Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

PO Sumber Alam, Pionir Bus di Jateng yang Eksis Sejak 1970-an

Kenia Intan oleh Kenia Intan
8 Juni 2023
A A
po sumber alam mojok.co

Bus Sumber Alam (IG @posumberalam_gallery)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perusahaan Otobus (PO) Sumber Alam Tidak asing bagi mereka yang kerap bepergian dari Yogyakarta ke Jakarta dan sekitarnya. Perusahaan bus yang cikal bakalnya sudah ada sejak 1960-an itu menjadi salah satu pionir jasa transportasi di Jawa Tengah.

PO Sumber Alam memainkan peran penting di bidang transportasi di Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah. Perusahaan bus legendaris yang berasal dari Purworejo itu sudah puluhan tahun melayani penumpang. Cikal bakalnya sudah ada sejak 1960-an. Kini sudah melayani 25 rute AKAP dan dua rute AKDP dengan lebih 40 titik keberangkatan.

Berasal dari PO Tresno

Cikal bakal PO Sumber Alam adalah PO Tresno. Perintisnya adalah Thung Tjie Hing pada 1969. Bus tersebut aktif sekitar tahun 1960-1970 dan melayani rute Purworejo-Gombong. Suatu ketika Thung Tjie Hing sudah tidak ingin melanjutkan bisnisnya karena fisiknya yang mulai melemah. Bisnis kemudian ia wariskan ke anak cucunya.

Melansir laman YouTube Sumber Alam, PO Tresno merupakan asal-muasal berbagai perusahaan bus. Perusahaan tersebut cikal bakal dari PO Hidup Baru, PO Kencana Jaya, PO Wahyu, dan PO Santoso. Pada saat itu PO Hidup Baru dan PO Kencana Jaya melayani rute Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Namun peluang bisnis Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang gurih pada saat itu mendorong penerusnya yakni Judi Setijawan Hambali melayani rute tersebut.

Pada 1975, PO Sumber Alam baru secara resmi berdiri sebagai perusahaan keluarga. PO ini turunan dari PO Hidup Baru yang sebebelumnya hanya melayani AKDP. Saat awal berjalan, perusahaan hanya memiliki 6 unit bus. Lalu pada 1984, saudara-saudara dari Judi Setijawan Hambali tidak ingin ikut ambil bagian dalam pengembangan usaha PO Sumber Alam. Akhirnya yang menjalankan bisnis hanya Judi Setijawan Hambali dibantu istrinya Retno Harlani Judana.

Bisnis terus berkembang, karena pada saat itu banyak masyarakat daerah seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta yang bekerja di kota-kota besar Jakarta. Kondisi ini menjadi angin segar bagi perusahaan bus, walau pada saat itu ada tantangan dari beroperasinya kereta Sawunggalih di Kutoarjo.

Menyiasat ini PO Sumber Alam membenahi rute dengan melintasi jalur kawasan industri di pinggiran kawasan Jakarta dan sekitarnya. Inovasi-inovasi terus PO Sumber Alam lakukan hingga saat ini. Termasuk pengembangan bisnis yang merambah rumah makan dan SPBU. Rumah makannya terletak di Ajibarang dan Desa Ngandong. Sementara bisnis SPBU berada di Kutoarjo.

Pada 2017, Judi Setijawan Hambali meninggal dunia. Bisnis PO Sumber Alam diwariskan ke anaknya Anthony Steven Hambali yang kini menjabat sebagai Direktur. Anthony sendiri sudah terlibat dalam bisnis ini sejak 2011.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA PO Putra Remaja, Bus Legendaris Milik Mantan Kondektur Ramayana

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 8 Juni 2023 oleh

Tags: bus akappo buspo sumber alam
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Bus luragung jaya.MOJOK.CO
Ragam

Pengalaman Naik Bus Malam: Laptop Berisi Skripsi Digondol Maling, Ganti Rugi Tak Seberapa tapi Mimpi Jadi Sarjana Harus Tertunda

19 Juli 2025
bus teguh purwokerto wonosobo.MOJOK.CO
Ragam

Uji Nyali Bersama PO Bus Teguh Jalur Purwokerto Wonosobo, Bikin Pemotor Panik Sampai Tabrak Gerobak

16 Maret 2024
Mendahului Purwo Widodo, Bus Tuyul Andalan Penglaju Jogja-Kulonprogo Lebih Dulu Almarhum Meski Tak Punya Saingan.mojok.co
Catatan

Mendahului Purwo Widodo, Bus Tuyul Andalan Penglaju Jogja-Kulonprogo Lebih Dulu Almarhum Meski Tak Punya Saingan

11 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal

6 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.