Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Salah Satu Alasan Saya Bertahan Hidup Sebagai Orang Indonesia Adalah Menunggu One Piece Tamat

Razi Andika oleh Razi Andika
5 Agustus 2025
A A
One Piece Penyelamat dari Kemalangan Menjadi Orang Indonesia MOJOK.CO

Ilustrasi One Piece Penyelamat dari Kemalangan Menjadi Orang Indonesia. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bendera One Piece bukan lambang makar. Ia adalah simbol yang membawa kebebasan berpikir, bertindak, dan impian akan kebahagiaan.

Siapa sangka, sebuah tayangan fiksi bisa mengubah cara pandang hidup seseorang. One Piece, serial manga-anime yang sudah tayang sejak tahun 1997 ternyata mampu menjawab pertanyaan itu. 

Sekitar 8 tahun lalu, saya mendengar secara langsung sebuah pernyataan absurd. Iya, memang terdengar sangat absurd tapi menohok tentang One Piece dari seorang teman. Sebut saja Agus. 

“Jujur, salah satu alasanku bertahan hidup sampai sekarang ini ya nungguin One Piece tamat.” 

Kalimat yang muncul secara tiba-tiba itu membuat kami urung menutup obrolan pukul 2 pagi yang sebetulnya semakin suntuk. Selepas kalimat itu meluncur dari mulutnya, obrolan kami malah jadi sangat lancar. Tentu saja membahas latar belakang pernyataan absurd yang baru saja saya dengar. 

Waktu itu saya baru menonton ulang magnum opus-nya Eiichiro Oda ini setelah terakhir menyaksikannya di Global TV. 

One Piece dan penyelamat dunia Agus

Saya memang sudah kepincut dengan premis cerita dan pembangunan karakter One Piece di 100 episode pertama yang saya tonton. Namun, itu saja belum cukup menjadikannya sebagai harapan untuk menyongsong hari esok.

Mendengar cerita Agus dengan khusyuk di pagi buta itu saya mendapat satu kesimpulan. Bahwa Monkey D. Luffy, karakter utama One Piece, adalah sosok yang dia idamkan menjadi penyelamat di dunia nyata yang dia tinggali saat ini.

Saya bisa memahami impian Agus. Hidupnya memang penuh kemalangan. Sebuah kondisi yang membuat saya terus mendoakan Agus supaya mendapat hidup yang lebih bahagia.

Jadi, Agus itu gagal melanjutkan studi ke bangku kuliah karena tidak ada biaya. Setelah itu, orang terdekat Agus meninggal karena fasilitas kesehatan yang belum layak. Terakhir, tanah yang menjadi harapan terakhir Agus untuk bertahan hidup, kian hari kian tandus sejak tambang merusaknya. 

Segala kesusahan hidup itu membuat Agus ingin merasakan hidup bahagia. Salah satunya dengan berlayar dan “menantang dunia” bersama Kru Mugiwara.

Baca halaman selanjutnya: Simbol harapan untuk hidup lebih bahagia.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2025 oleh

Tags: anime one piecebendera one pieceeiichiro odamanga one pieceMonkey D. Luffyone pieceone piece makar
Razi Andika

Razi Andika

Sering masuk angin.

Artikel Terkait

Bendera One Piece dan Kekhawatiran Negara yang Kebablasan
Video

Bendera One Piece dan Kekhawatiran Negara yang Kebablasan

17 Agustus 2025
Bendera One Piece Berkibar Bukan karena Makar, tapi karena Rakyat Hanya Ingin Tertawa dan Bahagia Bersama Nika one piece live action
Pojokan

Trailer One Piece Live Action Season 2 Rilis di Saat Indonesia Sedang Gencar-gencarnya Merazia Bendera Mugiwara, Sindiran Paling Keras dan Kocak dari Dunia

11 Agustus 2025
Ketika One Piece Dilarang, Bendera Merah Putih Makin Terkoyak MOJOK.CO
Esai

Sikap Penguasa Melarang Pengibaran Bendera atau Melukis Mural One Piece Justru Semakin Mengoyak Kedaulatan Bendera Merah Putih

9 Agustus 2025
Bendera One Piece Berkibar Bukan karena Makar, tapi karena Rakyat Hanya Ingin Tertawa dan Bahagia Bersama Nika one piece live action
Pojokan

Bendera One Piece Dirazia Itu Aneh, Masak Negara Takut sama Simbol Tokoh Kartun?

6 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026
Guru CLC di Malaysia sejahtera daripada guru kontrak. MOJOK.CO

WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera

21 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
Orang Desa Nggak Cocok Jadi PNS Jika Tak Punya Ilmu Menjilat Atasan. MOJOK.CO

PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk

17 April 2026
Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
Derita tak punya motor dan tidak bisa naik motor di tongkrongan laki-laki MOJOK.CO

Derita Tak Punya Motor Sendiri dan Tak Bisa Nyetir di Tongkrongan Laki-laki: Dianggap Beban hingga Ditinggal Diam-diam

16 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.