Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Derasnya Kritik terhadap Program Kartu Prakerja yang Dianggap Mubazir dan Tak Tepat Guna

Redaksi oleh Redaksi
20 April 2020
A A
PHK di Sleman Jogja Termasuk Tinggi, Pakar UGM Kasih Solusi MOJOK.CO

Ilustrasi pekerja kena PHK. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di tengah masa darurat corona, masyarakat korban PHK terdampak corona lebih membutuhkan bantuan insentif langsung, bukan pelatihan online melalui program kartu prakerja.

Alih-alih dianggap sebagai langkah yang solutif, program kartu prakerja yang diluncurkan oleh Pemerintah di masa darurat corona seperti sekarang ini justru menuai banyak sekali kritik dan protes dari masyarakat luas.

Iklan

Kartu prakerja dianggap sebagai program yang bukan hanya tak tepat guna, namun juga berpotensi sebagai sebuah pemborosan.

Banyak ahli yang menilai bahwa yang dibutuhkan oleh masyarakat, utamanya para korban PHK terdampak corona saat ini adalah insentif tunai, bukan program pelatihan seperti yang ditawarkan oleh kartu prakerja.

seperti diketahui, program insentif pelatihan online yang awalnya ditujukan untuk lulusan sekolah atau universitas dan kini dialihkan untuk para korban PHK terdampak corona ini bukanlah program yang murah. Jumlah dana yang dianggarkan untuk melaksanakan program ini mencapai Rp20 triliun.pada periode awal, para penerima program pelatihan ini akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta rupiah yang bisa ia gunakan untuk membayar akses pelatihan online.

Jumlah penerima program periode awal ini diproyeksikan sebanyak 5,6 juta orang, itu artinya, ada sekitar 5,6 triliun anggaran yang digunakan.

Menurut Ekonom Indef Bhima Yudhistira, jumlah sebesar itu akan jauh lebih berguna jika diberikan berupa insentif tunai. Bukan berupa “voucher” pelatihan.

“Bukan pelatihan secara online yang dibutuhkan, tapi bantuan langsung tunai karena korban PHK itu butuh bantuan makanan dan uang tunai,” terang Bhima kepada Kompas.

Tak jauh beda dengan Bhima, Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia), Kahar S Cahyono juga memberikan kritik yang sama.

“Dalam kondisi seperti ini pelatihan berbasis online tidak efektif. Kami memandang program prakerja itu sebaiknya diberikan dalam bentuk BLT dimana nantinya uang itu akan dibelanjakan. Dengan begitu, akan menggerakkan perekonomian masyarakat,” kata Kahar.

Bukan hanya perkara tidak tepat guna, program kartu prakerja juga dikritik karena materi pelatihan yang disediakan dianggap sangat tidak sebanding dengan ongkosnya.

Banyak materi pelatihan online dalam program kartu prakerja yang ternyata hampir mirip dengan tutorial-tutorial online yang bisa didapatkan secara gratis di google maupun Youtube.

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Anggawira menganggap bahwa materi-materi pelatihan yang ada seharusya digratiskan saja.

“Pelatihan Kartu Prakerja seharusnya bisa diakses gratis, jadi tidak perlu bayar. Untuk materinya juga sudah banyak di Google,” terang Anggawira.

Iklan

Kritik ini tentu sangat beralasan. Maklum saja, harga pelatihan yang terdaftar di program kartu prakerja memang mahalnya amit-amit.

Sebagai informasi, pelatihan online Facebook marketing di program kartu prakerja dipatok dengan harga Rp990 ribu. Sementara itu, pelatihan berjualan dengan WhatsApp business dipatok harga Rp 1 juta.

Tentu saja harga yang sangat mahal untuk sebuah materi pelatihan yang tutorialnya bisa didapatkan dengan harga kurang dari Rp300 ribu atau bahkan gratis di platform lain.

Ah, pemerintah ini memang betul-betul.

Derasnya Kritik terhadap Program Kartu Prakerja yang Dianggap Mubazir dan Tak Tepat Guna

Terakhir diperbarui pada 20 April 2020 oleh

Tags: coronajokowikartu prakerja
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.