Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Shaggydog: Sebuah Dunia yang Dibangun dari Persahabatan dan Kerja Keras

Redaksi oleh Redaksi
18 November 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Episode sebat dulu kali ii kedatangan Shaggydog—sosok yang sudah melekat pada denyut kehidupan Jogja selama hampir tiga dekade. Ia bukan sekedar band, tetapi sebuah ekosistem budaya.

Dari gang sempit di sayidan yang tumbuh jadi legenda, dari panggung kecil kampus sampai festival Eropa, dari obrolan di angkringan sampai usaha kuliner nabati, perjalanan panjang ini memperlihatkan bagaimana Shaggydog membangun dunia mereka sendiri secara perlahan, konsisten, dan tanpa kehilangan akar.

Iklan

Musik dan Persahabatan Shaggydog

Cerita Shaggydog bermula dari Sayidan, sebuah kawasan yang menjadi titik penting kultur nongkrong anak Jogja pada era 90-an. Di sinilah Heru dan rekan-rekanya merumuskan identitas band: sedikit rock dan sentuhan nakal khas anak-anak Jogja.

Sayidan bukan lagi sekedar lokasi. bagi mereka ia adalah karakter dalam hidup, dimana orang-orang saling kenal dan saling menjaga.

Dari kultur itu lah Shaggydog tumbuh, santai, guyub, tapi tetap gigih dalam bekerja.

Nongkrong Era 90-an

Tak sampai disitu, obrol juga membahas tentang bagaimana nongkrong di era 90-an membentuk cara berpikir mereka. Tak ada media sosial, minim informasi hingga tidak ada ada cara yang instan. Semua harus dicari pelan-pelan entah dari teman ataupun orang lain.

Nongkrong bukan sekedar buang waktu. Ia adalan forum belajar.

Dan Shaggydog tumbuh dari pengalaman itu. Mereka belajar mendengarkan orang, belajar menerima kritik, belajar memantapkan karakter band. Itulah mengapa identitas Shaggydog terasa kuat: mereka lahir dari proses panjang, bukan dari dorongan ingin viral.

Dari Jogja ke Belanda

Salah satu cerita paling menarik adalah pengalaman mereka tour ke Belanda. Seperti kebanyakan band indie Indonesia yang pertama kali tampil di Eropa, mereka kaget betapa super rapi dan disiplin kultur panggung di sana.

Namun justru hal itulah yang membuat mereka makin menghargai profesionalisme. sehingga yang dibawa pulang bukan hanya pengalaman manggung, tetapi cara kerja baru, standar baru, yang kemudian mereka aplikasikan di Jogja.

Pada akhirnya, kisah Shaggydog adalah kisah tentang ketekunan dan kedalaman: bagaimana sebuah band bisa bertahan melampaui tren, melampaui generasi, dan tetap relevan tanpa kehilangan jati diri. Mereka tumbuh dari tanah yang sama dengan kita—dari obrolan warung, dari jalanan Jogja, dari pertemanan yang jujur—dan justru di situlah kekuatan mereka bertumpu.

Shaggydog membuktikan bahwa konsistensi bukanlah perkara keras kepala, tetapi kemampuan untuk berubah tanpa tercerabut. Dari Sayidan hingga panggung internasional, dari angkringan hingga ruang-ruang kreatif baru, mereka terus menunjukkan bahwa akar dan langkah maju bisa berjalan bersama.

Tags: Jogjamusik jogjasayidansebatdulushaggydog

Terpopuler Sepekan

Kisah pemilik Yamaha Fazzio hitam di Jogja. MOJOK.CO

Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat

30 Juni 2026
Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

30 Juni 2026
Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM MOJOK.CO

Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM

29 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.