Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Huawei P30 Pro: Begini Cara Huawei Mengejek Samsung dan iPhone Lewat Kemampuan Kameranya

Aditia Purnomo oleh Aditia Purnomo
31 Maret 2019
A A
Huawei P30 Pro: Begini Cara Huawei Mengejek Samsung dan iPhone Lewat Kemampuan Kameranya
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Huawei kembali merilis ponsel flagship terbarunya berjuluk Huawei P30 Pro. Ponsel ini menjadi suksesor Mate 20 Pro yang mengedepankan performa kamera. Kualitas kamera ponsel ini bisa mengungguli smartphone Samsung dan iPhone, kok bisa?

Saya kira ponsel dengan konfigurasi kamera sempurna itu hanyalah mitos belaka. Dan yang namanya mitos, seringkali mustahil untuk dihancurkan. Ternyata, ponsel baru keluaran Huawei berhasil menghancurkan mitos tersebut. Huawei belum lama ini memperkenalkan seri P30 Pro yang memiliki konfigurasi 4 kamera lengkap dengan kamera teleskopnya.

Memang bajingan betul Huawei ini. Belum habis euforia Mate 20 Pro yang masih menjadi ponsel berbasis Android terbaik saat ini, eh mereka mengeluarkan ponsel baru di lini seri spesialis kamera, yaitu P30 Pro. Dengan dipersenjatai fitur yang nggak jauh-jauh amat di sektor jeroan dan antarmuka, P30 Pro tampil jauh lebih perkasa pada sektor kamera ketimbang seluruh kompetitornya. Bahkan untuk sekelas Samsung Galaxy S10 Plus yang memiliki fitur Super Steady sekalipun.

Huawei Mate 20 Pro dan P30 Pro ini sebetulnya sangat mirip secara spesifikasi. Keduanya sama-sama mengandalkan chipset Kirin 980 dan pemroses grafis GPU Mali-G76, menggunakan layar OLED, baterai berkapasitas 4.200 mAh, serta pilihan RAM 6 GB / 8 GB dengan penyimpanan 128 GB / 256 GB.

Secara penampilan, kedua ponsel ini boleh dibilang memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari sisi penempatan kamera belakang dan bentuk poni (notch) yang berbeda. Pada P30 Pro, Anda akan menemukan konfigurasi 4 kamera dengan model berjejer ke bawah ditambah kamera teleskop dan flashlight yang ada di sampingnya. Sementara bentuk poninya menggunakan model waterdrop yang cuma secuil itu.

Untuk urusan performa, ponsel ini memang tergolong ‘biasa saja’ untuk kategori flagship. Bermodal skor Antutu di angka 280 ribuan, P30 Pro masih kalah kuat dibandingkan dengan Galaxy S10 Plus yang memiliki skor 320 ribuan dan atau iPhone XS dengan skor 350 ribuan. Jadi, bagaimana bisa P30 Pro yang ‘kalah’ secara performa ini dibilang lebih unggul ketimbang Samsung dan iPhone? Tentu saja melalui konfigurasi kamera yang dimilikinya.

Ya, saya tidak akan ragu menyebut P30 Pro sebagai ponsel dengan konfigurasi kamera terbaik saat ini. Bukan karena mereka memiliki 4 kamera di belakang, tapi lebih karena terdiri dari 4 jenis kamera sekaligus yang mampu memberikan hasil gambar yang amat luar biasa. Jadi tidak usah meragukan angka DxOMark pada Huawei P30 Pro yang memiliki skor 112, dengan rincian 119 untuk foto, 97 untuk video, dan 89 untuk selfie.

Dengan modal kamera utama beresolusi 40 MP, Ultra Wide 20 MP, kamera ‘periskop’ 8 MP, serta kamera Time of Flight (ToF) untuk 3D depth scanning, boleh dibilang ini adalah konfigurasi kamera paling lengkap yang ada di ponsel pintar saat ini. Belum lagi kamera depannya juga memiliki resolusi 32 MP, sangat pantas jika ponsel ini disebut sebagai biangnya kamera kualitas tinggi.

Bagian yang paling mengesankan adalah saat pengambilan gambar pada mode malam dan kualitas zoom-nya yang membuat saya ingin berkata bangsat itu. Dengan keberadaan kamera ‘teleskop’, P30 Pro mampu memberikan 5X optical zoom, 10X hybrid (gabungan optical dan digital), serta 50X digital zoom. Jika kalian melihat hasil pengambilan gambarnya, ponsel ini mampu mengambil objek pada jarak jauh dengan sangat detail serta menghasilkan kualitas gambar yang amat baik.

Mode malam pada kamera ini pun sungguh-sungguh anjay. Dengan sensitivitas ISO yang mencapai 409600, P30 Pro berhasil mengejek Samsung Galaxy S10 Plus dan iPhone XS Max yang gagal mengambil gambar dengan baik pada keadaan super gelap. Tanpa perlu panjang lebar, berikut ini adalah contoh pengambilan gambar mode malam yang diambil dari peluncuran P30 Pro.

Perbandingan ISO kamera Huawei P30 Pro dibandingkan smartphone lain.
Perbandingan ISO kamera Huawei P30 Pro dibandingkan smartphone lain.
Perbandingan hasil kamera mode gelap Huawei P30 Pro dibandingkan smartphone lain (1)
Perbandingan hasil kamera mode gelap Huawei P30 Pro dibandingkan smartphone lain (1)
Perbandingan hasil kamera mode gelap Huawei P30 Pro dibandingkan smartphone lain (2)
Perbandingan hasil kamera mode gelap Huawei P30 Pro dibandingkan smartphone lain (2)

Ah satu lagi, fitur ToF yang ada di P30 Pro ini mampu memberikan 3D hingga dapat mengukur jarak, panjang, luas, dan sudut objek yang ditangkap sensornya. Kalau masih bingung, ini seperti fitur yang ada pada aplikasi Measure di iPhone XS. Jadi, P30 Pro sudah kompatibel untuk beragam aplikasi yang memanfaatkan Augmented Reality berbasis kamera.

Sudah puas dengan semua yang ditawarkan P30 Pro tadi? Berikut akan saya tambah satu hal menggembirakan dari peluncuran ponsel ini. Untuk harga jualnya di Eropa, P30 Pro menawarkan harga 999 Euro atau sekitar Rp 16 juta. Ponsel ini terdiri dari beberapa pilihan warna, diantaranya Aurora, Amber Sunrise, Breathing Crystal, Black, dan Pearl White.

Yang perlu diingat, harga Mate 20 Pro saat pertama kali dirilis pun berada di angka 849 Euro atau Rp 14,8 juta, tapi nyatanya harga jualnya di Indonesia hanya ada di kisaran Rp 11.999.999. Jadi, bisa saja harga jual di Indonesia untuk ponsel ini berada cukup jauh di bawah harga pasar Eropa-nya. Mungkin sekitar Rp 13 jutaan, semoga saja!

Buat kalian yang berminat, ponsel Huawei satu ini sudah bisa dipesan secara pre-order di Indonesia mulai tanggal 12 April mendatang. Ini juga termasuk satu kabar bagus yang ditawarkan Huawei untuk pasar Indonesia mengingat biasanya harus menunggu cukup lama sampai berbulan-bulan sebelum ponsel mereka resmi masuk ke Indonesia.

Iklan

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2019 oleh

Tags: Huawei Mate 20 ProHuawei P30 ProKirin 980Ponsel FlagshipSamsung Galaxy S10
Aditia Purnomo

Aditia Purnomo

Asli Tangerang, tinggal di Jogja. Tukang review hape baru. Pernah ganti hape 50 kali dalam 3 tahun.

Artikel Terkait

Konter

Oppo Reno dan Oppo Reno 10x Zoom: Bukan Kalah Pamor, Cuma Kurang Seksi Aja

22 Juni 2019
Ponsel Terbaik Semester Pertama 2019, Dari Sisi Fotografi Sampai ‘Value for Money
Konter

Ponsel Terbaik Semester Pertama 2019, Dari Sisi Fotografi Sampai ‘Value for Money’

25 Mei 2019
Dari Redmi Note 7 sampai Mate 20 Pro, Inilah Rekomendasi Smartphone dengan Pilihan Harga Terbaik
Konter

Dari Redmi Note 7 sampai Mate 20 Pro, Inilah Rekomendasi Smartphone dengan Pilihan Harga Terbaik

24 Maret 2019
Samsung Galaxy S10: Enam Hal Menarik yang Membuatnya Layak Bersaing dengan iPhone 2018
Konter

Samsung Galaxy S10: 6 Hal Menarik yang Membuatnya Layak Bersaing dengan iPhone 2018

24 Februari 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita punya pasangan hidup sandwich generation apalagi bonus mertua toxic MOJOK.CO

Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

5 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Film "Surat untuk Masa Mudaku" tayang di Netflix. MOJOK.CO

Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

5 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.