Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Impian Beli iPhone Terwujud Berkat iPhone SE, Cuma Bekas tapi Worth It Banget

Faradilla Ratna Sari oleh Faradilla Ratna Sari
18 September 2020
A A
Alasan Anak Muda Jogja Tak Mau Pakai iPhone Meski Mampu Beli, Merasa Fitur Android Lebih Berguna dan Mudah "Dicurangi".MOJOK.CO

Ilustrasi Alasan Anak Muda Jogja Tak Mau Pakai iPhone Meski Mampu Beli, Merasa Fitur Android Lebih Berguna dan Mudah "Dicurangi" (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Impian saya untuk beli iPhone terwujud berkat iPhone SE generasi pertama. Meski cuma bekas, tapi performa hape ini bisa diandalkan.

Sudah sejak lama saya pengin banget punya iPhone. Saya selalu berpikir hape ini sangat mahal, makanya harus nabung dulu.

Hape itu dianggap eksklusif. Di Indonesia, ada dua persepsi yang berlaku. Pertama, hanya orang berada yang bisa punya. Kedua, tidak ada aplikasi yang gratis. Namun, dua persepsi di atas itu tidak benar. Pertama, saya yang nggak punya banyak uang saja bisa punya. Kedua, tidak semua aplikasi di App Store itu berbayar.

Kenapa pengin beli iPhone? Karena saya tertarik dengan sistem iOS yang terus mendapatkan update. Meskipun bukan lagi seri terbaru atau berumur lebih dari dua tahun, masih dapat update. Kemudian, ada iTunes yang bikin saya penasaran dan ingin mencoba beli lagu, film, atau buku.

Oleh sebab itu, saya niat banget buat nabung demi bisa beli hape ini. Namun, bukan ingin terlihat eksklusif saja. Saya juga mempertimbangkan jeroan hape ini. Jadi, selain mengejar “impian”, juga berguna untuk daily driver. Punya impian kayak gitu boleh dong.

Keinginan beli hape ini makin kuat semenjak Xiaomi saya mulai bermasalah. Makin lama makin susah dicas (kadang masuk, kadang tidak bisa). I love my old phone, but….

Hape Xiaomi lawas itu sudah menemani saya selama tujuh tahun. Hebat ya, bisa awet banget. Tapi, berbagai masalah rupanya menunggu muncul di tahun ketujuh. Yah, karena umur tidak bisa berbohong dan tabungan juga sudah terkumpul, saya memutuskan inilah saatnya saya beli hape baru. Nggak terbilang baru sih. Lebih tepatnya iPhone bekas.

Cukup lama mencari, akhirnya saya menemukan iphone SE generasi pertama dan tentu saja bekas. Menurut saya, hape ini tidak terlalu mahal, Rp2 juta lebih dikit, dengan memori besar 64 GB, battery health 94 persen, aksesori bawaan seperti kabel casan dan headset orisinal. Susah lho mencari aksesori orisinal iPhone bekas.

Kenapa memilih iPhone SE ini? Lima hal berikut ini yang menjadi pertimbangan saya.

Budget

Apalagi kalau bukan soal duit. Tabungan memang sudah terkumpul, namun mampunya beli iPhone SE generasi pertama dulu. Tapi, jangan salah, iPhone SE generasi pertama punya performa kayak iPhone 6s Plus.

Kedua hape ini berselisih harga satu jutaan, tapi performa tidak jauh berbeda, memilih iPhone SE tentu lebih bijak untuk saat ini. Meski kapasitas baterai tidak terlalu besar, konsumsi daya terbilang irit karena layarnya kecil. Apalagi sekarang ada dark mode. Konsumsi baterai makin bisa ditekan.

Update iOS

iPhone SE ini masih dapat update iOS 14. Meskipun bekas, tapi dalamnya tetap tidak ketinggalan zaman. Bahkan, sama kayak seri SE 2020 keluaran terbaru. iPhone saya sekarang berjalan dengan ios 13.6.1 dan tidak ada masalah sama sekali. Sempat sewaktu di iOS 13.2 saya membuat notes, tapi tidak bisa dikunci. Namun, setelah update ke versi terbaru, akhirnya saya bisa mengunci notes. I just love privacy.

Saya juga suka fitur fingerprint dan shortcut di iPhone. Kita bisa membuat sendiri isi shortcut sesuai keinginan. Kita bisa belajar coding atau programming sedikit-sedikit dari situ. Saya sangat suka shortcut alarm bangun tidur. Shortcut ini berjalan setelah saya mematikan alarm bangun tidur. Siri, secara otomatis akan berbicara untuk menginformasikan tanggal, cuaca, dan memainkan lagu kesukaan saya tanpa diminta. Canggihnya terasa.

Desain

Desain iPhone SE ini fenomenal. I love it so much. Kecil, bahannya stainless steel yang kelihatan kuat, bezel-nya cantik pula. Dikantongi atau ditaruh di saku pas sekali, tidak ribet karena layar terlalu besar.

Iklan

Memori besar

Selain RAM, salah satu hal yang harus diperhatikan saat membeli hape adalah ROM. RAM hape ini cuma 2 GB. Namun, kerjanya tetap cepat. Sementara itu, ROM hape ini sebesar 64 GB. Cukup besar untuk meng-install banyak aplikasi.

Port jack

Bagian favorit saya dari iPhone SE generasi pertama adalah port jack alias lubang headset. Tentu kamu tahu bahwa seri terakhir iPhone yang bisa pakai headset tanpa tambahan kabel adalah iPhone SE.

Oleh karena suka mendengarkan musik, keberadaan port jack penting dan menjadi pertimbangan saya ketika membelinya. Yah, bisa dibilang sudah terbiasa mencolokkan headset ke port jack ketika pakai Xiaomi. Mengubah kebiasaan itu terkadang susah, lho.

Itulah lima hal yang harus diperhatikan sebelum membeli iPhone SE generasi pertama. Terima kasih, iPhone SE. impian saya beli iPhone bisa terwujud berkat kamu.

BACA JUGA Tips Membeli iPhone untuk Pemula: No. 1 Jangan Beli Seri Terbaru atau kebahagiaan lainnya setelah beli hape di rubrik KONTER.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2020 oleh

Tags: flagship Xiaomihape bekasiPhoneiphone setips beli hape
Faradilla Ratna Sari

Faradilla Ratna Sari

Lahir di Bandung. Penggemar bakso, cokelat, dan strawberi.

Artikel Terkait

iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO
Sehari-hari

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android
Sehari-hari

Pakai iPhone Dianggap Keren, Rela Sewa Harian sampai Rp120 Ribu demi Gengsi dan Memberi “Makan Konten” Media Sosial

3 Maret 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO
Sehari-hari

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)
Catatan

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Kaya dari Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

7 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Aksi topeng ayam di Fore Coffee Jogja. MOJOK.CO

Di Balik Aksi Topeng Ayam Depan Fore Coffee Jogja: Menagih Janji Hak Ayam Petelur untuk Meraih Kebebasan

2 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.