Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Kalau Afi Nihaya Faradisa Cuma Lulusan SMA, Terus Kenapa?

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
30 Mei 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Afi Nihaya Faradisa, siswi SMA asal Banyuwangi yang sering menulis soal toleransi dan keberagaman boleh jadi sekarang adalah salah satu siswi SMA paling terpopuler di Indonesia. Siapa yang tak kenal dia sekarang? Tulisannya yang berjudul Warisan, yang membuat banyak orang memuji sekaligus mencaci itu, sukses menjadi “roket” paling ampuh untuk mengerek namanya.

Kemarin, 29 Mei 2017, Afi diundang menjadi pembicara di acara bertajuk Talkshow Kebangsaan yang digelar oleh FISIPOL UGM.

Iklan

Dan sama seperti tulisannya yang mengundang perdebatan, acara talkshow-nya di UGM ini pun tak kalah mengundang perdebatan. Talkshow-nya dikritik oleh banyak orang, dan sebagian kritikannya sempat mampir juga di temlen sehingga saya bisa ikutan baca.

Katanya, Afi belum pantas mengisi forum di perguruan tinggi apalagi sekelas UGM. Katanya, keilmuan Afi belum matang. Katanya, dunia sudah terbalik karena harusnya mahasiswa-mahasiswa UGM yang justru jadi pembicara di SMA. Katanya, ini bukan Talkshow Kebangsaan, tapi Talkshow Kebangsa(t)an, katanya, katanya, dan masih banyak lagi katanya.

Jujur, saya hampir tidak pernah peduli dengan tulisan-tulisan Afi, sebab saya memang hampir tak pernah membaca tulisan-tulisan Afi. Tapi saat membaca komentar-komentar bernada merendahkan Afi yang berbicara di UGM, hanya karena dia anak SMA (eh, sudah lulus ding), rasanya saya kok ya kesel juga. Soalnya, saya jadi merasa seperti ada ruang-ruang keilmuan yang dibatasi oleh jenjang-jenjang pendidikan. Bahwa yang boleh memberi materi untuk mahasiswa harus yang lebih tinggi dari mahasiswa.

Lha kan bedebah.

Saya beberapa kali menjadi pemateri di UGM, baik secara personal maupun sebagai perwakilan dari Mojok. Dan saya selalu merasa mampu, walaupun saya hanya lulusan SMA. Saya tidak segan menonjok atau bahkan menggigit mereka yang sampai berani bilang kalau saya tidak layak dan tidak pantas bicara di depan mahasiswa hanya karena saya cuma lulusan SMA.

Enak saja. Memangnya yang mahasiswa selalu lebih pintar dan lebih mampu dari yang SMA, apa? Hambok plis…

Wong ya banyak kok mahasiswa yang kalau turun KKN di desa itu blas tidak bisa apa-apa. Jangankan memberdayakan masyarakat, atau membikin program-program pembangunan desa, mereka mentok cuma bisa bikin plang dan papan penunjuk balai desa atau papan 10 program pokok PKK. Itupun kadang masih sering bayar orang.

Eh, btw, Menteri Kelautan dan Perikanan kita itu lulusan SMP lho. Dan kelihatannya belum pernah ikut KKN.

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2017 oleh

Tags: Afi Nihaya FaradisaFISIPOL UGMSusi PudjiatutiUGMUniversitas Gajah Mada
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
kuis rempah rempah

Merawat Muruah Rempah Nusantara lewat Riset Genetika

2 Juli 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak-Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu MOJOK.CO

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu

24 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026
Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik MOJOK.CO

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik

26 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.