Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Aksi di Semarang Ricuh, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Imbau Masyarakat Tetap Kondusif

Redaksi oleh Redaksi
30 Agustus 2025
A A
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tenangkan demo di Semarang. MOJOK.CO

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pantau demo di Mapolda Jawa Tengah. (Dok. Humas Jawa Tengah)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

SEMARANG – Seiring dengan adanya aksi demo yang mengakibatkan tiga mobil terbakar dan kerusakan sejumlah fasilitas di lingkungan kantor Setda Provinsi Jateng pada Jumat malam, (29/8/2025), Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat agar tetap kondusif di wilayahnya.

***

Aksi demo di Jawa Tengah terjadi di Jalan Pahlawan depan Mapolda Jawa Tengah, Semarang sejak Jumat siang (29/8/2025). Semakin sore, massa aksi bergerak menuju sekitar kantor Gubenur Jateng.

Sekitar pukul 19.30 WIB, mereka masih melanjutkan perjalanan ke Jalan Menteri Supeno atau dekat pintu kantor Setda Jateng sebelah utara, Semarang. Dari lokasi itu, sejumlah oknum yang mengikuti aksi tersebut mulai melempari batu ke arah mobil dan bangunan dari luar pagar.

Selanjutnya, aksi demo di Semarang merobohkan pintu gerbang bagian utara tersebut. Sejumlah orang merangsek masuk menuju lokasi parkir mobil. Sejumlah oknum melakukan coret-coret dan merusak pos jaga di Semarang.

Kantin warga dan mobil juga terbakar usai dilempar molotov. Belasan mobil yang terparkir juga dirusak dan dilempar batu hingga rusak parah.

Aksi mereka terhenti setelah polisi datang dan menembakkan gas air mata. Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran.

Membersihkan sisa-sisa kerusuhan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pantau demo. MOJOK.CO
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di lingkungan kantor Setda Provinsi Jateng pada Jumat malam, (29/8/2025). (Dok. Humas Jawa Tengah).

Gubernur Ahmad Luthfi yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi. Ia mengimbau massa aksi agar tetap kondusif dalam menyampaikan aspirasi.

“Kita jaga bersama-sama Jateng yang selama ini sudah baik dan kondusif,” tegas Luthfi usai meninjau sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan di Semarang.

Luthfi juga meminta masyarakat Jateng khususnya di Semarang tetap tenang. Ia kemudian memerintahkan pada jajarannya untuk membersihkan puing-puing kebakaran, kaca dan batu yang berserakan.

“Malam ini kita kerja bakti. Bersihkan semuanya agar besok pelayanan pada masat tidak terganggu,” lanjutnya.

Masyarakat Semarang, Jawa Tengah prihatin

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi turut menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan dalam aksi demontrasi di Jakarta.

“Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, dan kepada keluarganya atas musibah yang terjadi,” ujar Luthfi di Semarang.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap tenang menyikapi gejolak aksi demonstrasi yang terjadi, demi menjaga kondusifitas di Semarang sekaligus Jawa Tengah

Iklan

“Kami nyuwun (mohon) masyarakat Jawa Tengah untuk tetap menjaga kondusivitas. Jangan terpengaruh provokasi yang justru merugikan masyarakat,” terangnya.***(Adv)

BACA JUGA: Pemprov Jawa Tengah Minta Pondok Transparan Jika Terjadi Perundungan, Wujudkan Program Pesantren Ramah Anak atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2025 oleh

Tags: Ahmad luthfiAksi demoDemo ricuhjawa tengahSemarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO
Kilas

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO
Eksplor

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO
Kilas

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita anak magang atau PKL SMK: diperlakukan sebagai pekerja penuh waktu hingga ikut lembur dan dibentak-bentak MOJOK.CO

Magang SMK Tak Dibayar tapi Jadi Tenaga Kerja Serabutan, Ikut Lembur hingga Dibentak-bentak kalau Ada Kesalahan

9 Juli 2026
Setiabudi Jakarta Selatan, Work Life Balance.MOJOK.CO

Kawasan Setiabudi Strategis buat Ngekos, tapi Menyimpan Masalah yang Menyiksa Perantau Gen Z Jakarta

7 Juli 2026
Festival Jamu Nusantara di Pasar Ngasem, Kota Jogja: ruang regenerasi dan edukasi konsumen muda MOJOK.CO

Festival Jamu Nusantara di Kota Jogja: Sadarkan Anak Muda Jamu Bukan Minuman Kuno, Tapi Gaya Hidup Sehat Lintas Generasi

6 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026
manfaat program WiFi gratis bagi pedagang sekaligus warga Klaten. MOJOK.CO

Memanfaatkan WiFi Gratis di Sejumlah Titik Klaten: Meski Harus Berebut, Tetap Jadi Solusi Alternatif saat Paket Data Habis

10 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.