Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Melihat Indomaret di Jogja Sebagai Tempat Tumpahnya Stres Kaum Urban yang Menderita karena Tekanan Hidup

Deby Hermawan oleh Deby Hermawan
5 November 2025
A A
produk indomaret, private label.MOJOK.CO

Ilustrasi - Indomaret (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Indomaret Jogja, sudah berubah menjadi “alat” untuk sejenak lari dari kehidupan. Demi melupakan stres yang terus datang dari kanan dan kiri.

Beberapa hari yang lalu, saya membaca sebuah artikel di Mojok yang sukses membuat saya merenung. Judulnya: “Menyaksikan Penderitaan dan Perjuangan Orang Kecil di Bandung dari Bawah Neon Putih-Biru-Merah Indomaret Pasteur”. Fenomena itu akhirnya bisa saya lihat sendiri di Jogja.

Saya melihatnya di perjalanan pulang dan pergi dari kos ke kantor. Kebetulan, kos dan kantor saya yang baru ini cukup jauh jaraknya. Saya kos di daerah Condongcatur, sementara kantor ada di dekat Rumah Sakit Wirosaban. Artinya, saya menembus Sleman untuk bekerja di Kota Jogja.

Saya tidak menghitung jumlahnya. Antara kos dan kantor, ada banyak Indomaret. Dari yang reguler, sampai Point di dekat UNY. Ada juga yang Fresh di dekat Stadion Kridosono. Dan, seperti yang saya amati, Indomaret Jogja tak lagi sebatas retail. Seperti yang terjadi di Pasteur Bandung, ia bisa menjadi gambaran detak jantung kaum urban.

Indomaret Jogja memang sudah lama menjadi ruang publik

Fenomena Indomaret sebagai semacam melting pot untuk orang-orang yang mencari jeda dari kesibukan hidup bukan kebetulan belaka. Ini merupakan manifestasi dari pergeseran fungsi retail modern. Toko-toko kecil bertransformasi menjadi lebih dari sekadar tempat transaksi. Mereka kini menjadi ruang publik yang esensial dalam kehidupan urban kontemporer.

Jelas, Indomaret tidak hanya ada di Jogja. Ada lebih dari 21 ribu gerai di 32 provinsi. Ini menjadikannya sebagai gerai ritel dengan jangkauan terluas dan paling accessible. Penjualan Indomaret pada semester pertama 2025 bahkan mencapai Rp57,39 triliun. Sebuah angka yang menunjukkan dampak ekonomi signifikan.

Pada 2023, convenience store di Indonesia mencapai valuasi Rp45 triliun. Angka ini diprediksi melonjak sampai Rp70 triliun pada 2029. Ini adalah fenomena atau tren struktural jangka panjang. Jadi, ia bukan sekadar moda sesaat. Koreksi ya kalau saya salah. 

Minimarket ini tersedia hanya dalam jarak beberapa ratus meter dari hampir setiap lokasi di kota-kota besar. Ketersediaan yang luas ini berarti orang bisa dengan mudah “mengambil jeda” tanpa perlu merencanakan perjalanan jauh. Mereka dapat keluar dari rutinitas sebentar. Mau dari kantor, rumah, atau sekolah, tanpa usaha yang signifikan.

Baca juga: Tempat yang lelah melepas penat dan menenangkan diri.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 November 2025 oleh

Tags: abc kopigaji jogjaIndomaretindomaret jogjaJogjakaum urbankopi goldakopi indomaretkursi indomaretpekerja jogja
Deby Hermawan

Deby Hermawan

Bekerja kantoran setiap Senin hingga Jumat sebagai marketing di sebuah penerbitan buku. Menerbitkan 3 edisi zine digital pribadi sebagai piranti menolak gila bertajuk "Painless Killer". Saat ini sedang berusaha menerbitkan zine fisik.

Artikel Terkait

anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO
Catatan

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
kerja di kafe Jogja stres. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO
Catatan

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nurul Fajriatussaadah, lulusan terbaik S2 di UIN Semarang

Dihina karena Hanya Anak Petani dari Pelosok Desa, Kini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik S2 UIN Semarang berkat Doa Ayah

30 Maret 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan

1 April 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Diledek ibu karena merantau dari Jakarta ke Jogja. MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pulang ke Jakarta setelah Sekian Lama, malah Diledek Ibu Saat Kumpul Keluarga karena Tak Bisa Sukses seperti Saudara Lainnya

29 Maret 2026
Ibu hamil kondisi mengandung bayi

Hampir Memiliki Anak Sudah Jadi Anugerah, Ibu Tak Apa Berjuang Mati-matian demi “Buah Hati” yang Belum Tentu Lahir ke Dunia

29 Maret 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.