Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Prediksi Belgia vs Jepang: Level Tinggi Samurai Jepang

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
2 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Belgia vs Jepang | Rostov Arena, Rusia | Live TransTV, K Vision, Usee TV | Selasa, 03 Juli 2018 | 01.00 WIB dini hari| Prediksi: Belgia menang.

Laga Belgia vs Jepang adalah pertaruhan satu-satunya wakil dari Benua Asia. Secara mengejutkan, Jepang mampu lolos dari Grup H yang diisi Kolombia, Senegal, dan Polandia. Di atas kertas, ketiga rival Jepang punya level sepak bola yang lebih tinggi. Namun, di atas lapangan, catatan kertas itu menjadi tidak berguna. Jepang mampu meladeni sepak bola level tinggi itu.

Bahkan tak hanya meladeni, Jepang menjadi momok bagi negara-negara yang lebih difavoritkan. Memang, skuat asuhan Akira Nishino terbantu dengan ambruknya performa Polandia justru ketika tampil di Piala Dunia. Penampilan meyakinkan semasa babak penyisihan Piala Dunia 2018 zona Eropa menjadi tidak berarti.

Jepang bahkan bisa mengalahkan Kolombia dan mengimbangi Senegal. Mengapa Jepang bisa beradaptasi dengan sepak bola level tinggi di Piala Dunia 2018 kali ini?

Jawabannya ada dua. Pertama, Nishino tidak neko-neko dengan merancang cara bermain yang rumit. Pelatih berusia 63 tahun tersebut sadar bahwa ia tidak punya waktu panjang untuk menyiapkan skuat Jepang. Nishino ditunjuk menggantikan Vahid Halilovic hanya dua bulan menjelang Piala Dunia 2018.

Oleh sebab itu, Nishino meletakkan dasar sepak bola timnas Jepang kepada work ethic. Sebagai bangsa yang lekat dengan status pekerja keras, Nishino tidak perlu bekerja terlalu keras untuk membangun pola pikir ini di dalam skuat Jepang. Dasar yang sangat sederhana, bukan? Jepang hanya perlu berlari lebih jauh, bergerak lebih cepat, dan bekerja dua kali lebih berat ketimbang lawan-lawannya. Terdengar absurd? Tidak mengapa karena work ethic itu yang membantu Nippon mengalahkan Kolombia.

Alasan kedua adalah Jepang punya banyak pemain yang bermain di kompetisi Eropa. Memang, beberapa pemain ini tidak bermain di klub besar atau liga yang terlampau terang. Namun, bersinggungan dengan sepak bola level tinggi bersama klub Eropa membantu beberapa pemain Jepang beradaptasi dengan level kompetisi ini lebih cepat. Pengalaman itu berhasil menular kepada pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik.

Jika menengok skuat Jepang, dari 23 pemain yang dipilih Nishino, ada 15 pemain yang mencari nafkah di luar J-League. Mereka adalah Eiji Kawashima (Getafe), Yuto Nagatomo (Galatasaray), Hiroki Sakai (Marseille), Gotoku Sakai (Hamburg), Maya Yoshida (Southampton), Gaku Shibasaki (Getafe), Shinji Kagawa (Borussia Dortmund), Makoto Hasebe (Eintracht Frankfurt), Keisuke Honda (Pachuca), Genki Haraguchi (Fortuna Dusseldorf), Takashi Usami (Fortuna Dusseldorf), Shinji Okazaki (Leicester City), Yoshinori Muto (Mainz), Takashi Enui (Eibar), dan Yuya Osako (Koln).

Semua pemain ini tengah berada di usia matang dan punya pengalaman yang dibutuhkan. Pengalaman ini memungkinkan mereka menghadapi berbagai jenis situasi yang tidak terduga atau menyulitkan, misalnya kebobolan terlebih dahulu atau harus mempertahankan keunggulan di sisa menit pertandingan yang masih panjang.

Kelebihan yang membuat Jepang bisa melaju lebih jauh dibandingkan Korea Selatan, atau semua negara yang lolos ke Piala Dunia 2018.

Namun, sayangnya, di babak 16 besar Piala Dunia 2018 ini Jepang akan bertanding dengan Belgia. Untuk Piala Dunia 2018, Belgia tak lagi disebut sebagai “kuda hitam”. Pemain-pemain kunci mereka tak lagi masih hijau. Pengalaman bermain di klub besar dan perkembangan kemampuan membuat Belgia dianggap bisa melaju setidaknya sampai babak semifinal.

Skuat Belgia adalah perpaduan kreativitas, ketajaman, dan ketangguhan. Tambahkan unsur performa terbaik, Belgia menjadi sebuah unit yang solid. Setiap lini Belgia diisi pemain-pemain kelas satu, kecuali Marouane Fellaini. Jujur saja, untuk laga Belgia vs Jepang ini, sang unggulan seperti melawan diri sendiri. Kegagalan bisa ditentukan oleh seberapa ceroboh mereka menangangi kerja keras Jepang.

Jepang tidak akan lari dari pertarungan. Samurai Jepang punya level tinggi, bekal penting untuk pertandingan yang juga penting. Oleh sebab itu, laga Belgia vs Jepang bakal berjalan dengan tempo cepat, meski mungkin Jepang akan dipaksa lebih banyak bertahan. Apakah Jepang bisa melangkah lebih jauh? Atau Belgia memang layak dijagokan sampai ke semifinal?

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2018 oleh

Tags: babak 16 besar piala dunia 2018belgiaJepangprediksi belgia vs jepangprediksi piala dunia 2018shinji kagawa
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO
Sehari-hari

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)
Pojokan

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
kerja di Surabaya dengan gaji Jepang. MOJOK.CO
Sosok

Pertama Kali Lamar Kerjaan dari Job Fair di Surabaya, Nggak Nyangka Bisa Dapat Cuan Senilai Perusahaan di Jepang

26 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penyesalan pasang WiFi di rumah MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP

17 April 2026
Mahasiswa UNJ lulus setelah gagal seleksi PTN jalur SNBT

Penyandang Disabilitas Gagal Diterima PTN Jalur SNBT, Kini Lulus Sarjana Pendidikan di UNJ Berkat “Antar Jemput” Ayah

19 April 2026
kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026
Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
Pertamax Turbo Naik, Curiga Pertamax dan Pertalite Langka Stres

Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka

19 April 2026
Cuci baju di laundry konvensional bikin kapok MOJOK.CO

Cuci Baju di Laundry Konvensional Lama-lama bikin Kapok, Bikin “Boncos” karena Baju Rusak dan Hilang Satu Persatu

15 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.