Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Berkat DPR, (Mungkin) The Jak dan Bobotoh Bisa Rukun di Aksi Suporter Indonesia

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
26 September 2019
A A
Terima Kasih DPR: The Jak, Bobotoh, dan Suporter Indonesia (Mungkin) Bisa Rukun MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di ujung malam, Kabo Mania, The Jak, Bobotoh, Brajamusti, Sleman Fans, Bonek, dan Aremania menyanyikan “Padamu Negeri” untuk DPR dengan takzim.

Selama hampir satu minggu ini, saya sebagai pengasuh akun Twitter @arsenalskitchen lebih banyak ngetwit soal demo mahasiswa ketimbang sepak bola, terutama Arsenal. Saya menyadari ada yang nggak suka. Namun, meski berposisi sebagai pangasuh akun fan base, pertama-tama saya adalah orang Indonesia yang mencoba melek dengan situasi.

RKUHP yang pembahasaannya ditunda oleh DPR, bukan dibatalkan, tidak hanya akan merugikan “rakyat biasa”. Rancangan UU ini juga akan menyasar ke segala elemen, termasuk suporter sepak bola. Jangan dikira karena suporter sepak bola akan imun terhadap aturan-aturan nggak masuk akal dan akan sangat merugikan itu.

Simak infografis dari Liputan 6 di bawah ini:

Saking gentingnya masalah ini, fans KPOP ikut turun ke jalan. Saking gelisah dengan UU bermasalah dari DPR, selebtwit seperti Awkarin juga urun tenaga dan uang. Awkarin membagikan 3000 nasi kotak untuk mahasiswa yang sedang demo. Atta Halilintar? Hmm…mungkin lagi sibuk nge-prank jadi nggak ikut demo.

Kalau fans KPOP dan selebtwit sudah ikut turun ke jalan, keadaan negara karena UU yang bermasalah bakal runyam betul. Kalau sudah begitu, apakah fans sepak bola bakal diam saja?

Per Rabu (25/9) beredar kabar tentang agenda Aksi Suporter Indonesia. Kabo Mania, suporter Persikabo Bogor, akan turun ke jalan bersama The Jak dan Bobotoh melawan UU produksi DPR. Tentu saja ini kabar yang mengejutkan. Kita semua tahu rekam jejak kekerasan antara The Jak dan Bobotoh. Dua kubu suporter dari Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Dibantu Bonek, suporter Persebaya Surabaya, mereka akan melakukan aksi pada Kamis, 26 September 2019 di depan gedung DPR RI mulai pukul 13.00 sampai selesai. Jika kabar ini benar adanya, aksi massa melawan UU ngawur akan semakin luas. Pada Kamis (26/9) sendiri akan ada aksi di Surabaya dengan tagar Surabaya Menggugat.

Suroboyo pic.twitter.com/RSUHj2G06c

— #StandYourHome (@bonekcasuals) September 23, 2019

Ayo Kak @bonekcasuals @Bali_Football ? https://t.co/PLLsdhKSG1

— Hoofy (@HoofdbureauID) September 24, 2019

 

View this post on Instagram

 

Karena bucin tak dosa, hanya bikin bacot tetangga ? #tolakruukuhp

Iklan

A post shared by ZORO12® | official mascot (@zorobadboys12) on Sep 24, 2019 at 12:12pm PDT

Jika benar terjadi, aksi suporter Indonesia ini bisa menjadi titik awal rukunnya suporter-suporter yang sebelumnya bermusuhan begitu keras. Ya, paling tidak, untuk sementara waktu, berkat kerja DPR, kita bisa melihat The Jak dan Bobotoh di satu aksi dengan satu tujuan yang sama. Bisa “bersahabat” melawan musuh bersama bernama UU ngawur.

Saya sadar, usia rivalitas di sepak bola setua sejarah sepak bola itu sendiri. Tidak bisa ditampik, bara di antara suporter, The Jak dan Bobotoh misalnya, sulit sekali dipadamkan. Maka yang perlu diperhatikan adalah potensi gesekan-gesekan di jalan, baik sebelum, selama, maupun selesai aksi suporter Indonesia. Massa yang terpecah menjadi kelompok kecil justru berpotensi bergesekan dengan kelompok kecil massa suporter lainnya.

Bagi koordinator lapangan (korlap) melawan UU rancangan DPR, segera rangkul kawan-kawan The Jak dan Bobotoh yang berangkat membawa senjata tajam. Tenangkan mereka. Redakan amarah mereka kepada suporter rival. Suporter Indonesia berdiri di atas aspal dengan satu tujuan yang sama, yaitu melawan UU yang ngawur.

Aturan soal pembubaran demonstrasi di Peraturan Kapolri Tentang pengendalian Massa. Ada jenjang respon polisi. Bisa dibaca di sini. Saling jaga ya, saling belajar juga, kalau udah baca ini dokumentasikan jika ada penyalahan prosedur#AyoSemuaBergerakhttps://t.co/rStF3pbyEJ

— dhani (@arman_dhani) September 25, 2019

Kita bisa membayangkan mereka menyanyi bersahut-sahutan:

“Di sini The Jak, di sana Bobotoh, sementara kita saudara…ouwo…di sini The Jak, di sana Bobotoh, lawan DPR yang semena-mena!”

Lalu, dari belakang kerumunan massa aksi, Brajamusti dan Sleman Fans bernyanyi bersama:

“Ning kene aku ngenteni koe, adoh-adoh ora tak pikirke. Ning kene aku nyanyi rame-rame. Susah seneng bareng dirasakke. Ning kene aku ngenteni koe, awan bengi ora tak pikirke. Ning kene aku nyanyi rame-rame, Pak Bu DPR koe gawe cidro!”

Tak lama, Bonek dan Aremania membawakan salah satu chant Bali United yang berjudul “Bangga Mengawalmu” dengan sedikit modifikasi:

“Bangga mengawalmu hay pahlawan. Bangga bisa bersamamu kawan. Berjuang meraih kemenangan. Demi sebuah kehormatan. Ayo majulah mahasiswa. Ayo berjuang semua bergerak. Berjuanglah dengan rasa bangga.  Demi keadilan di dada…oooo….”

Jika perdamaian antara The Jak dan Bobotoh, Brajamusti dan Sleman Fans, Bonek dan Aremania masih jauh dari kenyataan, momen aksi suporter ini bisa menjadi “ingatan kolektif”. Paling tidak, dengan dorongan yang benar, perdamaian suporter bisa terjadi. Rivalitas tidak mungkin hilang, tetapi kekerasan bisa dibuang. Untuk itu, terima kasih DPR.

Di ujung malam, ketika aksi suporter Indonesia; Kabo Mania, The Jak, Bobotoh, Brajamusti, Sleman Fans, Bonek, dan Aremania menyanyikan “Padamu Negeri” untuk anggota DPR dengan takzim. Aksi suporter Indonesia bubar dengan tertib dan damai.

Panjang umur perjuangan, bersatulah suporter Indonesia.

BACA JUGA Ahimsa: Surat Protes Untuk Sepak Bola Indonesia atau artikel Yamadipati Seno lainnya.

Terakhir diperbarui pada 26 September 2019 oleh

Tags: aksi suporter indonesiaAremaaremaniabcsbobotohbonekBrajamustipersebayaPersibPersijasleman fansThe Jak
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

futsal uny.MOJOK.CO
Sosok

Aulia, Clutch Player UNY dari Bukit Pinus yang Tak Butuh Sorotan Untuk Bersinar

13 November 2025
Malang Semakin Menyebalkan, Rindu Era Terbaik Bersama Arema MOJOK.CO
Esai

Kini, Malang Berubah Menjadi Kota yang Asing dan Bikin Sebal, Bikin Saya Rindu Era Terbaik ketika Noh Alam Shah Masih Berseragam Arema

4 Agustus 2025
Derita warga Jawa Timur gara-gara cap PSHT, Aremania, dan sound horeg MOJOK.CO
Ragam

Derita Orang Jawa Timur, Mau Hidup Ayem tapi Kena Cap Jelek karena Ulah Pencak Silat hingga Sound Horeg

9 Juni 2025
Nelangsa orang dengan KTP Malang, susah payah perbaiki citra malah rusak oleh suporter Arema FC: Aremania MOJOK.CO
Ragam

Tak Mudah Jadi Orang dengan KTP Malang, Susah Payah Berbuat Baik tapi Sia-sia karena Cap Aremania

13 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.