Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Penyesalan Menjadi Mahasiswa Nolep Saat Masih Maba

Redaksi oleh Redaksi
27 Agustus 2023
A A
Penyesalan Menjadi Mahasiswa Nolep Saat Masih Maba MOJOK.CO

Ilustrasi Penyesalan Menjadi Mahasiswa Nolep Saat Masih Maba. (Uneg-uneg/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

wa,Saya mahasiswa Jurusan Sejarah semester 3 yang sedang gencar-gencarnya menemukan jati diri. Sejak awal semester, saya memang nggak cari kesibukan apapun. Katakanlah, saya hanya mahasiswa nolep dan kupu-kupu yang setiap selesai kelas pasti langsung pulang ke kos. 

Saya tidak begitu bersosialisasi dengan lingkungan saya, ya karena memang jiwa-jiwa saya tuh males buat berkawan dengan lingkungan sekitar atau sebutannya nolep abis. Nolep itu dari kata no life, yang maknanya adalah perilaku seseorang yang lebih memilih untuk menyendiri dibanding menjalankan kehidupan sosialnya. Seperti itu gambaran hidupku di semester awal saat kuliah.

Jadi, setelah selesai kelas langsung balik ke kosan. Namun, alasan terbesar saya untuk menjadi mahasiswa kupu-kupu itu ya karena saya masih maba yang sedang mengikuti kaderisasi. 

Pikir saya, “daripada ntar kecapekan, badan remuk, mending kupu-kupu dulu lah selama kaderan.” Dan yeah, saya bertahan selama setahun sampai akhirnya saya di sikrab. 

Jadi mahasiswa nolep itu membosankan

Sampai akhirnya saya menyadari sesuatu. Jadi nolep dan nggak ada kerjaan itu membosankan sekaligus ngabisin uang. Hal ini saya sadari ketika saya akhirnya saya pulang ke rumah dan melihat ibu saya yang seorang single perent bekerja dengan giat demi menghidupi saya di kota yang jauh. Saya merasa menjadi beban yang berat untuknya. Hingga, saya memutuskan untuk mencari kesibukan-kesibukan saat kuliah. 

Saya mencoba keluar dari zona nyaman dengan mendaftar UKM di kampus, mencari freelance di internet, dan meningkatkan skill saya dengan mendaftar kelas online. Apapun coba saya lakukan buat ngembangin diri dan tentunya mendapatkan uang tambahan. Saya nggak ingin selamanya jadi mahasiswa nolep.

Tapi nihil, susah ternyata nyari kerja yang nggak sesuai sama kemampuan. Di tambah saya nggak memiliki portofolio yang mendukung. 

Ada sedikit penyesalan yang saya rasakan, karena melewatkan begitu banyak waktu ketika saya menjadi mahasiswa baru setahun lalu. Banyak uang yang sudah orang tua saya keluarkan untuk membiayai kehidupan saya di kota. 

Baca halaman selanjutnya…

Saya takut akan gagal di masa depan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 Agustus 2023 oleh

Tags: cari temanMahasiswamahasiswa nolep
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot
Sekolahan

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO
Esai

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO
Esai

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

burung migrasi.MOJOK.CO

Menyusutnya Populasi Burung Migran Jadi Alarm Tanda Bahaya bagi Bumi

9 Mei 2026
Kerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel): terlihat elite tapi Work Life Balance sulit MOJOK.CO

Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah

10 Mei 2026
Tangis haru Valentina di hadapan Gubernur Ahmad Luthfi karena bisa sekolah gratis lewat program Sekolah Kemitraan Pemprov Jawa Tengah MOJOK.CO

Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi

8 Mei 2026
Dolar ke Rupiah Tembus 17 Ribu Krisis Ekonomi di Depan Mata? MOJOK.CO

Rupiah Anjlok, Pakar UGM Wanti-wanti Kenaikan Harga Sembako 

7 Mei 2026
bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026
Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Hadirkan Rasa Takut MOJOK.CO

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Menghadirkan Rasa Takut tapi Ternyata Menjadi Simbol Perjuangan yang Tak Pernah Diceritakan

7 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.