Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Julen Lopetegui: Si Akamsi bagi Real Madrid

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
13 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Boleh dibilang, Julen Lopetegui adalah “akamsi” bagi anak-anak Real Madrid. Akamsi? Kependekan dari “anak kampung sini”.

Sebelum Piala Dunia 2018 resmi sepak mula, berbagai kabar transfer menjadi yang paling banyak diburu. Tak hanya soal pemain saja, namun juga pelatih. Jika berbicara pelatih baru, tentu saja Real Madrid memuncaki daftar tersebut. Terutama ketika si pelatih baru akan menggantikan Zinedine Zidane, sosok sentral dari masa keemasan Real Madrid.

Ketika Zidane memutuskan untuk mundur, banyak nama pelatih besar yang dihubungkan dengan Real Madrid. Mulai dari Max Allegri, Antonio Conte, Mauro Pochettino, hingga Arsene Wenger yang baru saja mundur dari jabatannya sebagai pelatih Arsenal.

SkyBet bahkan langsung membuka hitung-hitungan potensi pelatih baru Madrid. Bursa lengkap taruhan SkyBet saat ini diisi oleh enam nama, yakni Antonio Conte (odds 4/1), Guti (4/1), Arsene Wenger (6/1), Massimiliano Allegri (8/1), Maurizio Sarri (8/1), dan Mauricio Pochettino (10/1). Namun, pada ujungnya, satu nama yang tidak diperhitungkan justru dipilih manajemen Los Blancos.

Ia adalah Julen Lopetegui, pelatih timnas Spanyol yang bersedia untuk mengemban misi sungguh berat, menggantikan Zidane. Saya pernah menulis bahwa menggantikan Zidane akan menjadi momok bagi siapa saja, terutama para pelatih dengan nama besar. Mengapa? Jika gagal, catatan manis para pelatih besar akan tercoreng. Maklum, manajemen Madrid sungguh galak dengan pelatih yang tak mampu mengatasi tekanan public Bernabeu.

Kesulitan kedua adalah menghadapi status yang ditinggalkan Zidane. siapa saja, entah pelatih anyaran, atau dengan kaliber besar, harus siap berhadap-hadapan secara langsung dengan status “menggantikan pelatih yang bisa memenangi Liga Champions tiga kali berturut-turut”. Sungguh tantangan yang mengerikan. Tanpa mental dan bakat manajemen yang baik, pelatih baru bisa dibuat gila.

Salah satu kawan saya di Twitter, seorang pegiat literasi di Sleman mengatakan bahwa tidak akan banyak pelatih yang mau mengajukan diri menggantikan Zidane. Situasinya sama ketika Sir Alex Ferguson mundur dari jabatannya sebagai manajer Manchester United. Sosok yang digantikan terlalu besar. Terlalu tinggi gunung itu untuk didaki.

Di luar segala kesulitan yang akan dihadapi Julen Lopetegui, Mojok Institute berusaha meraba dua alasan manajemen membuat keputusan ini.

Julen Lopetegui dekat dengan (beberapa) pemain muda Madrid

Julen Lopetegui adalah pelatih asal Spanyol. Ia pernah menukangi beberapa pemain muda Madrid, yang saat ini sudah memasuki usia emas, dan menjadi andalan di timnas Spanyol. Mereka adalah Isco Alarcon, Dani Carvajal, Lucas Vazquez, Jesus Vallejo, Nacho, dan Marco Asensio, inilah nama-nama yang memang akan menjadi tulang punggung Madrid untuk masa depan.

Isco adalah kapten timnas Spanyol U-21, bersama Carvajal, di bawah asuhan Lopetegui, yang berhasil menjuarai Piala Eropa U-21. Lucas Vazquez selalu dipercaya Lopetegui di timnas Spanyol ketimbang nama-nama besar lainnya. Nacho, adalah bek yang Lopetegui poles sejak keduanya bekerja sama di Real Madrid B. Asensio? Pemain muda ini adalah andalan Lopetegui di babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

Selain enam nama di atas, masih ada dua pemain lagi yang punya kedekatan dengan Lopetegui. Mereka adalah Sergio Ramos, bek tengah sekaligus kapten timnas Spanyol dan Real Madrid. Nama kedua adalah Casemiro. Lopetegui dan Casemiro sudah menjalin kedekatan ketika keduanya masih memperkuat FC Porto. Perlu dicatat, bergabungnya Casemiro ke FC Porto adalah permintaan pribadi Lopetegui kepada manajemen.

Dekat dengan para pemain muda, yang akan menjadi titik vokal Madrid di masa depan jelas memudahkan kerja Lopetegui. Memegang kepercayaan, paling tidak, membuat pelatih berusia 51 tahun tersebut punya cara untuk menuntut para pemain untuk selalu bermain di level tertinggi. Modal penting untuk menyongsong keperjaan berat menggantikan Zidane.

Lopetegui bukan orang asing bagi Madrid

Lopetegui bukan orang asing bagi kehidupan di belakang layar Real Madrid. Pada musim 2008/2009, ia pernah menangangi tim kedua Madrid, yaitu Real Madrid B. Meski tidak menunjukkan prestasi yang menarik ketika menangani tim B, wajah Lopetegui adalah wajah yang akrab. Ia punya kedekatan.

Dan jangan lupa, Julen Lopetegui adalah jebolan Castilla, atau tim muda Madrid. Antara tahun 1985 hingga 1988, ia menimba ilmu di Castilla. Pernah memperkuat tim muda sebagai pelatih, Lopetegui juga menjadi pelatih tim B. Boleh dibilang, Lopetegui adalah “akamsi” bagi anak-anak Madrid. Akamsi? Kependekan dari “anak kampung sini”. Biasanya enggak perlu bayar parkir kalau mampir ke minimarket dekat rumah.

Iklan

Kesulitan mendapatkan pelatih dengan nama besar karena “status mengerikan Zidane”, manajemen menunjuk seorang pelatih yang paham budaya klub. Di atas kertas, bukan penunjukkan pelatih yang buruk amat.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2018 oleh

Tags: akamsianak kampung siniArsene Wengerjulen lopeteguipelatih baru madridReal MadridSergio Ramostimnas spanyolZinedine Zidane
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

ilustrasi wisata ke desa wisata
Pojokan

Jangan Tanya Rekomendasi Wisata Jogja ke Teman yang Tinggal di Jogja

30 November 2021
Kekerasan Seksual dan Pemerkosaan: Sisi Gelap Sepak Bola Dibongkar MOJOK.CO
Balbalan

Kekerasan Seksual dan Pemerkosaan: Sisi Gelap Sepak Bola Dibongkar

19 November 2021
Arsenal: Ledakan Nol Koma Emile Smith Rowe MOJOK.CO
Balbalan

Arsenal: Ledakan Nol Koma Emile Smith Rowe

8 November 2021
Manchester United Butuh Serial Winner, Conte dan Zidane Mungkin Belum Cukup MOJOK.CO
Balbalan

Manchester United Butuh Serial Winner, Conte dan Zidane Mungkin Belum Cukup

26 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026
Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara.MOJOK.CO

Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara

8 Juni 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.