Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

5 Hal yang Perlu Kamu Siapkan untuk Datang Reuni 212

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
28 November 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Buat kamu yang ingin datang ke Reuni 212 ada baiknya kamu mempersiapkan hal-hal berikut agar aksi reuni bisa berjalan lancar tanpa hambatan apapun. Ini 5 di antaranya.

Alhamdulillah, tak terasa aksi damai umat Islam di Monas yang mencapai jutaan manusia sudah berlalu—hampir—selama satu tahun. Jumlah perkumpulan 7 juta umat yang bahkan diklaim melebihi jumlah jamaah Indonesia yang wukuf di Padang Arafah saat musim haji.

Iklan

Aksi yang diinisiasi oleh mulut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok si Gubernur Tapir lalu diimplementasikan oleh Habib Rizieq Shihab ini benar-benar menggambarkan bahwa umat Islam itu nggak rela kalau agamanya dinistakan. Benar-benar umat yang jauh dari indikasi-indikasi politik karena bergerak dengan tulus ikhlas untuk membela agama.

Apalagi baru-baru ini, Habib Rizieq, sudah memberi pengumuman dengan menyebut kriteria umat yang berhak datang reuni. Salah satu di antaranya adalah keharusan untuk memenangkan Pilpres 2019 dan Pileg 2019. Tidak disebutkan memang dengan jelas siapa pihak yang harus didukung, dan hal itu menunjukkan kalau gerakan 212 itu nggak politis-politis amat lah.

Selain itu, buat kamu yang setuju dengan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq dan para alumninya, seperti Ratna Sarumpaet, Zumi Zola, sampai dengan Ahmad Dhani, maka ya kamu tidak berhak hadir untuk Reuni Akbar Mujahid 212. Pokoknya buat kamu yang pro dengan penguasa rezim kali ini, kamu sama saja jadi sosok pembela penista agama—meski kamu orang Islam.

Nah, kalau kamu merasa sudah masuk kriteria tersebut, ada baiknya kamu mempersiapkan hal-hal berikut ini agar aksi reuni bisa berjalan lancar tanpa hambatan apapun. Cekidot.

1. Sedia Mantol Ponco Warna Putih

Ada pepatah bilang “sedia payung sebelum hujan”, nah karena sekarang musim hujan, ada baiknya kamu yang mau datang sedia alat penangkalnya. Dikarenakan menggunakan payung itu bisa bikin situasi berdesak-desakan dan tidak nyaman, maka ada baiknya kamu sedia mantol saja.

Selain lebih praktis dibawa, mantol ponco juga bisa menolong orang di sebelah yang kebetulan kehujanan. Tinggal dibuka dikit, udah bisa deh itu dua atau tiga orang berteduh di mantol yang kamu bawa.

Tentu saja, biar lebih afdol kamu sedia mantol ponconya yang warna putih. Jadi kalau difoto dari udara biar nggak kelihatan belang-belang gitu warnanya. Biar Reuni 212 bisa terlihat benar-benar “memutihkan Jakarta” bahkan ketika hujan. Gimana? Keren kan?

2. Bawa Power Bank

Ingat, aksi reuni nanti dilakukan di jalanan. Bukan di gedung, di stasiun, apalagi di rumah mantan. Aksi di jalanan tentu nggak bakalan ada colokan listrik sepanjang berjalannya aksi. Oleh karena itu, kamu harus sedia power bank untuk ngecas hapemu. Lagian ini bukti eksistensimu di media sosial sebagai sosok pembela agama ya kan?

Ya kan siapa tahu Habib Rizieq ngasih kejutan, tahu-tahu pulang terus datang ke Reuni 212 dan kamu dapat kesempatan untuk foto selfie sama beliau. Bakal jadi percuma kalau di saat kamu tinggal foto selfie tahu-tahu hapemu baterainya low. Masa iya kamu pinjam hape beliau lalu bilang, “Bib, tolong fotoin dong,” terus, “ntar fotonya kirim ke saya via whatsapp ea?”

3. Bawa Bendera Merah Putih biar Nggak Dikira Makar

Iya, iya, kamu pasti ngebet banget pingin bawa bendera Tauhid berlatar warna hitam yang udah pernah dibakar sama oknum Banser beberapa waktu silam. Kamu udah geregetan ingin mengibarkan bendera itu di jantungnya Ibukota. Tapi saran aja nih, ada baiknya kamu juga bawa bendera merah putih.

Ya kan kamu tahu sendiri, ketimbang bermasalah kamu dianggap simpatisannya HTI atau ISIS, meski kamu beneran simpati sama mereka, ya ada baiknya kamuflase dikit lah. Thogut-thogut bentar nggak apa-apa lah ketimbang masalah kan nanti? Ya ini kan namanya usul aja sih, boleh dilakuin boleh nggak. Tapi risiko ditanggung sendiri ea?

4. Bawa Suami atau Istri

Nah, ini penting buat kamu yang udah berkeluarga. Namanya juga reuni ya kan? Di mana-mana yang namanya reuni itu pasti ada potensi ujug-ujug ketemu mantan waktu acara. Mau itu reuni sekolah, reuni kampus, reuni organisasi kampus, apalagi Reuni 212 yang jumlah orangnya banyak banget.

Masih mending kalau si mantan dan kamu masih jomblo. Jadi sekalian reuni bisa dirapel sekalian ta’aruf, lamaran, nikah deh.  Lah kalau ternyata mantan kamu ternyata sudah bersuami atau sudah beristri? Ya kan nggak enak banget kalau ternyata kamu datang sendirian.

“Oalah ternyata selama ini kamu masih jomblo aja nih?”

“Cari yang mau dinikah tak semudah itu, Ferguso.”

5. Pakai Baju Putih-putih, Jangan yang Motif Kotak-kotak

Kalau yang ini mah nggak usah dijelasin. Kamu kan nggak mau ya kan, datang Reuni 212 malah dikira penyusup?

Iklan

Lah wong yang jelas-jelas wartawan MetroTV atau KompasTV aja bisa kena bully sama umat yang sangat santun itu, apalagi kamu yang cuma orang biasa pakai baju kotak-kotak. Bisa-bisa dirajam pakai tai kebo nanti, kan repot.

Ingat lho ya? Ini Reuni 212, bukan kampanye politik. Jadi nggak usah kampanye di mari!

Terakhir diperbarui pada 28 November 2018 oleh

Tags: 2127 jutaahokBasuki Tjahaja PurnamaHabib Rizieqmonaspenista agamareuni 212RezimRizieq Shihab
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Sialnya Warga Banjarsari Solo, Dekat Rumah Jokowi tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO

Surat Terbuka untuk Jokowi 2014, Tolong Selamatkan Kami dari Jokowi 2024

13 Februari 2024
Cerita Dosen UNY yang Jijik dengan Kampusnya karena Takut Kritik Rezim: Dia Mau Bersuara tapi Ngeri Diintimidasi.mojok.co

Cerita Dosen UNY yang Jijik dengan Kampusnya karena Takut Kritik Rezim: Dia Mau Bersuara tapi Ngeri Diintimidasi

8 Februari 2024
Terjawab, Misteri Awal Mula Baju Kotak-kotak Jokowi-Ahok di Pilkada DKI 2012. MOJOK.CO

Terjawab, Misteri Awal Mula Baju Kotak-kotak Jokowi-Ahok di Pilkada DKI 2012

6 Juni 2023
rizieq shihab bebas

Rizieq Shihab Bebas dari Rutan Bareskrim, Disambut Keluarga di Petamburan

20 Juli 2022
Bilven: Ultimus Menerbitkan Buku Untuk Melawan Wacana Objektif Rezim

Bilven: Ultimus Menerbitkan Buku Untuk Melawan Wacana Objektif Rezim

29 November 2021
jawa, orang jawa, orde baru.MOJOK.CO

Jerat Warisan Bahasa Orde Baru

15 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Desta pamit dari Vindes rasanya kayak kehilangan dua teman MOJOK.CO

Ketika Desta pamit dari Vindes, saya merasa kehilangan dua teman yang tidak pernah saya kenal

27 Agustus 2026
fotografer wisuda

Suka Duka Fotografer Wisuda: Senang Mengabadikan Momen Bahagia Tapi Sial Karena ‘Harga Teman’

23 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
Peserta dalam ajang Klaten International Motocross di Sirkuit Bokong Semar, kawasan Rowo Jombor. MOJOK.CO

Anak Muda Asal Jawa Barat Kalahkan Crosser dari Australia di Ajang Klaten International Motocross

25 Agustus 2026
perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.