Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Corak Curhat

Nenekku Tidur Larut Malam Karena Nonton Sinetron

Audian Laili oleh Audian Laili
27 Oktober 2018
A A
ilustrasi 5 Kekonyolan buat Mengakali Jalan Cerita Sinetron Indonesia. Hilang Ingatan? Kecelakaan? Klasik~ mojok.co

ilustrasi 5 Kekonyolan buat Mengakali Jalan Cerita Sinetron Indonesia. Hilang Ingatan? Kecelakaan? Klasik~ mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Susah juga punya nenek yang suka nonton sinetron, apalagi kalau tayangnya larut malam.

TANYA

Halo Mojok. Aku Bintang, cucu perempuan dari seorang nenek usia 77 tahun yang gemar menonton sinetron Orang Ketiga di SCTV. Bolehkah aku minta tolong? Bilang sama SCTV untuk mengubah jam tayang Orang Ketiga yang biasanya jam 22 menjadi jam 18, 19, atau 20. Pokoknya jangan sampai membuat nenekku begadang lagi sampai jam 24, kasihan kesehatan beliau. Ini sungguh meresahkan. Tolong ya~ Ataukah ada solusi lain, wahai Mojok panutanque? Terima kasih sudah sempat membaca curcolku, semoga Mojok hits selalu.

JAWAB

Hai Bintang, cucu perempuan yang perhatian banget sama neneknya. Dengan menayangkan curhatanmu ini, kami harap dapat membantumu untuk menyuarakan kepada SCTV agar mengubah jam tayangnya. Walau itu hanya sedikit kemungkinan dapat dikabulkan, melihat sepertinya rating sinetron Orang Ketiga tidak terlalu bagus, jadi tidak ditayangkan pada jam yang kamu inginkan itu.

Begini, Bintang. Sesungguhnya kami tidak tahu bagaimana cara yang paling tepat untuk menyelesaikan polemik permasalahanmu itu. Kami sudah coba cari di Google, berharap siapa tahu dapat menemukan caranya. Eh, ternyata solusi-solusi yang dimunculkan, justru tentang cara orang tua untuk menghadapi anaknya yang menonton sinetron. Seperti yang sering dikatakan, banyak cerita dalam sinetron yang tidak baik dan tidak masuk akal, tapi justru memberikan efek ketergantungan.

Efek ketergantungan ini kan, yang membuatmu resah dan marah? Tapi karena mau marah ke orang yang lebih tua nggak bisa, jatuhnya gregetan dan kesel-kesel sendiri. Iya kan? Mau bilangin kalau tidur larut malam itu nggak baik buat kesehatan, eh ternyata kitanya juga masih suka begadang. Sulit memang.

Tapi tenang, Bintang. Kami punya sebuah solusi. Kita akan coba bersama-sama mengatasi ini dengan salah satu pendekatan psikologi yakni teori behaviorisme. Teori ini percaya, dengan memberikan stimulus tertentu secara konsisten, maka ia pun akan terbiasa dengan respon tertentu.

Sehingga, sesuai acuan teori ini, jika kita ingin mengubah sebuah kebiasaan, maka kita juga harus mengubah stimulusnya dengan konsisten. Jadi, jika kamu ingin nenekmu tidak lagi tidur larut malam karena nonton sinetron, maka kamu dapat memberikan stimulus dengan melakukan beberapa hal di bawah ini.

Satu, setiap menuju jam 22.00 matikan listrik di rumahmu. Bertabahlah sejenak untuk menghentikan aktivitas sekitar jam ini yang menggunakan listrik. Salah satunya, terimalah rumah yang harus gelap-gelapan. Lakukan ini berulang-ulang hingga nenekmu—yang nggak bisa nonton sinetron itu—sudah mengantuk dan tertidur bahkan sebelum jam 22.00.

Dua, untuk sementara waktu, kondisikan supaya TV di rumahmu seakan-akan sedang rusak. Iya, pura-pura dirusak apanya, kek. Nah, jadi kan nenekmu nggak bisa nonton TV lagi tuh. Biar beliau nggak bosen, coba beri aktivitas lain untuknya yang membuatnya sedikit bergerak dan tidak hanya terduduk diam menerima informasi dari TV. Semisal merajut asa mungkin? Justru jika ini dapat berlanjut, bisa jadi nenekmu tidak akan lagi tertarik dengan TV karena asyik dengan mainannya sendiri.

Tiga, jika kamu memang tidak bisa pura-pura mengkondisikan TVmu sedang rusak, coba kamu atur supaya siaran yang muncul di TV-mu hanya dari stasiun TV luar negeri. Pasalnya, jika cuma SCTV saja yang dihapuskan, Nanti nenekmu juga bakal berpindah ke stasiun TV lainnya. Padahal kan, sinetron merupakan produk andalan di hampir semua stasiun TV kita. Woh jelas, demi rating, je!

Namun, kalau ternyata ketiga cara tersebut tidak sukses dilakukan karena nenekmu justru pergi ke rumah tetangga untuk ikutan nonton sinetron Orang Ketiga atau malah ketularan nonton sinetron lainnya. Ya sudah, mau gimana lagi. Itu coba kamu pikirkan sendiri. Yang penting kan, kami sudah berusaha mencarikan solusi. Wqwq.

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2018 oleh

Tags: nenekorang ketigaSinetrontidur larut
Audian Laili

Audian Laili

Redaktur Terminal Mojok.

Artikel Terkait

Rahasia di balik kasah sayang nenek ke cucu yang lebih besar dari anak sendiri MOJOK.CO
Ragam

Rahasia Nenek Lebih Sayang Cucu ketimbang ke Anak Sendiri: Menebus Lubang Masa Lalu meski Lewat Uang Saku Rp10 Ribu

10 November 2025
Kiprah Whani Darmawan dari Pemain Teater hingga Jadi Aktor Andalan Sutradara Kondang - PutCast Mojok
Video

Kiprah Whani Darmawan dari Pemain Teater hingga Jadi Aktor Andalan Sutradara Kondang

10 Januari 2024
Pesan dari Nenek Tua 81 Tahun Asal Gunungkidul yang Tidak Pernah Sakit
Kilas

Pesan dari Nenek 81 Tahun Asal Gunungkidul yang Tidak Pernah Sakit

5 Agustus 2023
Pengakuan Pelanggan Kopi Klotok yang Tidak Bayar, Pakai Kode "Nenek" dan "Pengajian" MOJOK.CO
Kuliner

Pengakuan Pelanggan Kopi Klotok yang Tidak Bayar, Pakai Kode “Nenek” dan “Pengajian”

3 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Kapok Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.