Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Broken Strings Karya Aurelie Moeremans: Kalau Bobby Iblis Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia

Ellen Kristi oleh Ellen Kristi
21 Januari 2026
A A
Kalau Bobby di Buku Karya Aurelie Mooremans Iblis, Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia MOJOK.CO

Kalau Bobby di Buku Karya Aurelie Mooremans Iblis, Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Sosok Bobby dalam buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans ternyata banyak di sekitar kita. Orang-orang seperti ini menganggap dirinya tidak bersalah, bahkan merasa berhak atau bangga melakukan tindakan kriminal.

Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans bikin media sosial ramai. Setelah membacanya, banyak yang menghujat tokoh Bobby. Wajar. Namun, di balik hujatan itu, saya menangkap ada kebingungan memahami perilaku Bobby.

Ada satu lontaran yang sangat berkesan, sampai saya skrinsyut:

“Please para psikolog tolong bantu jelasin ke kami-kami, kelakuan si Bobby yang di luar nurul itu kira-kira karena dia kenapa? Apa yang membentuk dia sehingga jadi iblis begitu?” – @ayud.ya

Dalam literatur religius, iblis mengandung dua makna: makhluk dunia lain dan crème de la crème kejahatan. Menyandingkan iblis dengan Bobby berarti, di mata banyak orang, kelakuannya sudah tidak lagi berada di ranah manusia.

Justru di situlah masalahnya.

Bobby bukan iblis. Dia manusia seperti kita, yang mungkin sayang ibu dan suka main tebak-tebakan juga.

Ini yang bikin ngeri. Manusia memang bisa setega itu memanipulasi dan mengeksploitasi anak underage, tanpa merasa dirinya monster.

Dalam kehidupan nyata, sosok Bobby di buku Broken Strings Aurelie Moeremans ada banyak di sekitar kita

Realitasnya, Bobby bukan satu-satunya. Sepanjang sejarah, ada banyak kejahatan yang kekejamannya amat mengguncang rasa kemanusiaan publik. Lalu orang buru-buru menyebut pelakunya “monster” atau “iblis”. Barangkali demi merasa aman, bahwa pelaku memang dari dunia lain, bukan dari dunia kita.

Kebetulan, saya dari dulu penasaran dengan cara pikir pelaku kejahatan. Hobi saya baca novel detektif dan kisah para pembunuh berantai. Maka, ketika kuliah S1 di fakultas hukum, saya pilih mendalami kriminologi. Waktu skripsi, saya ambil bidang viktimologi—ilmu tentang korban kejahatan.

Membaca polah Bobby rasanya malah familier. Mirip. Ada benang merahnya dengan banyak pelaku kejahatan lain.

Kriminalitas = hasil pola pikir, bukan penyakit

Dalam teori klasik psikologi forensik dari Samuel Yochelson dan Stanton Samenow, benang merah itu diberi nama criminal personality atau criminal mind.

Di masa mereka, jika ada orang berbuat jahat, publik sering berkomentar, “Dasar orang sakit!” Seolah pelaku kriminal pasti pengidap sakit jiwa. Di sisi lain, psikoanalis tradisional menekankan trauma pengasuhan sebagai penyebab perilaku jahat, sementara sosiolog tradisional menunjuk lingkungan buruk dan kemiskinan sebagai biang kerok.

Setelah ribuan jam meneliti para kriminal, Yochelson menemukan hal mengejutkan: mereka itu waras. Dalam arti, bisa berpikir kalkulatif, rasional, dan strategis. Mereka paham aturan, tahu mana yang benar dan salah secara normatif.

Iklan

Ketika wawancara diperluas ke keluarga pelaku, ditemukan fakta bahwa banyak kriminal berasal dari keluarga baik-baik. Sebagian memiliki saudara kandung yang tumbuh menjadi warga negara bertanggung jawab.

Kontribusi penting Yochelson & Samenow adalah menunjukkan bahwa perilaku kriminal terutama merupakan hasil dari cara berpikir yang dipenuhi thinking errors. Akalnya berfungsi, tetapi asumsi dan keyakinannya keliru. Alhasil, mereka bisa merasa tidak bersalah melanggar moral dan hukum, bahkan merasa berhak atau bangga melakukannya.

Baca halaman selanjutnya: Orang dengan pola pikir kriminal bisa terlihat baik-baik saja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2026 oleh

Tags: Aurelie MooremansBobbyBroken StringsBuku Broken StringsIblisKriminalpilihan redaksi
Ellen Kristi

Ellen Kristi

Ellen Kristi adalah konselor berlatar belakang ilmu hukum dan filsafat. Ia menulis isu pengasuhan, relasi keluarga, serta pembentukan kebiasaan dan karakter dengan pendekatan teoretis yang diuraikan sehingga mudah dicerna orang awam.

Artikel Terkait

TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO
Urban

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
self reward.mojok.co
Ragam

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co
Ragam

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co
Urban

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

5 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif MOJOK.CO

BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

7 Februari 2026
FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.