Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Honda BeAT Street, Versi Facelift Terbaru yang B Aja

Azka Maula oleh Azka Maula
9 Januari 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] “Honda BeAT Street adalah Honda BeAT yang dibikin lebih lakik dengan jeroan gitu-gitu aja.”

Mengawali 2018 Honda kembali melakukan penyegaran minor, atau biasa dikenal dengan istilah facelift kepada matic terlarisnya. Ya, dua seri Honda BeAT mengalami sedikit perubahan di awal tahun ini. Honda BeAT eSP dan Honda BeAT Street eSP, selanjutnya bakal saya sebut BeAT dan BeAT Street karena kepanjangan nulisnya.

Iklan

Sekilas, perubahan hanya menyangkut warna dan striping (desain stiker di bodi motor). Namun, kalau kita cermati baik-baik spesifikasi yang tertera di brosur yang dibagikan oleh para sales Honda, di sana memang tidak ada perubahan yang signifikan. Lah, ya gimana, emang nggak ada perubahan berarti kok.

Lihat saja mesinnya, masih menggunakan mesin 110 cc yang didukung teknologi eSP. Bagi yang belum tahu apa maksud eSP, akan saya jelaskan, mumpung lagi baik hati nih.

Jadi, eSP sendiri adalah kepanjangan dari Enhanced Smart Power. Nah, eSP ini merupakan teknologi yang saling berkaitan antara mesin, sistem transmisi, dan sistem pendingin sebuah kendaraan yang diproduksi Honda. Tujuan utama teknologi ini adalah untuk menyaingi teknologi Blue Core milik Yamaha menghasilkan efisiensi bahan bakar dan performa yang lebih baik.

Halah, tinggal ngomong aja biar makin irit bensin, gitu aja kok belibet. Orang dalam Honda sendiri, Om Thomas Wijaya (Marketing Director PT AHM), dalam rilisnya bilang bahwa satu liter bensin yang ada di tangki BeAT dan BeAT Street 2018 baru bisa habis setelah berjalan 57 kilometer (dengan metode pengetesan EURO 2).

Teknologi eSP yang disematkan dalam kedua motor ini kemudian memengaruhi fitur-fitur yang bagi saya sangat menarik. Fitur Starter ACG (Accelerating Current Generator) misalnya, fitur ini membuat motor bekerja dalam diam. Lah, pas dipencet starter tidak mengeluarkan suara, ternyata sudah menyala. Ya, kayak pacarmu itu, diem-diem tahu-tahu udah ngambek aja.

Syukurlah Sayangnya, buat kalian yang suka kebut-kebutan, akselerasi yang dihasilkan oleh BeAT Street ini sangatlah memuaskan mengecewakan. Percepatannya yang perlahan sedikit demi sedikit dipengaruhi oleh sistem Fuel Injection. Tapi, menurut saya, kalau kalian pengin mencoba sensasi ngebut maksimal dengan motor ini, silakan modif saja pakai karburator biar kenceng.

Berikut beberapa fitur lain yang diterapkan pada BeAT Street.

Combi Brake System

Fitur ini merupakan sistem pengereman sekali pencet dua ban terjepit yang lagi banyak digunakan oleh banyak kendaraan roda dua kiwari. Tujuannya, agar pengereman yang dilakukan lebih seimbang karena kedua roda sama-sama terjepit sehingga percepatan motor berkurang dengan maksimal dan minim risiko jatuh secara stoopie.

Naked Handle Bar

Model handle bar yang berada di BeAT Street menyerupai motor-motor yang sering digunakan buat terabasan atau nge-trail. Barangkali disematkannya model seperti ini agar penampilannya makin terlihat lakik. Pengalaman saya waktu menggunakan motor BeAT edisi lama, orang sering menganggap motor itu nggak pantes buat penampilan saya yang ganteng dan sporty.

Kemudian muntah sekebon.

Speedometer Sepenuhnya Digital

Untuk memperoleh kesan modern nan futuristik, BeAT Street mengusung speedometer digital yang masih menggunakan layar monokrom. Dalam panel tersebut terdapat indikator bahan bakar, speedometer, odometer, tripmeter, Eco Indicator, indikator lampu jauh, dan Fuel Injection Ready.

Saat melihatnya, sekilas saya jadi teringat tentang mata kuliah yang berhubungan dengan Seven Segment. Jadi ya nggak heran-heran amat. B aja.

Side Stand Switch

Fitur ini dihadirkan barangkali untuk mencegah para manusia penggoda di jalanan yang kerap melontarkan candaan jahiliyah, “Standarnya, Mas/Mbak,” untuk memulai kenalan lebih lanjut. Pasalnya, dengan fitur ini, ketika posisi standar masih nyetandar, motor tidak akan bisa dinyalakan. Jika kalian menggunakan BeAT Street dan masih ada yang bilang demikian, langsung tabrak saja dia.

Bagasi 11 Liter

Bagi saya, kendaraan yang baik selain asal bisa jalan adalah yang bisa membawa banyak bawaan. Nah, BeAT Street ini dilengkapi dengan bagasi berkapasitas 11 liter yang bisa kalian gunakan untuk menaruh harapan kepada gebetan. Saya yakin dengan kapasitas segitu, masih banyak tempat yang lowong untuk harapan-harapanmu.

***

Soal harga patut diingat, Honda BeAT merupakan kendaraan yang terjangkau di saku orangtua untuk menyediakan kendaraan bagi anaknya yang sekolah. BeAT Street dibanderol tak sampai Rp16 juta. Ya, kurang-kurang dikitlah. Hal tersebut membuat Astra Honda Motor Indonesia mencanangkan target 2 juta unit terjual di 2018 untuk kedua Beat teranyarnya.

Iklan

Hal yang membuat AHM Indonesia percaya diri dengan target yang dicanangkannya tak lain tak bukan adalah jumlah penjualan BeAT dari 2008 sudah mencapai 10,2 jutaan dan 4 di antara 10 juta itu dibeli oleh kru Mojok.

Untuk spesifikasi dan pilihan warnanya, bisa kalian lihat di bawah ini, ya. Btw, ini bukan artikel advertorial. Mojok sudah terlalu kaya untuk menerima iklan, asal tahu aja~

Spesifikasi-Honda-Beat-Street-eSP-MOJOK.CO
Sumber: AHM Indonesia

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2018 oleh

Tags: Astra Honda MotorhargaHonda BeatHonda Beat Street eSPkelebihankelemahanspesifikasi
Azka Maula

Azka Maula

Ilustrator Mojok.

Artikel Terkait

Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia MOJOK.CO

Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia tapi justru karena itu saya sayang banget sama motor ini

18 Agustus 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
pegawai BPO

Lulusan Magister Biologi Rela jadi Pegawai BPO di Tanah Rantau Agar Tidak Dianggap Pengangguran dan Bikin Orang Tua Menderita

26 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

Garuda Pertiwi Diredam Thailand di Final: Satu Langkah Mundur, Seribu Langkah ke Depan

24 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.