs web resmi WhatsApp. “Fitur ini berguna ketika Anda mengirim pesan ke orang yang salah atau ketika isi pesan itu sendiri salah,” begitu yang tertulis di situs web WhatsApp pada menu frequently ask question.

Fitur yang sederhana namun sangat penting ini dianggap sebagai angin segar, maklum, selama ini banyak orang yang mengirimkan pesan yang salah kepada orang yang salah. Misal, mengirimkan pesan “Selamat menempuh hidup baru,” kepada seorang kawan yang baru ditinggal mati suaminya, dan malah mengirimkan pesan “Saya turut berduka cita, semoga keluarga diberikan kesabaran” kepada kawan yang baru saja menikah.

Untuk saat ini, fitur menghapus pesan terkirim WhatsApp ini baru bisa dinikmati oleh sejumlah pengguna. Namun, pihak WhatsApp berjanji, fitur ini akan segera bisa digunakan oleh semua pengguna WhatsApp dalam waktu dekat.

Fitur penghapusan pesan terkirim yang baru saja dirilis oleh WhatsApp ini memungkinkan pengguna menghapus pesan yang sudah dikirimkan maksimal tujuh menit setelah pesan terkirim. Jika sudah lebih dari tujuh menit, maka ia akan terkirim permanen ke perangkat penerima.

Selain itu, WhatsApp juga memberikan pilihan “Delete for everyone” yang mana artinya pesan akan dihapus baik dari perangkat pengirim maupun penerima.

Yah, ini tentu menjadi angin baik bagi para pengguna WhatsApp. Sebuah upaya yang harus diapresiasi

Kita semua berharap, semoga setelah fitur penghapusan pesan terkirim ini, ke depannya WhatsApp juga akan merilis fitur “Tidak ketahuan oleh anggota lain saat keluar dari grup WhatsApp”.

Sungguh, itu adalah fitur WhatsApp yang amat sangat berguna lagi berfaedah bagi segenap pengguna WhatsApp di seluruh penjuru dunia.

whatsapp-mojok
whatsapp-mojok

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2017 oleh

Tags: grup wahapus pesanpesansalah kirimwhatsapp
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Grup WhatsApp (WA) laki-laki di FH UI cerminkan tongkrongan toxic
Sehari-hari

Topik Grup WA Laki-laki “Sampah”, Isinya Info Link Menjijikan dan Validasi Si Paling Jantan

15 April 2026
Derita perempuan di grup WA mahasiswa FH UI. Isinya kekerasan seksual. MOJOK.CO
Sehari-hari

Nasib Perempuan di Tongkrongan dan Grup WA yang Isinya Laki-laki Mesum: Jelek Dihina, Cantik Dilecehkan

15 April 2026
Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana MOJOK.CO
Esai

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana

9 Februari 2026
Grup WA jurusan kuliah jadi tempat pamer pencapaian MOJOK.CO
Catatan

Setelah Lulus Kuliah Buka Grup WA Jurusan Terasa Menyebalkan, Isinya Info Loker Nggak Jelas dan Orang Pamer Pencapaian

24 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Merintis Jastip ala Mahasiswa Flores Cuan Jutaan Tiap Bulan MOJOK.CO

Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan

23 April 2026
Gen Z pilih soft living daripada slow living

Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.