Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Diprotes Tak Estetis, Pagar Tugu Yogyakarta Diganti

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
29 September 2023
A A
Diprotes Tak Estetis, Pagar Tugu Yogyakarta Diganti MOJOK.CO

Kawasan Tugu Yogyakarta diganti pagarnya, Jumat (29/09/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pagar yang menutupi sebagian Tugu Yogyakarta akhirnya diganti. Protes dan kritik dari masyarakat karena menilai pagar yang tak punya nilai estetis.

Sejak pandemi, masyarakat tidak bisa lagi melihat Tugu Yogyakarta secara terbuka penuh. Dinas Perhubungan (Dishub) memasang pagar pembatas yang cukup tinggi di kawasan tersebut dengan alasan menjaga cagar budaya tersebut dari aksi tidak terpuji pengunjung.

Menjadi bagian dari Sumbu Filosofi yang menjadi Warisan Dunia Tak Benda oleh UNESCO, pengunjung sering menginjak-injak kawasan Tugu demi bisa berfoto. Sampah puntung rokok pun sering ditemukan di rumput yang mengitari Tugu. Bahkan kecelakaan juga beberapa kali terjadi di kawasan tersebut dan merusak bagian dari Tugu Yogyakarta.

Namun, pemasangan pagar tersebut bukan tanpa kritik. Pagar yang tinggi menutupi Tugu akhirnya membuat cagar budaya yang berharga itu tidak terlihat dengan jelas. Bahkan sejumlah pihak menyebut tak estetis.

“Kan kemarin ada protes pagar [penutup Tugu Jogja] punya [dinas] perhubungan itu sudah tinggi, jelek kali makanya kami ganti,” kata Kepala Dinas Kebudayaan  DIY, Dian Lakshmi Pratiwi di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (29/09/2023).

Pagar tidak untuk permanen

Meski berganti dengan pagar baru berwarna hijau pare anom, pagar setinggi kurang lebih 1 meter tersebut nantinya tidak akan permanen. Pemasangan pagar bertuliskan aksara Jawa Ha Na Ca Ra Ka itu bertujuan untuk mengatur batas warga yang ingin berfoto di kawasan Tugu Yogyakarta.

“Tidak ada makna khusus tentang aksaranya, hanya estetis edukatif tentang budaya jogja,” jelasnya.

Sebab Pemda DIY berupaya mengapresiasi Tugu Yogyakarta. Sebagai salah satu cagar dan warisan budaya, Tugu tersebut publik perlu tahu agar terus lestari. 

“Jadi pagar baru itu juga bisa kita geser-geser, tidak akan permanen jadi tidak usah tinggi-tinggi. Penggantian pagar itu agar lebih estetis dan sesuai dengan budaya jawa,” paparnya.

Baca halaman selanjutnya…

Jangan nyampah di Tugu Yogyakarta

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 30 September 2023 oleh

Tags: tugu JogjaTugu Yogyakarta
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

3 Alasan yang Membuat Stasiun Lempuyangan Lebih Unggul Dibanding Stasiun Tugu Jogja Mojok.co
Pojokan

3 Alasan yang Membuat Stasiun Lempuyangan Lebih Unggul Dibanding Stasiun Tugu Jogja

26 Maret 2026
Kenorakan-kenorakan orang yang pertama kali ke Jogja dan bikin risih (Dari angkringan, Tugu Jogja, hingga Jalan Malioboro) MOJOK.CO
Ragam

Kenorakan-kenorakan Orang yang Pertama Kali ke Jogja, Niat Kelihatan Kalcer tapi “Nggak Mashok!”

20 Oktober 2025
4 Tipe Penjual Wedang Ronde Jogja yang Sudah Pasti Gak Enak MOJOK.CO
Esai

4 Tipe Penjual Wedang Ronde Jogja yang Harus Dihindari karena Sudah Pasti Tidak Enak dan Membahayakan Kesehatan Pembeli

18 Oktober 2025
Mengenang Legenda Ruang Rahasia di Wisma Hartono Jogja MOJOK.CO
Esai

Wisma Hartono Jogja Menyimpan Ruang Rahasia yang Menjadi Pelarian Anak Muda Zaman Dulu

5 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pelari kalcer, fenomena olahraga lari

Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

27 April 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026
Gen Z pilih soft living daripada slow living

Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti

22 April 2026
4 jenis pengendara motor di pantura seperti Rembang yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya MOJOK.CO

4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

23 April 2026
Guru CLC di Malaysia sejahtera daripada guru kontrak. MOJOK.CO

WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera

21 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.