Perjodohan di Pesantren “Makelar Jodoh”: Dipaksa Terima Orang Tak Dikenal Hanya karena Saleh, Tapi Jalani Rumah Tangga Menderita
Ada pondok pesantren jadi makelar jodoh. Santriwati "dipaksa" setuju perjodohan dengan iming-iming suami saleh.
Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Ada pondok pesantren jadi makelar jodoh. Santriwati "dipaksa" setuju perjodohan dengan iming-iming suami saleh.
Jahatnya keluarga Bapak yang lihai berganti wajah. Bikin anak merasa fatherless hingga membenci rumah dan kumpul keluarga.
Kebiasaan di tukang pangkas gegayaan potong rambut di barbershop. Berakhir konyol gara-gara tak bisa nyebut undercut, kelaparan seharian karena uang...
Cara berkendara plat AB di Jogja bikin pengendara plat L malu dan mau tak mau introspeksi diri.
Pertama tahu restoran cepat saji KFC, ngebet pengen demi makan ayam goreng tanpa nasi malah telan kecewa.
Dulu remehkan kampus swasta (PTS) karena kuliah di kampus negeri (PTN). Setelah lulus malu karena bernasib nggak lebih baik dari...
Komumitas Kretek mencoba merunut campur tangan asing di tengah riuh tentangan terhadap kebijakan Purbaya tak naikkan cukai rokok.
Kebijakan Purbaya tidak menaikkan cukai rokok adalah upaya melindungi Industri Hasil Tembakau sebagai penopang ekonomi nasional dari kepentingan asing. Seharusnya...
Pertama kali ngopi di Starbucks demi turuti gengsi. Berakhir konyol gara-gara susah nyebut menu berbahasa Inggris hingga bawa pulang cup...
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.