Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Wahai Lelaki, Meminta Nomor WhatsApp Gebetan Tak Sesulit yang Kalian Kira

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
1 Maret 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Banyak lelaki yang merasa minder dan tak berani meminta nomor WhatsApp gebetan, padahal sebenarnya hal tersebut sangat mudah dilakukan asal tahu caranya.


Jaman sekarang, untuk mendekati gebetan, rasanya tak cukup kalau hanya sekadar melalui saling berbalas pesan facebook, DM Twitter, atau pesan instagram. Sebab, kadar kedalaman hubungannya terasa masih sangat biasa.

Untuk mencapai tahap yang lebih serius dan privat, komunikasi alias bribik-bribik memang sebaiknya melalui pesan japri via Whatsapp. Walau mungkin sama-sama bersifat tertutup, namun kadar keintiman antara DM Twitter dengan chat Whatsapp memang terasa sangat berbeda.

Lancarnya komunikasi di Whatsapp kerap menjadi kunci sukses bagi seorang lelaki untuk bisa menggaet perempuan yang ia suka.

Masalahnya, banyak lelaki yang tak punya kepercayaan diri atau keberanian untuk sekadar meminta nomor Whatsapp perempuan yang ia suka.

Meminta nomor Whatsapp kepada seorang perempuan ternyata bukan hal mudah. Banyak lelaki yang jiper dan terpaksa mundur pada proses ini karena ketidakberaniannya.

Nah, dalam kondisi itulah Mojok Intititute hadir untuk menjadi penolong. Saya ditugasi secara langsung untuk ikut terlibat dalam kerja penelitian untuk mencari cara-cara terbaik bagi para lelaki untuk meminta nomor Whatsapp Perempuan yang ia suka.

Dan, setelah melalui masa penelitian yang nggak lama-lama amat, akhirnya, didapatlah beberapa kesimpulan tentang cara ciamik yang bisa dipakai oleh para lelaki untuk bisa “menodong” nomor Whatsapp para perempuan pujaannya.

Apa sajakah? Ini dia.

Cara Kuesioner

Cara meminta nomor Whatsapp menggunakan Google form ini konon katanya sangat ampuh. Anda hanya perlu bikin form yang seolah-olah dibikin mahasiswa yang sedang menjaring kuesioner pengumpulan data sebagai materi skripsi. Dalam salah satu form, tambahkan kolom nomor kontak yang perlu diisi.

Nantinya, Anda bisa memberikan tautan form ini kepada si perempuan pujaan Anda dengan embel-embel minta bantuan.

“Temenku sedang butuh mengumpulkan kuesioner buat skripsinya soal perkembangan landak di tengah gempuran teknologi informasi dan komunikasi, kamu bisa bantu ngisi?”

Cara Admin Sosmed

Anda bisa bertanya nomor kontak perempuan yang Anda suka dengan menggunakan akun media sosial non-personal. Misal, Anda pegang akun Twitter Mojok, Anda bisa menanyakannya lewat DM-DM manis.

Umpama perempuan yang ingin Anda dekati adalah seorang yang aktif di dunia kepenulisan, kirimkan saja DM, “Mbak, kami sedang ingin membuat acara pelatihan menulis. Saat ini kami sedang berproses mengumpulkan beberapa nama, dan nama Mbak masuk dalam radar kami. Boleh kami meminta nomor ponsel yang bisa kami hubungi?”

Iklan

Perempuan mana pun pasti akan dengan senang hati memberikan nomor kontaknya jika diberi angin seperti itu.

Lah, kalau nanti dia tanya acaranya kapan dan di mana, gimana jawabnya?

Hasyah, gampang, jawab saja, “Maaf, Mbak, gedung yang mau buat acaranya roboh kena angin puting beliung, jadi acaranya dibatalkan.”

Cara Lempar Batu Sembunyi Hape

Ini cara agar Anda tidak malu dan tidak kelihatan terlalu berhasrat memiliki nomor perempuan target Anda.

“Eh, Nadia, kamu punya nomor si Anton, nggak? Dia katanya mau pesen katering buat acara khitanan adiknya. Kemarin pas mau aku hubungi, nomornya hilang.”

“Punya, catet ya.”

*berlagak cari hape* “Wah, jebul aku nggak bawa hape.”

“Yah, terus gimana?”

“Ya udah, kamu kirimin via wasap aja ya, ini nomorku.”

*MASAK AEEEEEER~

Cara Norak

“Mbak, punya korek nggak?”

“Wah, maaf… nggak punya, Mas.”

“Kalau tang sama dongkrak, punya?”

“Nggak punya juga, Mas.”

“Tapi kalau nomor Whatsapp, pasti punya dong…”

Terakhir diperbarui pada 1 Maret 2019 oleh

Tags: gebetannomor whatsapp
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Pojokan

Arti Ghosting dan Terminologi Mbulet Lain soal Dunia Perkencanan

9 Maret 2021
Curhat

Nggak Segera Ditembak Gebetan, Padahal Udah PDKT Dua Tahun

10 Juli 2019
Pojokan

Acak-Acak Rambut Bikin Baper atau Kamu yang Kegeeran?

6 Juli 2019
Curhat

Sadar Dimanfaatkan Gebetan, tapi Masih Tetep Sayang

12 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Tren kalcer dan monopoli olahraga bikin gowes (bersepeda) jadi terlalu ambisius MOJOK.CO

Tren Kalcer dan Monopoli Olahraga bikin Gowes Jadi Terlalu Ambisius, Mau Sekadar Bersepeda tapi Malu Dicap Cupu

3 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.