• 211
    Shares

MOJOK.CO – Buat kamu yang ingin datang ke Reuni 212 ada baiknya kamu mempersiapkan hal-hal berikut agar aksi reuni bisa berjalan lancar tanpa hambatan apapun. Ini 5 di antaranya.

Alhamdulillah, tak terasa aksi damai umat Islam di Monas yang mencapai jutaan manusia sudah berlalu—hampir—selama satu tahun. Jumlah perkumpulan 7 juta umat yang bahkan diklaim melebihi jumlah jamaah Indonesia yang wukuf di Padang Arafah saat musim haji.

Aksi yang diinisiasi oleh mulut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok si Gubernur Tapir lalu diimplementasikan oleh Habib Rizieq Shihab ini benar-benar menggambarkan bahwa umat Islam itu nggak rela kalau agamanya dinistakan. Benar-benar umat yang jauh dari indikasi-indikasi politik karena bergerak dengan tulus ikhlas untuk membela agama.

Apalagi baru-baru ini, Habib Rizieq, sudah memberi pengumuman dengan menyebut kriteria umat yang berhak datang reuni. Salah satu di antaranya adalah keharusan untuk memenangkan Pilpres 2019 dan Pileg 2019. Tidak disebutkan memang dengan jelas siapa pihak yang harus didukung, dan hal itu menunjukkan kalau gerakan 212 itu nggak politis-politis amat lah.

Selain itu, buat kamu yang setuju dengan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq dan para alumninya, seperti Ratna Sarumpaet, Zumi Zola, sampai dengan Ahmad Dhani, maka ya kamu tidak berhak hadir untuk Reuni Akbar Mujahid 212. Pokoknya buat kamu yang pro dengan penguasa rezim kali ini, kamu sama saja jadi sosok pembela penista agama—meski kamu orang Islam.

Nah, kalau kamu merasa sudah masuk kriteria tersebut, ada baiknya kamu mempersiapkan hal-hal berikut ini agar aksi reuni bisa berjalan lancar tanpa hambatan apapun. Cekidot.

1. Sedia Mantol Ponco Warna Putih

Ada pepatah bilang “sedia payung sebelum hujan”, nah karena sekarang musim hujan, ada baiknya kamu yang mau datang sedia alat penangkalnya. Dikarenakan menggunakan payung itu bisa bikin situasi berdesak-desakan dan tidak nyaman, maka ada baiknya kamu sedia mantol saja.

Baca juga:  GNPF-U Dukung dan Minta Prabowo Pulangkan Habib Rizieq, Hanura Sebut Itu Kayak Dagelan

Selain lebih praktis dibawa, mantol ponco juga bisa menolong orang di sebelah yang kebetulan kehujanan. Tinggal dibuka dikit, udah bisa deh itu dua atau tiga orang berteduh di mantol yang kamu bawa.

Tentu saja, biar lebih afdol kamu sedia mantol ponconya yang warna putih. Jadi kalau difoto dari udara biar nggak kelihatan belang-belang gitu warnanya. Biar Reuni 212 bisa terlihat benar-benar “memutihkan Jakarta” bahkan ketika hujan. Gimana? Keren kan?

2. Bawa Power Bank

Ingat, aksi reuni nanti dilakukan di jalanan. Bukan di gedung, di stasiun, apalagi di rumah mantan. Aksi di jalanan tentu nggak bakalan ada colokan listrik sepanjang berjalannya aksi. Oleh karena itu, kamu harus sedia power bank untuk ngecas hapemu. Lagian ini bukti eksistensimu di media sosial sebagai sosok pembela agama ya kan?

Ya kan siapa tahu Habib Rizieq ngasih kejutan, tahu-tahu pulang terus datang ke Reuni 212 dan kamu dapat kesempatan untuk foto selfie sama beliau. Bakal jadi percuma kalau di saat kamu tinggal foto selfie tahu-tahu hapemu baterainya low. Masa iya kamu pinjam hape beliau lalu bilang, “Bib, tolong fotoin dong,” terus, “ntar fotonya kirim ke saya via whatsapp ea?”

3. Bawa Bendera Merah Putih biar Nggak Dikira Makar

Iya, iya, kamu pasti ngebet banget pingin bawa bendera Tauhid berlatar warna hitam yang udah pernah dibakar sama oknum Banser beberapa waktu silam. Kamu udah geregetan ingin mengibarkan bendera itu di jantungnya Ibukota. Tapi saran aja nih, ada baiknya kamu juga bawa bendera merah putih.

Baca juga:  PKS Bersedia Menerima Ahok Sebagai Kader Jika Ia Sudah Bertobat

Ya kan kamu tahu sendiri, ketimbang bermasalah kamu dianggap simpatisannya HTI atau ISIS, meski kamu beneran simpati sama mereka, ya ada baiknya kamuflase dikit lah. Thogut-thogut bentar nggak apa-apa lah ketimbang masalah kan nanti? Ya ini kan namanya usul aja sih, boleh dilakuin boleh nggak. Tapi risiko ditanggung sendiri ea?

4. Bawa Suami atau Istri

Nah, ini penting buat kamu yang udah berkeluarga. Namanya juga reuni ya kan? Di mana-mana yang namanya reuni itu pasti ada potensi ujug-ujug ketemu mantan waktu acara. Mau itu reuni sekolah, reuni kampus, reuni organisasi kampus, apalagi Reuni 212 yang jumlah orangnya banyak banget.

Masih mending kalau si mantan dan kamu masih jomblo. Jadi sekalian reuni bisa dirapel sekalian ta’aruf, lamaran, nikah deh.  Lah kalau ternyata mantan kamu ternyata sudah bersuami atau sudah beristri? Ya kan nggak enak banget kalau ternyata kamu datang sendirian.

“Oalah ternyata selama ini kamu masih jomblo aja nih?”

“Cari yang mau dinikah tak semudah itu, Ferguso.”

5. Pakai Baju Putih-putih, Jangan yang Motif Kotak-kotak

Kalau yang ini mah nggak usah dijelasin. Kamu kan nggak mau ya kan, datang Reuni 212 malah dikira penyusup?

Lah wong yang jelas-jelas wartawan MetroTV atau KompasTV aja bisa kena bully sama umat yang sangat santun itu, apalagi kamu yang cuma orang biasa pakai baju kotak-kotak. Bisa-bisa dirajam pakai tai kebo nanti, kan repot.

Ingat lho ya? Ini Reuni 212, bukan kampanye politik. Jadi nggak usah kampanye di mari!