Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Alasan Bus Sinar Jaya Kuasai Jalur Ngapak dari Era 1990-an hingga Sekarang

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
25 Juli 2023
A A
Alasan Bus Sinar Jaya Kuasai Jalur Ngapak dari Era 1990-an hingga Sekarang. MOJOK.CO

Alasan Bus Sinar Jaya Kuasai Jalur Ngapak dari Era 1990-an hingga Sekarang. (Foto sinarjayagroup.co.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – PO Sinar Jaya merupakan bus legendaris yang akrab buat masyarakat wilayah ngapak di Jawa Tengah. Sejak era 1990-an perusahaan asal Bekasi ini telah menjadi primadona bagi penumpang Brebes, Purwokerto, Pekalongan, hingga Banjarnegara dan sekitarnya.

Bahkan bisa dibilang, hingga saat ini bus Sinar Jaya merupakan penguasa jalur Jakarta tujuan daerah-daerah berdialek ngapak tersebut. Ada sejumlah alasan yang melatarbelakangi kemampuan perusahaan yang eksis sejak 1982 ini konsisten menguasai wilayah Jawa Tengah bagian barat.

Iklan

Warga Banjarnegara, Rahmat Suprapto (46) mengakui bahwa Sinar Jaya menjadi primadona di terminal daerahnya sejak dahulu. Armada tujuan wilayah Jabodetabek selalu banyak sehingga dan terkenal nyaman serta terjangkau.

Saat bekerja di Jakarta awal 2000-an silam, Rahmat kerap mengandalkan bus dengan livery kuning berbalut dominasi warna putih ini. Baginya, bus Sinar Jaya sudah jadi top of mind bagi masyarakat Banjarnegara yang merantau ke Jabodetabek.

“Andalan karena nyaman, cepat, dan armada banyak,” katanya pada Mojok.

Bicara kemampuan perusahaan ini menguasai Jawa Tengah Barat tak bisa terlepas dari sejarahnya. Pendirinya, Herman Rusly dan H. Rasidin yang sudah menggeluti dunia transportasi sejak 1969 mendirikan PO Sinar Jaya pada 18 November 1982 di Bekasi, Jawa Barat.

Bus Sinar Jaya awalnya melayani rute Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Bekasi-Jonggol. Seiring perkembangannya, mulai merambah layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tujuan Jawa Tengah.

Keseriusan bus Sinar Jaya menggarap rute Jawa Tengah mulai terlihat saat mendirikan kantor cabang di Brebes pada 1994. Selanjutnya beberapa wilayah yang menjadi tujuannya seperti Slawi, Tegal, Bumiayu, Purwokerto, Bobotsari, Purbalingga, Banjarnegara, hingga Wonosobo. Daerah yang memang terkenal dengan logat ngapaknya.

Alasan lain Sinar Jaya jadi penguasa wilayah ngapak

Bus-bus perusahaan ini perlahan berkembang menjadi andalan bagi para penumpang dari daerah-daerah ngapak. Melansir kanal YouTube Botok Channel-Ngulas Bus, ada beberapa alasan mengapa warga ngapak terus mempercayai armada Sinar Jaya hingga saat ini.

Seperti cerita Rahmat, Sinar Jaya memang menjadi andalan karena sudah lama terbukti memberi pelayanan prima di daerah-daerah Jawa Tengah. Kehadiran PO lain yang semakin banyak bermunculan pun belum menggeser pamornya. Mulai dari bus kapsul hingga armada dengan karoseri modern.

Selain itu, perusahaan ini terkenal dengan tarifnya yang terjangkau. Sehingga cocok bagi para perantau yang hendak berangkat dan pulang mencari nafkah di ibu kota.

Alasan lainnya adalah jumlah armada yang banyak. Penumpang di wilayah ngapak menjadi mudah untuk bisa sampai di destinasi tanpa terlalu banyak mampir di terminal lain. Tercatat hingga saat ini Sinar Jaya tercatat menyediakan bus AKAP, bus AKDP, bus wisata, bus antar jemput karyawan, dan bus kota dengan lebih dari 1.000 armadanya.

Hal itu diperkuat dengan tata kelola manajemen yang baik. Contohnya saja, PO bus yang berusia 40 tahun ini membawa pulang peringkat satu penghargaan Wahana Adhigana Nasional 2020 pada kategori ekonomi-besar, mengungguli PT Selamat Sugeng Rahayu dan PT Eka Mira Prima Sentosa.

Penulis: Hammam Izzuddin”
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA PO Puspa Jaya, Bus Lampung Milik Transmigran Bali yang Terkenal Ngibrit Larinya

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 25 Juli 2023 oleh

Tags: banyumasbusbus sinar jayangapaksinar jaya
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Purwokerto .MOJOK.CO
Urban

Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”

18 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Mudik Lebaran dengan pesawat
Urban

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Bus patas Haryanto rute Jogja - Kudus beri suasana batin muram dan sendu gara-gara lagu-lagu 2000-an yang ingatkan masa lalu MOJOK.CO
Sehari-hari

Naik Bus Haryanto Jogja – Kudus Campur Aduk, Batin Seketika Muram dan Sendu karena Suasana dalam Bus Sepanjang Jalan

9 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Lapangan Bola di Kauman, Jogja. MOJOK.CO

Lapangan Paving: Kemewahan yang Tersisa bagi Anak-anak Kota Jogja untuk Bermain Bola

7 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
Warga makin malas bayar pajak bukan berarti membangkang, tapi karena ulah pemerintah sendiri MOJOK.CO

Makin Malas Bayar Pajak Bukan Semata Membangkang tapi Akumulasi Kekecewaan, Pemerintah Bisanya Nagih Doang

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.