Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

200 Warga Padukuhan di Sleman Syawalan dan Paskahan Bersama

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
29 April 2023
A A
200 Warga Padukuhan di Sleman Syawalan dan Paskahan Bersama. MOJOK.CO

Padukuhan Wonorejo-Ponggoll, Hargobinangun, Pakem Sleman. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sekitar 200 warga di Padukuhan Wonorejo-Ponggol, Kalurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman melakukan syawalan dan paskahan bersama-sama. Acara syawalan dan paskahan bersama-sama ini ditandai dengan menyalakan obor dari bambu sambil mengucapkan sila demi sila Pancasila.

Setelah penyalaan obor dengan pembacaan teks Pancasila ini juga yang diiringi nyanyian lagu “Indonesia Tanah Air Beta” dilanjutkan dengan ikrar syawalan yakni permohonan maaf dari yang muda kepada yang tua. Anak-anak kemudian menyanyi lagu “Desaku” dan “Laskar Pelanggi”. Sebagai puncak acara, seluruh warga makan bakso bersama.

“Syawalan dan paskahan ini adalah pertama kalinya kami laksanakan. Maka saya sungguh berterima kasih kepada semua warga dan hadirin atas terlaksananya kegiatan ini. Semoga bisa berlanjut  di waktu-waktu mendatang dalam kebersaman,” kata Dukuh Wonorejo-Ponggol, Esti dalam siaran pers yang diterima Mojok.co, Sabtu (29/4/2023). Acara syawalan dan paskahan bersama warga dusun ini mengusung tema “Guyup Rukun dalam Kebinekaan”.

Hadir dalam kegiatan syukur keagamaan warga RW 27 Padukuhan Wonorejo di lereng Gunung Merapi, Amin Sarjijto selaku Lurah Kalurahan Hargobinangun dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H.Y. Aji Wulantara, SH, M.Hum mewakili Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. 

Ketua RW 27 Belarianta mengatakan kegiatan ini adalah inisiatif murni dari warga. Menurutnya, kegiatan ini awalnya hanya berupa syawalan saja. Namun, dalam rapat tingkat RW, ada usulan dari warga Muslim sebaiknya syawalan bisa bareng dengan paskahan.

“Usulan dari warga itu karena Paskah dan Idulfitri masih dalam bulan yang sama. Inilah bentuk kebersamaan dalam kebinekaan,” jelas Bella.

Lewat syawalan dan paskahan bukti Pancasila ada di masyarakat

Amin Sarjito, Lurah Kalurahan Hargobinangun, Sleman dalam sambutannya merasa terharu dan bangga. Menurutnya Pancasila itu sangat dekat dan ada di tengah-tengah kehidupan warga Padukuhan Wonorejo dan Ponggol. Ia pun mengapreasiasi dengan mengajak tepuk tangan atas realita kebersamaan itu.

“Saya merasa trenyuh dan terharu. Ternyata Pancasila itu begitu dekat dan ada di tengah-tengah kita dan warga. Sungguh bisa menumbuhkan persatuan dan kesatuan. Pada bulan April ini umat Islam merayakan  Idulfitri dan di awal bulan April Umat Katolik merayakan Paskah. Syukuran perayaan keagamaan syawalan dan paskahan ini sungguh menjadi modal besar untuk menciptakan dan mempertahankan kerukunan dalam kebinekaan,” kata Amin.

Salah seorang warga, Slamet Riyadi mengatakan, penyalaan obor saat syawalan dan paskahan ibarat jadi terang bagi warga padukuhan untuk terus rukun dan penuh kedamaian. Ia berharap meski warga di tempatnya tinggal berbeda keyakinan, akan terus hidup berdampingan daam kebersamaan.

Penuli: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Meneladani Singkawang, Kota Paling Toleran di Indonesia dan tulisan menarik di kanal Kilas.

 

Terakhir diperbarui pada 29 April 2023 oleh

Tags: pakemPaskahslemansyawalanToleransi
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co
Pojokan

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026. MOJOK.CO

Bangkitnya Sepeda Roda Raksasa yang Menyatukan Ribuan “Onthelis” dari Penjuru Dunia di Klaten

26 Mei 2026
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO

Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang

24 Mei 2026
Jawa Tengah terima berbagai penghargaan pendidikan dari Mendikdasmen, Gubernur Ahmad Luthfi tegaskan pendidikan adalah syarat mutlak meningkat SDM MOJOK.CO

Kualitas Pendidikan Jawa Tengah “Diakui”: Ubah Pola Pikir Lulus SMP Langsung Kerja hingga Sekolah Gratis untuk Warga Miskin

26 Mei 2026
tren olahraga kalcer.MOJOK.CO

Tren dan FOMO Olahraga “Kalcer” yang Mahal Lahir karena Minimnya Fasilitas Publik di Perkotaan

29 Mei 2026
Memori 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan: tak ingin wariskan trauma dan ketakutan MOJOK.CO

Memori 20 Tahun Gempa Jogja di Kalasan: Rumah Ambrol hingga Jeritan di Jalanan, Trauma yang Tak Ingin Diwariskan ke Generasi Sekarang

23 Mei 2026
Kompetisi Campus League 2026 - Basketball Regional Bandung Season 1 menjadi saksi terjalinnya kerja sama antara Campus League dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertujuan untuk membangun ekosistem olahraga jangka panjang dan pembentukan karakter mahasiswa MOJOK.CO

Campus League Basketball Season 1 Regional Jakarta: Jadi Ajang Pembuktian Diri di Level yang Berbeda

25 Mei 2026

Video Terbaru

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

14 Mei 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.