Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Hal yang Bisa Dibagikan Timses Kampanye Pilpres Selain Nasi Bungkus

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
31 Maret 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bukankah di dunia ini ada banyak hal yang tak kalah seksinya dibanding nasi bungkus yang bisa dibagikan timses kampanye???

Menjelang Pilpres 2019, strategi masing-masing timses alias Tim Sukses kedua kubu capres dan cawapres kian beragam saja. Tempo hari, seseorang menuliskan adanya “serangan fajar”, yaitu agenda kampanye timses untuk membagi-bagikan nasi bungkus kepada masyarakat sekitar.

Iklan

Apakah ini salah? O, tidak—kan lumayan kita dapat makanan gratis. Hanya saja, Mojok Institute bertanya-tanya: apa nggak bosan kalau acaranya cuma bagi-bagi nasi bungkus saja??? Bukankah di dunia ini ada banyak hal yang tak kalah seksinya dibanding nasi bungkus???

Berangkat dari kegelisahan ini, tim riset Mojok Institute sudah bangun pagi lalu tidur lagi demi menyusun hal-hal apa saja yang sebaiknya dibagikan oleh timses selain nasi bungkus.

1. Kalender Bulan April

Mengingat Pilpres 2019 bakal dilangsungkan pada bulan April, beberapa orang dalam timses kampanye mungkin berpikir rasanya akan sia-sia kalau membagi-bagikan kalender karena bulan Januari sampai Maret sudah bakal berlalu. Lagi pula, kalau ternyata capres dan cawapres mereka kalah, sayang dong biaya produksinya untuk mencetak bulan-bulan berikutnya sampai tahun 2019 habis!

Oleh sebab itu, bolehlah timses kampanye kedua kubu membagi-bagikan kalender printilan, alias kalender yang hanya berisi bulan April saja. Agar kreatif, semua tanggal ditulis dengan unsur angka 17 (tanggal pelaksanaan Pilpres 2019 adalah 17 April), misalnya tanggal 1 ditulis dengan “17-16”, tanggal 5 ditulis dengan “17-12”, tanggal 27 ditulis dengan “17+10”, dan seterusnya.

Yaaah, itung-itung, sekalian belajar Matematika, lah~

2. Pulsa atau Kuota Internet

Di zaman sekarang, hidup tanpa cinta pulsa tentu rasanya bagai taman tak berbunga. Mau buka Instagram, nggak bisa scrolling. Mau buka Twitter, lini masa juga macet. WhatsApp sepi, LINE apalagi. Pokoknya, mati gaya, lah.

Nah, di sinilah seharusnya timses kampanye mengisi celah ke-mati-gaya-an itu. Daripada nasi bungkus lagi dan lagi, kenapa nggak bagi-bagi voucher pulsa aja di pinggir jalan, Pak, Bu? Kan lumayan kalau nanti pulsanya dipakai warga untuk mengunggah foto aksi kalian ke media sosial~

3. Followers

Karena pulsa atau kuota internet menjadi penting dewasa ini, kita tentu sama-sama paham bahwa eksistensi seseorang di dunia maya menjelma menjadi sesuatu yang tak kalah penting. Kini, orang-orang berlomba memiliki jumlah pengikut alias followers sebanyak-banyaknya, bahkan sampai ada yang jual followers segala!

Timses kampanye semestinya bisa bekerja sama dengan penjual followers itu, baik followers aktif maupun pasif. Soalnya, ternyata adaaaaa saja orang yang memang terobsesi punya followers hingga ribuan demi mendukung karier masa depannya sebagai selebgram dan selebtwit. Ini mungkin kedengeran remeh, tapi nggak ada salahnya dicoba, loh, Ses, Timses!

4. Spotify Premium

Bukan iklan, bukan sihir artikel berbayar, tapi saya rasa kita semua bisa sepakat betapa aplikasi pemutar musik semacam Spotify dan JOOX kini telah mendominasi kehidupan kita (hah, kita???). Yang menjadi lucu, sebelum akun tersebut diubah jadi premium, iklan bakal sering terdengar di sela-sela kita memutar lagu. Suara iklan di Spotify ini konon bahkan lebih dihafal anak-anak muda di Indonesia daripada lagu-lagunya—sebuah bukti bahwa kebanyakan dari kita belum memiliki Spotify premium.

Nah, sebagai upaya merangkul milenial, apakah kedua kubu timses ini nggak punya rencana untuk giveaway Spotify premium, alih-alih nasi bungkus lagi dan lagi???

5. Quote Cinta

Kebutuhan konten untuk keperluan branding diri sendiri di media sosial kini cukup menggila. Orang-orang berlomba menulis dan mengunggah sesuatu yang menarik perhatian banyak orang demi mendapatkan engagement tinggi dari orang lain.

Iklan

Dari sekian banyak jenis post yang wara-wiri di lini masa, ada satu jenis konten yang seolah tak pernah sepi peminat: quote-quote cinta—konon, yang lebih menyedihkan, bakal lebih laris dan dicari.

Untuk poin yang satu ini, timses kampanye mungkin bisa berkonsultasi dengan penulis-penulis quote cinta yang sudah eksis di dunia maya sebelumnya, mulai dari Fiersa Besari sampai pentolan kru Mojok yang baru saja merilis buku Perihal Cinta, Kita Semua Pemula: Ali Ma’ruf.

Kenapa hal ini penting? Ya soalnya gini: perihal cinta, kita memang pemula. Tapi, perihal kampanye yang diinginkan milenial, Anda-Anda ini sepertinya lebih pemula, Pak, Bu.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: Caprescawapresnasi bungkusPilpres 2019timses kampanye
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Mahasiswa Jogja Nyoblos di Perantauan Demi Mencegah Penculik Jadi Presiden.mojok.co
Kampus

Mahasiswa Jogja Rela Nyoblos di Perantauan Demi Mencegah Penculik Jadi Presiden

14 Februari 2024
mahfud MD.MOJOK.CO
Kabar

Jubir Timnas AMIN Kritik Pernyataan Mahfud MD Soal Korupsi, Bias Gender dan Merendahkan Perempuan

22 Desember 2023
Mahfud MD, Profil dan Karier Cemerlang yang Sudah Diramalkan MOJOK.CO
Kotak Suara

Profil Mahfud MD dan Karier Cemerlang yang Sudah Diramalkan

19 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum.MOJOK.CO

Menyerang Jurnalis dengan Umpatan Bukti Pengacara Kehabisan Akal, Tunjukkan Miskinnya Argumen Hukum

20 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.