Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Tokcer

Pacaran Hemat, Cermat, dan Bersahaja

Redaksi oleh Redaksi
11 Juli 2017
A A
pacaran hemat
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak yang bilang kalau pacaran itu adalah salah satu sumber pemborosan. Tentu saja tidak salah, sebab pada kenyataannya, memang banyak orang yang pengeluarannya menjadi bertambah gara-gara punya pacar.

Nah, kendati begitu, bukan berarti pacaran selalu dibaca satu tarikan napas dengan pemborosan. Pada titik tertentu, pacaran juga bisa diakali agar tidak menjadi tanggungan keuangan yang cukup berarti. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan dalam membina hubungan pacaran hemat tanpa pemborosan yang berlebihan.

Iklan

Penasaran? Ini dia.

Pertama, main jujur dan berdiplomasilah dengan pacar. Sedari awal berhubungan, katakan bahwa kehidupan ekonomi Anda kadang mujur kadang tidak, tetapi lebih banyak tidaknya. Hal ini akan membikin pasangan Anda tidak banyak menuntut. Dan semua paham, bahwa tuntutan selalu berbanding lurus dengan pengeluaran.

Hal ini setidaknya akan membikin pasangan Anda tidak sporadis dalam meminta dibelikan lipen atau tas baru.

Kedua, jangan malu untuk menerapkan prinsip subsidi silang dalam pacaran. Tak usah sungkan untuk meminta pasangan bergiliran membayar makan malam. Misal malam minggu pertama pihak lelaki yang bayar, kemudian malam minggu berikutnya pihak perempuan yang bayar. Wong ya sama-sama kenyang, tak ada salahnya untuk bergantian membayar.

Banyak lelaki menganggap ini memalukan, menurunkan harga diri lelaki, padahal kenyataannya tidak. Harga diri lelaki itu terletak pada ucapan dan tindak-tanduknya, bukan pada traktirannya.

Tapi kalau harus bayar bergantian sama pacar, bukannya jadi tidak romantis? E e e… kata siapa? Justru itu malah romantis, apalagi jika disertai dengan kata pengantar yang ciamik.

“Dek, kita membangun cinta ini berdua, begitu juga dengan ongkos makan kita ini, akan lebih indah rasanya bila kita menanggungnya berdua pula.”

Ketiga, bikin kencan yang murah dan seefisien mungkin. Misal, pengin ngedate di kafé, ya pilih saja kafé yang murah dan meriah, nggak perlu yang mahal, yang penting suasananya enak buat ngobrol. Atau misalnya pengin nonton, ya nontonlah tapi jangan pas sabtu-minggu, nonton saja di hari-hari biasa, biar tiketnya lebih murah, lumayan kan selisihnya, bisa ditabung buat beli kondom hadiah si kesayangan di hari ulang tahunnya. Bikin seefisien mungkin.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Keempat, ini yang paling manjur dan pas. Cari pacar yang kaya lagi dermawan. Nggak perlu dijelaskan, kami yakin Anda sudah cukup paham dan dewasa.

pacaran hemat

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2017 oleh

Tags: boroshematnontonpacarantraktir
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

self reward.mojok.co
Ragam

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Mereka yang Disuruh Putus Orang Tua Pacar karena Bukan Mahasiswa: Sakit, tapi Tak Perlu Repot-repot Kasih Pembuktian MOJOK.CO lebaran
Liputan

Cerita Pilu 2 Pria yang Hubungannya Kandas Menjelang Lebaran, Ada yang Bawa-bawa Agama dan Dianggap Tak Punya Masa Depan!

9 April 2024
Casual Date: Sebuah Kenikmatan Tanpa Batas yang Berbahaya MOJOK.CO
Esai

Casual Date: Kenikmatan Tanpa Batas dan Berbahaya yang Tidak untuk Dirasakan Semua Orang

28 Februari 2024
Beratnya Menjalin Hubungan Romansa dengan Cowok Beda Agama MOJOK.CO
Kilas

Beratnya Menjalin Hubungan Romansa dengan Cowok Beda Agama

28 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa tapi malah laris MOJOK.CO

Berdasarkan pengamatan saya, Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa, tapi malah laris kebangetan dasar aneh

7 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.