Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Pilihan Karier Pak Prabowo Setelah Kalah Pilpres Tahun 2014

Arman Dhani oleh Arman Dhani
27 Agustus 2014
A A
Ilustrasi karier prabowo setelah kalah pilpres 2014

Ilustrasi Karier Prabowo Setelah Kalah Pilpres 2014 (Ega Fansuri/MOJOK.CO)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Esai ini ditulis sebagai surat terbuka kepada Prabowo Subianto sekaligus menyarankan agar beliau bersikap legawa menerima kekalahan atau mencoba profesi lain yang dianggap lebih “halal dan bebas ancaman kecurangan”.

Dear Pak Prabowo,

Separuh keluarga saya sangat mengidolakan Anda. Bahkan pertemuan keluarga saat lebaran yang biasanya membosankan, kini makin menghangat karena membahas segala tingkah-polah Anda yang mirip bocah kecil caper itu.

Saya sadar sejak awal, kemungkinan Anda menang pilpres sangat kecil, lebih kecil daripada kemungkinan saya bisa balikan dengan mantan. Namun, Bapak jangan khawatir. Walaupun kalah, Bapak tetap bisa menjadi kebanggaan bangsa ini. Dengan apa? Tentunya dengan legawa dan menerima kekalahan, pun jika tak bisa, Bapak bisa menjajal profesi lain. Profesi-profesi ini mungkin tidak terlalu keren jika dibandingkan dengan menjadi presiden, namun pekerjaan ini setidaknya halal dan bebas ancaman kebocoran dari kecurangan yang massif, sistematis dan terstruktur.

Pilihan karier ini bisa membuat Bapak menjadi lebih femes dan lebih hips. Kalau bukan Bapak siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?

1. Peternak Kuda

Sebagai pecinta kuda, Bapak tentu punya banyak pengetahuan perihal kuda. Baiknya Anda menernak kuda untuk kemudian dijual lagi. Selain bisa membayar hutang dan menambah penghasilan, beternak kuda akan memberikan Bapak ketenanngan batin dan jiwa. Karena kuda tak pernah mengkhianati, tidak seperti sapi yang bisa dikorupsi.

2. Social Media Buzzer

Dengan pemilih lebih dari 40 juta dan kemampuan mengerahkan 30.000 massa hanya dengan menjentikkan kelingking, Bapak Prabowo punya kapital sosial yang mahal. Bayangkan jika bapak berjualan tongsis atau baju secara online, berapa penghasilan bapak sehari dari menjual produk tersebut?  Dengan follower twitter yang tinggi, Anda juga bisa jualan jasa endorsement. Siapa tau, Sist.. Kan rejeki gak ada yang ngira bisa dapet dari mana. Cek IG kita ya 

3. Penulis

Sebagai selebtwit mantan calon presiden, Bapak pasti punya banyak cerita yang bisa dibagikan. Mungkin cerita pengkhianatan, drama, cinta kasih atau juga mungkin kisah masa lalu. Twit-twit Bapak tentang nasionalisme sungguh menarik, lebih menarik daripada tips mendapatkan pacar ala Hitman System. Mungkin Bapak bisa menuliskan kumpulan twit tentang nasionalisme? Meski tak terlalu amazing, tapi kan bolehlah nulis buku agar tampak kekinian. Siapa tahu bapak bisa ke Iceland.

4. Ketua Umum Jaringan Islam Liberal

Bapak adalah orang pertama di nusantara, setelah Mohammad Yamin, yang mampu menyatukan Kiri dan Kanan, Liberal dan Konservatif, Islam Garis Keras dan Non Muslim, juga membuat Presiden partai dakwah macam PKS menghadiri misa di gereja. Sesuatu yang bahkan Ulil Abshar Abdalla tak mampu lakukan. Saya yakin dengan keberadaan Bapak, pluralisme bukan hal yang mustahil ditegakkan di tanah air kita tercinta ini. Regards.

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2025 oleh

Tags: karier prabowopilpres 2014prabowo
Arman Dhani

Arman Dhani

Arman Dhani masih berusaha jadi penulis. Saat ini bisa ditemui di IG @armndhani dan Twitter @arman_dhani. Sesekali, racauan, juga kegelisahannya, bisa ditemukan di https://medium.com/@arman-dhani

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Aktual

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Romantisasi bunuh diri di Jembatan Cangar Mojokerto harus dihentikan MOJOK.CO

Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi

24 April 2026
Derita guru CLC di Malaysia. MOJOK.CO

WNI Jadi Guru di Luar Negeri Dapat Gaji 2 Digit, Pulang ke Indonesia Malah Sulit Kerja

23 April 2026
Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

28 April 2026
Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.