Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Wikimo Tokoh

Harry Houdini, Eskapologis Paling Terkenal Dalam Sejarah

Redaksi oleh Redaksi
22 Januari 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak magician terkenal di dunia, namun rasanya, dalam genre escapologi, rasanya tak ada yang bisa menandingi kepopuleran dan kebesaran nama seorang Harry Houdini.

Harry Houdini lahir di Budapest, Hongaria, 24 Maret 1874 dengan nama asli Erik Weisz. Di usianya yang masih sangat muda, Houdini dan keluarganya pindah ke Amerika.

Nama Harry Houdini merupakan penghormatan untuk dua Magician yang begitu dikagumi oleh Erik Weisz, yaitu Harry Kellar dan Jean Eugène Robert-Houdin.

Houdini adalah salah satu pesulap terbesar di dunia. Namanya begitu melegenda. Ia adalah magician yang terkenal karena trik-trik meloloskan diri (atau yang lebih dikenal sebagai escapologi) seperti ikatan tali, borgol, rantai, sampai yang paling terkenal: trik Chinese water torture di mana ia meloloskan diri dari lemari kaca yang penuh dengan air.

Houdini mulai mengawali karier sulapnya pada tahun 1891. Pada awal karir sulapnya, ia sokus pada trik-trik kartu. Ia bahkan sampai menyebut dirinya sebagai “King of Cards” atau raja kartu. Namun aksi sulap kartunya rupanya tak cukup membuat namanya terkenal. Hal ini kemudian membuat dirinya mencoba genre sulap lain, yaitu meloloskan diri, tak dinyana, genre yang stau ini ternyata membawa peruntungan yang bagus bagi Houdini.

Aksi meloloskan dirinya ternyata menarik minat seorang manajer bernama Martin Beck. Becklah yang kemudian menasihati Houdini untuk fokus pada aksi pelolosan diri dan kemudian ikut membantu Houdini mengadakan banyak pertunjukkan.

Sejak saat itu, Houdini kemudian mulai dikenal sebagai “The Handcuff King” atau Raja Borgol.

Awal tahun 1900-an, nama Houdini semakin berkibar. Ia sukses besar melakukan pertunjukan di Amerika Serikat bahkan Eropa. Ia meloloskan diri dari berbagai penjara, borgol, rantai, ikatan tali sampai straitjacket.

Houdini meninggal dunia akibat peritonitis di bagian umbai cacing pada 31 Oktober 1926.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2018 oleh

Tags: harry houdini
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026
Impact of Asia Limited (IOA) Global Pte Ltd Singapura jajaki kerja sama jangka panjang dengan Jawa Tengah lewat investasi manufaktur hingga pengembangan SDM MOJOK.CO

Peluang Investasi dan Kesempatan Pelatihan di China bagi Anak Muda Jateng

14 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.