Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

AS Eksportir Produk Halal Terbesar di Dunia, Indonesia Hanya Jadi Konsumen

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
20 Oktober 2022
A A
Pasar Senthir Jogja, Surga Para Gen Z Pemburu “Harta Karun”: Outfit Seharga Jutaan Dibeli 10 Ribu Saja.MOJOK.CO

Ilustrasi Pasar Senthir Jogja, Surga Para Gen Z Pemburu “Harta Karun”: Outfit Seharga Jutaan Dibeli 10 Ribu Saja (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Indonesia masih sulit menjadi produsen produk halal di level internasional. Negara ini justru masuk empat besar konsumen produk halal terbesar di dunia. Justru Amerika Serikat (AS) yang jadi eksportir terbesar.

Industri produk halal di Indonesia belum berkembang, padahal negara ini merupakan salah satu negara yang memiliki populasi umat Islam terbesar di dunia. 

Iklan

“Dari seluruh negara, eksportir produk halal paling tinggi memang Amerika [serikat], kita jadi negara keempat terbesar yang impor dan jadi konsumen,” papar Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY, Heroe Poerwadi dalam Halal Festival di Yogyakarta, Rabu (19/10/2022).

Mantan Wakil Walikota Yogyakarta tersebut mengungkapkan Indonesia juga masih harus bersaing dengan sejumlah negara di tingkat ASEAN dalam pengembangan produk halal. Malaysia justru menjadi negara teratas di ASEAN yang menjadi produsen.

Negara tersebut secara masif mengembangkan beragam produk dan program halal yang dijual ke negara lain, termasuk Indonesia. Begitu pula Thailand, Taiwan, dan Hongkong juga tengah gencar memasarkan pariwisata halal, termasuk untuk kuliner.

Sementara Indonesia pada 2017 lalu baru mampu mengekspor 12,5 persen produk halal dari total ekspor nasional. Jumlah tersebut setara dengan 45 Miliar USD dari total 360 Miliar USD. Karenanya saat ini MES berupaya melakukan konsolidasi untuk meningkatkan kualitas Indonesia sebagai produsen halal

“Nah makanya kita ingin mengkonsolidasikan potensi-potensi kita. Untuk Yogyakarta yang paling besar produk fashion yang banyak diekspor sebagai produk halal,” paparnya.

Konsolidasi tersebut, lanjut Heroe diharapkan bisa mengoptimalkan pengembangan wisata halal di Indonesia. Begitu pula dengan kuliner halal yang dikembangkan bersama UMKM di DIY.

“Selama ini kuliner halal memiliki nilai jual yang tinggi, termasuk saat pandemi kemarin,” jelasnya.

Ketua Panitia Halal Festival, Sarwi Peni Wulandari menjelaskan, sebenarnya pemerintah sudah mulai gencar dalam pengembangan ekspor produk halal. Bahkan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin melakukan lawatan ke negara tetangga untuk membahas soal produk dari dari Indonesia.

“Karenanya daerah mendukung upaya pemerintah menjadi pusat produsen halal,” ujarnya.

Berbagai regulasi, fasilitas dan lainnya dibutuhkan para produsen untuk bisa memaksimalkan pemasarannya. Salah satunya kebijakan aturan produk yang wajib menyertakan sertifikasi halal.

“Fasilitasi dan literasi ini sangat kami butuhkan selain event-event produk halal yang butuh didukung,” tandasnya.

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2022 oleh

Tags: Ekonomihalalproduk halal
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

donasi ekonomi.MOJOK.CO
Urban

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO
Urban

Yang Perlu Kamu Tahu dan Kamu Lakukan di Tengah Kelesuan Ekonomi Saat Ini

29 Mei 2026
logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Logika Ekonomi Orang Desa yang Bisa Menyelamatkan Anak Muda dari Masalah Finansial, Tapi Kerap Terlupakan

20 Mei 2026
Z sarjana ekonomi di Undip. MOJOK.CO
Kampus

Apesnya Punya Nama Aneh “Z”: Takut Ditodong Tiba-tiba Saat Kuliah, Kini Malah Jadi Anak Emas Dosen di Undip

27 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu MOJOK.CO

Modal 2 juta bisa untung cepat dari usaha rumahan cuci sepatu

11 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
lestarikan budaya.MOJOK.CO

Rayakan HUT ke-81 RI, InJourney Tebar Diskon 81 Persen dan Gelar Pesta Budaya di Destinasi Sejarah Nusantara

10 Agustus 2026
Polemik IKAPI DIY dan toko buku Jogja perihal harga murah MOJOK.CO

Narasi “Harga Murah” Pameran Buku IKAPI DIY Singgung Toko Buku Jogja, Kalimat yang Tidak Seharusnya Keluar

5 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.