Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

Alternatif Makna Logo OSIS ala Mojok “Cocoklogi” Institute

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
21 Maret 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Karena makna logo OSIS ini dengan mudah di-browsing di internet, kali ini Mojok Institute ingin memberimu alternatif makna yang anti-mainstream.

Selama enam tahun lamanya, seragam SMP plus SMA kita dihiasi sebuah lambang yang tidak asing di saku kemeja: logo OSIS. Namun nyatanya, tak semua dari kita, para murid (dan mantan murid), mengetahui apa makna sebenarnya yang terkandung di balik simbol OSIS tersebut. Ini sungguh menggelikan karena—ya ampun, situ ngapain aja selama ini bersekolah kalau nggak tahu makna logo OSIS? Sibuk ulangan mendadak, ya???

Karena makna lambang OSIS ini dengan mudah di-browsing di internet, kali ini Mojok Institute ingin memberimu alternatif makna yang anti-mainstream. Jadi sekarang, marilah kita duduk manis sambil memandang mulai berlangsung program othak-atik gathuk bersama Mojok Institute!

*JENG JENG JENG*

1. Bagian Atas Logo Melengkung Seperti Logo SCTV yang Lama

Kalau kamu perhatikan, di bagian atas logo OSIS ada warna merah dan putih yang melengkung bagai pelangi. Lengkungan berbentuk demikian, kalau diperhatikan, membuat kita mengingat—tak lain dan tak bukan—logo SCTV yang lama!

Ya, ya, ya, meski ketebalan warnanya berbeda—bahkan warnanya saja nggak sama—kesamaan lengkungan ini jelas punya satu pesan penting: sebagaimana SCTV yang ngetop dan satu untuk semua, OSIS tentu punya harapan yang tak kalah mulia, yaitu menjadikan siswa dan siswinya sebagai pribadi yang berguna untuk semua orang di muka bumi, tapi pertama-tama dimulai dulu dari tingkat sekolah—alias kalau kamu pinter, ya tolonglah kamu mewakili sekolah biar dapat piala dan meningkatkan reputasi!

2. Lima Kelopak Bunga dan Bintang Bersudut Lima Berhubungan dengan Peringkat 10 Besar di Kelas

Tepat di bawah lengkungan bergaya SCTV, ada bentuk lima kelopak bunga berisi gambar bintang dengan lima sudut di dalamnya. Disebutkan, bentuk ini menyimbolkan Pancasila dan lima jalan hidup yang harus dimiliki siswa.

Padahal, coba ingat-ingat: apa yang berhubungan dengan bintang dan siswa? Jawabannya: istilah “bintang kelas” alias siswa dengan nilai gemilang. Lima kelopak bunga dan lima sudut bintang pun jika dijumlah akan menghasilkan angka 10, yang kemudian membuat kita teringat (dari istilah “10 bintang kelas”) pada 10 besar peringkat di kelas.

Konon, beberapa orang tua sangat terobsesi melihat anaknya masuk 10 besar. Pokoknya masuk 10 besar dulu, baru kamu boleh liburan, boleh main, atau boleh beli baju baru. Kalau belum 10 besar, kamu belum patut diapresiasi dan tidak membanggakan keluarga!!!

Hadeh, ribet~

3. Tangan Terangkat dan Buku Terbuka: Perilaku Siswa saat Ulangan

Di bawah lambang “10 bintang kelas” tadi, ada bagian dari logo OSIS yang menunjukkan tangan terbuka, sementara di bawahnya adalah gambar buku terbuka. Beberapa orang percaya bahwa lambang tangan terbuka erat kaitannya dengan perilaku suka menolong yang dimiliki siswa, tapi kita sepertinya perlu menganalisis lebih dalam lagi.

Coba perhatikan: alih-alih tampah seperti tangan terbuka, ia lebih mirip seperti tangan terbuka yang terangkat ke atas, bagai ekspresi tangan orang yang kebingungan dan ingin bilang, “Tidak tahu.” Lalu di bawahnya, sebuah buku terbuka. Apakah kamu sudah memahami apa maksud dari ini semua???

Sudahlah, jangan pura-pura lupa. Ingat-ingatlah dengan baik: saat kamu diberi ulangan mendadak dan sama sekali tidak tahu jawabannya sampai kebingungan, kamu mulai mengintip buku catatanmu yang kamu buka diam-diam dan sembunyikan di laci bawah meja….

4. Padi dan Pita di Sisi Kanan dan Kiri adalah Pesan dari Orang Tua

Di sisi kanan dan kiri logo, ada tumpukan padi dan tumpukan yang cukup padat lainnya: pita, buah kapas, dan daun kapas. Hmm, apa artinya ini???

Iklan

Padi akan diolah menjadi nasi, yang mana nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hal ini sebenarnya adalah sebuah nasihat rahasia dari ibu-ibu kita semua yang ingin bilang:

“Ini, loh, sarapan dulu!!! Makanya jangan bangun kesiangan biar bisa sarapan daritadi!!!”

Selain pesan untuk sarapan nasi, orang tua kita juga sepertinya ingin meninggalkan satu lagi pesan yang tak kalah penting: dari tumpukan pita dan kapas yang tak beraturan di sisi satunya, mereka seolah ingin bilang betapa berantakannya kamar kita saat kita meletakkan barang apa pun. Dengan begitu, wajar-wajar saja kalau setiap hari Senin, kita bakal panik sendiri dan ujung-ujungnya bertanya,

“Bu, dasiku mana, ya, Bu??? Sabukku mana, ya, Bu??? Topiku??? Sepatuku??? Kepercayaan diriku???”

5. Tulisan OSIS di Lambang Mirip Ikat Kepala Naruto

Ada tulisan OSIS yang tertera di bagian logo berwarna cokelat dan disebut berbentuk biduk perahu untuk menggambarkan lautan kehidupan. Tapi, kalau hanya dilihat sekilas, bagian ini justru mengingatkan kita pada…

…ikat kepala Naruto yang berlambang Konoha.

Dalam serial Naruto, ikat kepala digunakan sebagai pelindung dan wujud kebanggan terhadap desa asal para ninja. Dengan demikian, lambang pada logo OSIS tersebut juga diharapkan mampu menjadi pelindung kepala murid-murid (artinya, agar murid-murid tidak kelelahan berpikir karena belajar terlalu keras) dan agar mereka tetap bangga menjadi bagian dari OSIS.

Yah, bangga-banggain aja, lah, jadi OSIS, walaupun statusnya cuma “anggota OSIS” dan bukan siswa atau siswi populer yang masuk jajaran pengurus OSIS. Toh, kita sudah biasa, kan, jadi orang yang biasa-biasa saja?

Hah, kita???

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: ikat kepala Narutolambang Konohalogo osismenyontek saat ulanganSMASMPS
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

ibu dua anak, SMA Internasional Budi Mulia Dua, sekolah islam yang tidak mewajibkan siswinya berjilbab.
Ragam

Ibu Dua Anak Nekat Balik Masuk SMA Demi “Memutus Kemiskinan”, Cita-Cita Ingin Kuliah Kedokteran

29 Januari 2026
sekolah negeri, sekolah swasta.SALAM, sekolah di Jogja. MOJOK.CO
Mendalam

Sekolah Negeri Makin Tak Diminati, Mengapa Sekolah Swasta Kian Seksi di Mata Orang Tua?

28 Januari 2026
laundry murah andalan mahasiswa menyiksa pekerja lulusan SMA.MOJOK.CO
Ragam

Derita Pekerja Lulusan SMA di Jasa Laundry Andalan Mahasiswa Jogja: Gaji Rendah, Dituduh Mencuri hingga Kerap Kerja 18 Jam Sehari

14 Mei 2024
kerja di jakarta setelah drop out kuliah di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

Sukses Kerja di Jakarta Selatan, Umur 25 Gaji Belasan Juta tapi Orang Tua Kecewa karena Sempat Drop Out SMA 2 Kali dan Tak Lulus Kuliah di Jogja

27 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Dapur Bersama Memang Membantu Anak Kos, Tapi Sering Menimbulkan Konflik kalau Ada Penghuni Jorok dan Suka Nyolong

12 Mei 2026
AstraPay berupaya memperkuat kontribusinya melalui inovasi layanan, edukasi ekosistem, serta pengembangan akses keuangan digital bagi UMKM di tengah pertumbuhan pembayaran atau transaksi digital (QRIS) MOJOK.CO

Membaca Peluang Ekonomi di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital, AstraPay Berkomitmen Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM

9 Mei 2026
Zero post di Instagram cara hidup tenang Gen Z. MOJOK.CO

Gen Z Lebih Tenang Tanpa Feed Instagram (Zero Post), Aslinya Bukan Misterius Cuma Capek Mengejar Validasi dan Ingin Melindungi Diri

7 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026
Efek rutin olahraga gym, dulu dihina gendut dan jelek kini banyak yang mendekat MOJOK.CO

Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

11 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.