Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Dua Perempuan di India Dimutilasi Jadi Tumbal Pesugihan

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
14 Oktober 2022
A A
tumbal pesugihan mojok.co

Ilustrasi pesugihan. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dua orang perempuan asal negara bagian Kerala, India, dilaporkan tewas setelah diduga menjadi tumbal praktik okultisme atau pesugihan oleh seorang dukun setempat.

Tiga orang ditangkap Kepolisian India pada Rabu (12/10/2022) atas kejadian ini. Tiga orang tersebut antara lain otak pembunuhan Mohammad Shafi, beserta sepasang kekasih yang diduga membantunya, Bhagaval Singh dan Laila. Belakangan diketahui, Shafi merupakan pria yang sebelumnya pernah terjerat kasus pemerkosaan.

Juru bicara kepolisian setempat, Pramod Kumar, menjelaskan bahwa peristiwa ini berawal ketika Bhagaval dan Laila yang sedang krisis finansial datang ke Shafi untuk meminta bantuan.

Lantas, Shafi pun meyakinkan pasangan suami-istri tersebut bahwa untuk mendapatkan kekayaan secara instan, pengorbanan manusia merupakan cara yang harus ditempuh.

“Pasangan itu kemudian membayar 300 ribu rupee India [sekitar Rp56 juta] kepada Shafi. Uang ini digunakan untuk menjerat para korban,” ujar Kumar, dikutip dari Times of India.

Kumar melanjutkan, korban pertama dieksekusi pada bulan Juni. Kala itu, Shafi membujuk perempuan malang itu dengan iming-iming bermain peran di sebuah film lokal. Di kediaman Bhagaval dan Laila, korban pertama disiksa dan dibunuh secara brutal.

“Namun pasangan itu mengaku bahwa kekayaan mereka tidak bertambah meski telah menumbalkan satu perempuan,” imbuh Kumar, menceritakan kronologi kejadian.

Kemudian, Shafi pun meyakinkan Bhagaval dan Laila untuk memberi seserahan atau tumbal pesugihan kedua pada bulan September. Perempuan kedua yang menjadi korban ini juga bernasib sama, ia dimutilasi menjadi 56 bagian, dan dikubur di rumah pasangan tersebut.

“Kami juga tengah melakukan investigasi apakah Shafi juga terlibat di pembunuhan lain,” ujar Kumar.

Sementara itu, beberapa tetangga Bhagaval dan Laila mengaku terkejut atas kejadian ini. Hal tersebut lantaran selama ini, pasangan suami-istri itu dikenal karena membuka praktik pengobatan tradisional di lingkungannya.

“Banyak orang biasa datang ke sini untuk perawatan patah tulang, memar, dan penyakit lainnya. Kami tidak pernah berpikir aneh dan dia memiliki sikap yang baik,” kata Gopan, tetangga pelaku, sebagaimana dikutip dari Hindustan Times.

“Sulit mempercayai ada pembunuhan brutal di sini,” sambungnya.

Kepercayaan atas ilmu hitam dan sihir sendiri masih jamak dijumpai di banyak daerah terpencil di India. Khususnya di wilayah bertaraf ekonomi rendah.

Alhasil, beberapa insiden tumbal manusia kerap dilaporkan. Misalnya, sebelumnya ini  dua pria di India ditahan atas pembunuhan anak enam tahun di New Delhi. Anak tersebut diduga dibunuh sebagai bagian dari seserahan kepada Dewa Siwa untuk menjadi kaya.

Iklan

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pesan Penting di Balik Hari Tanpa Bra Sedunia 

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2022 oleh

Tags: indiamutilasipesugihantumbal pesugihan
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Fisioterapi: Tangan-Tangan di Belakang Layar yang Jadi Kunci Prestasi Atlet Para-Badminton.MOJOK.CO
Ragam

Pijatan Berhadiah Kemenangan: Tangan-Tangan di Belakang Layar yang Jadi Kunci Prestasi Atlet Para-Badminton

3 November 2025
Jagadesh Dilli, atlet para-badminton yang bermain dengan kaki palsu di ajang Polytron Para Badminton International 2025 di GOR Manahan, Solo MOJOK.CO
Sosok

Solo Rasa India: Cerita Kaki Palsu Kesayangan Antar Bocah India ke Babak Hidup yang Tak Terbayangkan

1 November 2025
Gara-gara Kakek dari India, buka nasi biryani MOJOK.CO
Kuliner

Gara-gara Kakek dari India, Suami Istri Buka Rumah Makan Nasi Biryani di Jogja

9 September 2025
Toko Buah Horor di Sudut Kota Jogja MOJOK.CO
Malam Jumat

Toko Buah Horor di Sudut Kota Jogja: Tentang Sosok Hantu Perempuan yang Muncul dari Tempat yang Tidak Terduga

22 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.