Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai Kepala Suku

Zakat Lewat Dompet Duafa Bagus, Lewat MUI juga Bagus, Yang Nggak Bagus yang Nggak Zakat

Puthut EA oleh Puthut EA
24 Mei 2019
A A
KPAI

KPAI

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Karena kejadian soal Dompet Duafa, berkembang hal yang tidak produktif lagi. Yuk, kita berbagi soal zakat biar adem.

Menurut saya, membayar zakat lewat mana saja bagus. Lembaga yang bisa menyalurkannya sudah diverifikasi oleh pemerintah dan MUI. Atau kalau mau dibagikan sendiri juga bagus.

Tapi di angka tertentu, membayar zakat itu memang sulit. Utamanya zakat mal. Karena tertujunya jelas disebut di Al-Quran.

Coba bayangkan bila Anda punya uang 2 miliar yang sudah haul. Itu artinya wajib mengeluarkan zakat: 100 juta rupiah. Kalau 10 miliar berarti wajib mengeluarkan uang 500 juta rupiah. Jika Anda sekaya itu, mungkin perlu tenaga ekstra, bahkan tim khusus untuk mencari fakir dan miskin di sekitar Anda.

Sebab ada khilaf para ulama misalnya boleh nggak zakat mal untuk masjid atau ponpes; untuk orang tua; bahkan untuk anak yatim. Saya sendiri harus belajar dan butuh waktu lama menentukan pilihan dari sekian banyak argumentasi para ulama. Plus konsultasi langsung.

Sebab saya tidak ingin ada harta orang lain di harta saya. Terlebih zakat mal wajib sifatnya. Aturannya juga jelas. Hanya di beberapa poin di atas, ada khilaf di antara para ulama.

Bayar zakat itu baik. Lewat lembaga mana saja. Yang tidak baik adalah jika kita tidak membayarkannya sementara sudah nisab dan haul. Itu artinya kita memakan hak orang lain. Bahasa lainnya: kita korup. Korup kepada Tuhan.

Godaannya jelas. Kalau punya uang 50 juta: ah, cuma 1,25 rupiah.

Kalau 100 juta: ah, masih hanya mengeluarkan 2,5 juta.

Begitu sudah 1 miliar, wah kok harus bayar 50 juta ya? Kan bisa untuk depe mobil, beli X-max, dan lain sebagainya.

Terus biasanya mulai ada godaan untuk mencampurkan antara zakat mal dengan sedekah. Sedekahnya dihitung sebagai bagian dari zakat mal. Celaka.

Soal zakat, sungguh banyak sekali godaannya. Tapi kalau tergoda seperti itu, ingat saja bahwa ini perintah Tuhan. Wajib. Ancamannya berat.

Atau godaan lain: umat muslim dipajakin sebagai warga negara, masih juga diwajibkan zakat mal.

Pokoknya makin pintar kita, makin kuat godaan untuk akal-akalan. Saya yakin banyak teman-teman yang mengalami hal ini. Tapi kita harus tetap kuat dan saling menguatkan.

Iklan

Ada satu hal yang sering dijadikan contoh. Jika seseorang punya kambing 40 ekor, sudah haul (batas waktu), dan sudah nisab (ambang batas jumlah), maka harus mengeluarkan seekor kambing. Sehari sebelum haul, orang itu menjual kambingnya agar tidak kenal haul dan nisab. Ini yang disebut akal-akalan.

Dan nanti Tuhan akan mencandai dengan meminta malaikat memasukkan orang itu ke dalam karung, lalu dilempar ke neraka. Waktu orang itu bertanya, “Hei Malaikat, kok saya dilempar ke neraka?”

“Nggak kok. Aku hanya melempar karung ke neraka…”

Hehe…

Itu saja sih, upaya berbagi. Saya orang yang sangat percaya, jika umat muslim di Indonesia membayar zakat dengan baik, maka akan punya potensi ikut menyejahterakan masyarakat. Salam hangat. Damai selalu.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2021 oleh

Tags: aksi 22 MeiZakatzakat mal
Puthut EA

Puthut EA

Kepala Suku Mojok. Anak kesayangan Tuhan.

Artikel Terkait

bca.MOJOK.CO
Ekonomi

Kolaborasi BCA, Lazismu dan BAZNAS: Bikin Zakat, Infak, Sedekah Makin Mudah, Begini Caranya!

30 Maret 2025
Salah Kaprah Mudik dan Zakat! Rifqil Muslim & Abdit Tawwab
Video

Salah Kaprah Mudik dan Zakat! Rifqil Muslim & Abdit Tawwab

20 April 2023
THR dan Zakat jadi modus politik uang. MOJOK.CO
Kotak Suara

Hati-hati! Zakat dan THR Bisa Jadi Modus Politik Uang Selama Ramadan

12 April 2023
donasi act mojok.co
Hukum

Terkait Kasus ACT, Jangan Mudah Terpengaruh Eksploitasi Korban Bencana Berlebihan

5 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Makan bersama sia-sia: niat kumpul keluarga, tapi bikin ortu kesepian karena anak-anak sibuk main hp sampai tak nyahut saat diajak bicara MOJOK.CO

Kumpul Keluarga Justru bikin Ortu Makin Kesepian dan Terabaikan, Anak Sibuk sama HP dan Tak Saling Bicara

25 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
Minyak Jelantah Warga Jogja Kini Dibeli Pertamina Rp5.500 Per Liter, Cek 10 Titik Tukarnya! MOJOK.CO

Minyak Jelantah Warga Jogja Kini Dibeli Pertamina Rp5.500 Per Liter, Cek 10 Titik Tukarnya!

23 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.