Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai Kolom

Fenomena Corporate Memphis, Tren Desain Kerja-Kerja-Tipes

Simon Yarsa oleh Simon Yarsa
2 Mei 2021
A A
Fenomena Corporate Memphis, Tren Desain Kerja Kerja Tipes satire mojok x firal mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Desain ilustrasi minimalis, riang, dan ceria ini kian marak digunakan oleh banyak pihak, mulai dari perusahaan teknologi sekelas Facebook dan Google hingga kepanitiaan mahasiswa pencari danus. Fenomena yang disebut dengan istilah “Corporate Memphis” menampilkan ilustrasi postur tubuh tidak proporsional dan selalu memiliki warna kulit beragam, Namun, gaya desain utopia beraktivitas nan riang ini jauh dari realita kerja di lapangan, yang nyatanya masih dipenuhi pegal linu dan gejala tipes.

Semua berawal pada tahun 2017, ketika Facebook menggandeng studio bernama Buck di New York untuk membuat ilustrasi eksklusif, diperkenalkanlah ilustrasi dengan gaya minimalis terbaru bernama Alegria, yang langsung menjadi tren. Pack, yang merupakan suami perusahaan Buck, tidak mau kalah dengan menampilkan tren baru pada kemasan atau packaging untuk perusahaan backpack-backpack milik Gilang Bungkus.

Contoh ilustrasi bergenre Corporate Memphis. Sumber: Freepik.

Setelah gaya Alegria diperkenalkan, gaya tersebut langsung digandrungi para desainer karena simpel, cepat, serta mudah diaplikasikan pada lintas media. Banyak ditemui pose-pose ilustrasi sedang bekerja dengan senang dan aktif seolah gaji setara UMR Qatar, entah itu sedang berpose melompat, berjabat tangan, serta bekerja dalam tim. Dalam scene tersebut, bekerja terlihat sangat mudah, bersama-sama, dan selalu untung.

“Saya dulu ngelamar di sini karena dari ilustrasi lowongan kerjanya, sepertinya asik. Teamwork oke, kerja cuma pake laptop, dan bisa di mana aja…. Eh ternyata bener, saya harus standby depan laptop dari pagi sampe malem, tim saya tiap hari nge-push saya. Mereka asiknya cuma pas lagi pada mabok aja sih, besoknya ngasih kerjaan setumpuk lagi,” ujar salah satu karyawan perusahaan.

Di samping banyak yang kontra pada ilustrasi tersebut, gaya Alegria turut menuai pujian karena kesan inklusifnya, poin pujian selain menampilkan ilustrasi postur tubuh tidak proporsional dan memiliki warna kulit beragam, cenderung non-exist namun tidak mengarah pada stereotip tertentu. Hal ini sangat sesuai dengan visi-misi sebagian besar startup atau perusahaan yang mengedepankan ragam perbedaan. Disinyalir, Nam Do San dari Samsan Tech pun sedang mempertimbangkan style ilustrasi ini untuk presentasi pitching berikutnya.

ARTIKEL INI ADALAH SATIRE, DITAYANGKAN ATAS KERJA SAMA MOJOK.CO DAN FIRAL. BACA SATIRE LAINNYA DI KOLOM MOJOK X FIRAL DAN SOTARSATIR.

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2021 oleh

Tags: anak kantoranbudaya kerjacorporate memphisdesainilustrasikerjamojok x firalsatire
Simon Yarsa

Simon Yarsa

Penulis di firal.co yang juga co-founder firal. Medsos (Instagram/Twitter): (@)firaldotco, situs: firal.co

Artikel Terkait

pekerja kantoran.MOJOK.CO
Urban

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Job Hugging: Upaya Pegawai Merusak Perusahaan Toxic. MOJOK.CO
Urban

Bahaya Laten Pegawai Job Hugging: Kelihatannya Nurut dan Setia, padahal Menghancurkan Produktivitas di Tempat Kerja

21 Mei 2026
Pekerja Jakarta, WFH, kerja sesuai hobi.MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja Sesuai Hobi Bikin Menderita: Kita Jadi Tak Lagi Punya Tempat Menenangkan Pikiran Saat Muak dengan Pekerjaan

18 Mei 2026
Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal MOJOK.CO
Esai

Janji Bodong Revolusi Industri: Aplikasi AI Mulai Membantai Pekerja Kreatif Lokal

18 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026.MOJOK.CO

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026

6 Juli 2026
Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
Terima Kasih No Na! "Udah Siap Belum?" Akhirnya Mengalahkan "Mas Bahlil Ganteng" di Kepala Bocil

Terima Kasih No Na! “Udah Siap Belum?” Akhirnya Mengalahkan “Mas Bahlil Ganteng” di Kepala Bocil

6 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.