Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Bus Tunggal Dara Wonogiri, Andalan Para Penumpang Sepuh karena Tak Ugal-ugalan

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
21 September 2023
A A
Bus Tunggal Dara Wonogiri, Andalan Para Penumpang Sepuh karena Tak Ugal-ugalan MOJOK.CO

Ilustrasi bus (Mojok)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bus Tunggal Dara, merupakan angkutan lokal andalan warga Solo, Wonogiri, dan sekitarnya. Bus yang jadi favorit para penumpang sepuh karena nyaman dan aman.

Perusahaan Otobus (PO) Tunggal Dara didirikan oleh Hj. Tinem Darmo Sutarno. Informasi seputar tahun berdiri tak begitu jelas. Ada yang bilang tahun 1968, ada pula yang mengatakan 1978.

Satu yang pasti, kehadiran bus ini sangat membantu mobilitas warga Wonogiri yang saat itu tengah menghadapi proyek pembangunan Waduk Gajah Mungkur di daerahnya sehingga membutuhkan angkutan transportasi umum.

Kala itu, bus ini hanya meladeni trayek Wonogiri-Solo dan sebaliknya saja. Seiring berjalannya waktu, peminat bus ini meningkat. Tinem kemudian menggandeng rekannya Sumaryoto Padmodiningrat untuk mengembangkan perusahaan.

Perjalanan bus Tunggal Dara dari masa ke masa

PO Tunggal Dara pun kian berkembang hingga pada 1978 perusahaan membuka rute AKAP hingga ke Jakarta. Selain itu, perusahaan ini juga mengeluarkan bus untuk pariwisata.

Sumaryoto pun didapuk menjadi pimpinan PO Gajah Mungkur, perusahaan saudara PO Tunggal Dara. Kala itu, PO Tunggal Dara memakai sasis bus dari Mercedes-Benz series OF 1113. Penggunaan sasis terebut bertahan hingga bertahun-tahun.

Tahun 80-90-an menjadi periode keemasaan PO Tunggal Dara. Buahnya, pada pertengahan 90-an, perusahaan ini menambah armada yang ikonik dengan spion tanduk keluaran karoseri Restu Ibu dengan model Montana (Setra). Mesin yang digunakan masih Mercedes Benz dengan OH Series.

Era reformasi merupakan masa yang sulit bagi perusahaan ini. Krisis ekonomi pada 1997-1998 membuat PO Tunggal Dara terbelah menjadi dua. Sejak saat itu, PO Tunggal Dara dan PO Gajah Mungkur berdiri sendiri-sendiri.

Sumaryoto kemudian maju menjadi seorang politikus. Tepatnya menjadi anggota DPR pada perode 1999-2004, 2004-2009, dan 2009-2014. Kendati demikian, ia masih tetap menjalankan bisnisnya.

Baca halaman selanjutnya…

PO Bus yang menggunakan karoseri sendiri

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 September 2023 oleh

Tags: bus tunggal darabus wonogiripo tunggal darawonogiri
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO
Catatan

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO
Kabar

Babak Baru Perlawanan Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen di Pracimantoro, Bawa Ancaman Karst Gunungsewu ke Markas UNESCO

9 Juni 2026
slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO
Catatan

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Wonogiri Bukanlah Anak Tiri Surakarta, Kami Sama dan Punya Harga Diri yang Patut Dijaga
Pojokan

Wonogiri Bukanlah Anak Tiri Surakarta, Kami Sama dan Punya Harga Diri yang Patut Dijaga

1 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.