Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Selain Terlalu Manis, Gudeg Jogja Dijauhi karena Mahal, Padahal (Seharusnya) Murah dan Masih Makanan Rakyat

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
10 Februari 2025
A A
Gudeg Jogja Makin Mahal dan Bukan Lagi Makanan Rakyat? MOJOK.CO

Ilustrasi Gudeg Jogja Makin Mahal dan Bukan Lagi Makanan Rakyat? (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mahalnya seberapa, sih?

Berapa rata-rata harga gudeg Jogja saat ini jika kita menggunakan patokan harga warung makan legendaris? Saya tidak akan menyebutkan nama warungnya. Inilah rata-rata harga gudeg per porsi.

Nasi Gudeg Krecek Telur: Rp18 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Telur Tahu: Rp22 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Telur Ayam Suwir: Rp30 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Telur Sayap: Rp40 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Sayap: Rp30 ribu.  

Nasi Gudeg Krecek Telur Paha Bawah: Rp42 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Paha Bawah: Rp33 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Telur Ati Ampela: Rp40 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Ati Ampela: Rp30 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Telur Kepala: Rp40 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Kepala: Rp30 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Telur Paha Atas: Rp60 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Paha Atas: Rp51 ribu. 

Iklan

Nasi Gudeg Krecek Telur Dada: Rp60 ribu. 

Nasi Gudeg Krecek Dada: Rp51 ribu.

Ingat, harga di atas adalah harga per porsi. Sudah pasti akan semakin mahal jika kamu memesan paket besek dan kendil. Yah, rentang harganya antara Rp70 sampai Rp300 ribu.

Iya, harganya memang mahal. Namun, menurut saya, ini sebanding dengan rasa dan kebersihan makanan. Kalau memang tidak terjangkau, ya ini pasarnya memang bukan kamu. Lantas, alternatifnya gimana? Lain kali saya akan kasih cirri-ciri gudeg Jogja dengan harga miring, ya.

Mari menengok sejarah

Nah, ini bagian yang bisa menjadi renungan bersama. Jadi, menurut saya, sejatinya gudeg Jogja itu seharusnya murah. Tapi, kita harus sama-sama sepakat bahwa yang kita bahas adalah gudeg-nya saja. Di sini kita tidak menambahkan kondimen ke dalam seporsi gudeg sesuai sejarah.

Mengutip Wikipedia dan beberapa sumber online, gudeg muncul pada akhir abad ke-16. Saat itu sedang terjadi pembukaan lahan hutan yang saat ini menjadi sebuah daerah bernama Jogja. 

Suatu ketika, para pekerja tidak mendapatkan pasokan makanan yang memadai. Namanya manusia kepepet, insting bertahan hidup mengambil alih pikiran. Nah, di lokasi pembukaan lahan, tumbuh banyak sekali pohon nangka dan kelapa. 

Buah nangka yang masih muda terlalu keras untuk dimakan. Maka, para pekerja itu merebus nangka muda dengan santan dalam sebuah panci logam dan mengaduknya dengan papan kayu. Setelah memasaknya dalam waktu yang tidak sebentar, jadilah gudeg.

Gudeg Jogja yang asli itu kayak apa?

Kalau menyimak sejarah di atas, ada 2 hal yang mampir ke dalam imajinasi saya. Pertama, tidak disebutkan penggunaan gula jawa ketika para pekerja dan prajurit Mataram memasak nangka muda. 

Mereka merebus nangka muda “hanya” dengan santan. Jika hanya menggunakan santan, berarti rasanya cenderung ke gurih, bukan manis. Warna masakan juga lebih ke putih pucat, mirip sayur lodeh. Apakah banyak bumbu dan rempah yang tidak disebutkan di dalam Wikipedia? Terlepas dari semua itu, apakah ini wujud asli gudeg Jogja?

Kedua, jika bahan untuk membuat gudeg hanya nangka muda dan santan, seharusnya harga jualnya sangat murah. Yah, mari kita tambahkan gula jawa di sini supaya lebih relate dengan gudeg masa kini. Harganya tetap saja murah. Mari tambahkan juga lama pembuatan, saya rasa tidak akan semahal gudeg plus ayam kampung.

Artinya, jika kita mengembalikan semuanya sesuai sejarah (Wikipedia dan beberapa media online), gudeg Jogja punya kesempatan untuk kembali jadi makanan rakyat. Seporsi nasi putih dan (hanya) gudeg, saya kira rata-rata hanya Rp10 ribu, bahkan mungkin bisa kurang.

Kalau hanya nasi putih (atau tiwul) dan gudeg nangka saja, semua orang bisa menikmati kuliner orisinal Jogja. Nah, kalau sudah pakai paha ayam kampung dan ati-ampela, namanya jadi apa, dong? Ramesan Jogja?

Ramesan Jogja. Sebuah makanan yang di dalamnya terdiri dari nasi putih, gudeg, suwiran ayam, ati-ampela, dan baceman usus. Rasanya cenderung manis. Lebih cocok begitu? Saya kembalikan ke dewan pembaca, deh.

Penulis: Moddie Alvianto W.

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Dosa Penjual Gudeg Emperan di Jogja yang Menjebak Pembeli dan catatan menarik lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2025 oleh

Tags: gudegGudeg Jogjagudeg wijilanharga gudegjalan wijilanJogjasejarah gudeg
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Kos di Jogja, kos campur.MOJOK.CO
Urban

Tinggal di Kos Campur: Lebih Murah dan Layak, tapi Harus Kuat dengan Kelakuan Minus Penghuninya, Jorok dan Berisik

5 Mei 2026
Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda MOJOK.CO
Tajuk

Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda

4 Mei 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Arta Wahana, pensiunan UGM isi waktu dengan berkebun selada (dok. UGM)

35 Tahun Mengabdikan Diri di UGM, Kini Pilih Budidaya Selada Hidroponik Malah Hasilkan Omzet Harian Rp750 Ribu

3 Mei 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Ancaman "Indomi" bagi Generasi Muda Minang: Ketika Inyiak Berubah Jadi Opa dan Oma MOJOK.CO

Ancaman “Indomi” bagi Generasi Muda Minang: Ketika Inyiak Berubah Jadi Opa dan Oma

4 Mei 2026
usaha mie ayam wonogiri.MOJOK.CO

Buka Usaha di Luar Pulau Jawa Kerap Gagal Bukan karena Klenik “Dikerjain” Akamsi, Ada Faktor Lain yang Lebih Masuk Akal

6 Mei 2026
Orang tua lebih rela jual tanah dan keluarkan biaya puluhan juta untuk anak LPK kerja di Jepang daripada lanjut kuliah di perguruan tinggi MOJOK.CO

Ortu Lebih Rela Jual Tanah buat Modal Anak Kerja di Jepang, Rp40 Juta Mending buat LPK ketimbang Rugi Dipakai Kuliah

6 Mei 2026
Menormalisasi memberi bintang 5 ke driveri ojek online (ojol) meski tidak memuaskan. Bintang 1 bikin rezeki mereka seret MOJOK.CO

Ngasih Bintang 5 ke Driver Ojol meski Tidak Puas Tak Rugi-rugi Amat, Tega Hukum Bintang 1 bikin Sengsara Satu Keluarga

2 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.