Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

Alasan Google Doodle Tampilkan Didi Kempot 26 Februari

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
26 Februari 2023
A A
Alasan Google Doodle Tampilkan Didi Kempot 26 Februari MOJOK.CO

Ilustrasi Didi Kempot muncul di Google Doodle. (Google Indonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Google Indonesia menampilkan ikon maestro campur sari Indonesia, Didi Kempot pada Google Doodle edisi Minggu, 26 Februari 2023. Ada sejumlah alasan menarik di balik pemilihan sosok dan momentum penayangannya.

Communication Manager Google Indonesia, Felliciana Wienathan menjelaskan bahwa pemilihan sosok Didi Kempot merupakan upaya untuk terus menghidupkan semangatnya dalam dunia musik Indonesia. Didi merupakan sosok penyanyi sekaligus pencipta lagu yang produktif pada masa karirnya.

“Didi Kempot adalah satu sosok yang semangatnya harus terus kita hidupkan,” ujarnya kepada Mojok.co, Jumat (24/2).

Hari penting dalam perjalanan karir Didi Kempot

Pemilihan tanggal 26 Februari juga berdasarkan suatu hari penting dalam karir sang maestro. Pada 26 Februari 2020 Didi mendapat lifetime achievement Billboard Indonesia Music Award 2020 atas dedikasinya pada kemajuan musik tradisional tanah air.

Lifetime achievement tersebut merupakan penghargaan terakhir yang ia dapat. Beberapa bulan setelahnya, tepatnya pada 5 Mei 2020 Didi meninggal dunia di usianya yang ke-53. Sosok bernama asli Didik Prasetyo ini meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta akibat serangan jantung.

“Jadi kita mengangkat lagi tanggal tersebut untuk mengingatkan hari di mana Didi mendapat salah satu penghargaan paling bergengsi di Indonesia. Lifetime achievement award itu bukan suatu hal yang mudah didapat. Itu menunjukkan semangat beliau,” jelas Felliciana.

Sebelum mengangkat sosok Didi, Google Doodle juga pernah menampilkan sosok Ellya Khadam, salah satu legenda penyanyi dangdut di Indonesia. Pemilihan figur atau ikon yang tampil di Google Doodle berdasarkan pada kultur yang relevan bagi masyarakat dan sesuai dengan prinsip dasar Google yang ingin mengangkat nilai universalitas.

Google Doodle bermula pada 1998 dengan cerita yang cukup unik. Pada saat itu, dua pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin sedang cuti kantor untuk menghadiri festival Burning Man di Black Rock Desert, di Nevada, Amerika Serikat.

Posisi penting di perusahaan membuat keduanya perlu memberi tahu kabar cuti pada seluruh karyawan. Mereka lantas menggunakan cara unik dengan mengubah sedikit logo Google. Gambar stickman, maskot acara yang mereka datangi tersemat pada logo perusahaan sehari sebelum festival dimulai.

Upaya Google mendukung industri musik

Selain apresiasi lewat Google Doodle, ada sejumlah upaya lain yang perusahaan ini lakukan untuk mendukung industri musik. Salah satunya lewat platform YouTube yang selama ini telah menjadi rumah bagi jutaan lagu.

“Salah satu hasil laporan kami, kontribusi YouTube terhadap ekosistem musik itu cukup besar. Kami menemukan bahwa masyarakat Indonesia bisa mengeksplorasi musik baru hingga artis baru di sana,” jelas Felliciana.

Selain itu, YouTube memberikan kesempatan kepada perusahaan musik dan media untuk memperoleh pendapatan dari iklan dan memanfaatkan jangkauan platform ini dalam mempromosikan artis mereka ke seluruh Indonesia dan dunia.

Pada laporan YouTube Impact Report, data menunjukkan platform ini memiliki kontribusi sebesar Rp7,1 T terhadap PDB Indonesia pada 2021. Selain itu, mendukung terciptanya lebih dari 200 ribu lapangan kerja setara pekerjaan purnawaktu pada tahun yang sama.

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA Didi Kempot, Agus Mulyadi, dan Asal Mula Julukan ‘The Godfather of Broken Heart’ dan tulisan menarik lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2023 oleh

Tags: Didi Kempotgoogle doodleThe Godfather of Broken Heart
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Google Doodle Lasminingrat
Kotak Suara

Mengenal Lasminingrat: Ibu Literasi Pertama Indonesia yang Hari Ini Muncul di Google Doodle

29 Maret 2023
Video

Stasiun Balapan, Terminal Tirtonadi, dan Warisan Besar Musik Jawa.

2 Maret 2023
Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari MOJOK.CO
Esai

Warisan Penting Didi Kempot untuk Musisi Indonesia Zaman Kiwari

26 Februari 2023
Didi Kempot, Agus Mulyadi, dan Asal Mula Julukan The Godfather of Broken Heart
Sosok

Didi Kempot, Agus Mulyadi, dan Asal Mula Julukan ‘The Godfather of Broken Heart’

26 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring.MOJOK.CO

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

12 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.