Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Baru Semester 4 di Bangku Kuliah, Sudah Ditanya Kapan Wisuda

Redaksi oleh Redaksi
16 April 2023
A A
Baru Semester 4 di Bangku Kuliah, Sudah Ditanya Kapan Wisuda. MOJOK.CO

Ilustrasi Baru Semester 4 di Bangku Kuliah, Sudah Ditanya Kapan Wisuda. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menjadi satu-satunya anak di keluarga yang mengenyam bangku kuliah memang tidak mudah. Ekspektasi orang tua menjadi sangat besar. Perlahan, rasa bangga bisa masuk perguruan tinggi pudar terganti dengan beban. Apalagi ketika ibu saya ingin melihat anaknya wisuda, padahal saya masih semester 4.

Saya tidak langsung kesal. Saya menyadari ibu tidak pernah punya kesempatan masuk bangku kuliah. Memang sudah tugas saya untuk menjelaskan dan meyakinkan bahwa saya pasti akan wisuda suatu saat nanti.

Perjalanan saya bisa kuliah tidak mudah, terutama untuk meyakinkan kedua orang tua bahwa saya benar-benar serius ingin melanjutkan ke bangku kuliah. Pertama kali minta izin sama orang tua untuk kuliah, tidak langsung disetujui.

Sepengetahuan orang tua saya, biaya kuliah setiap semester bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta, belum lagi biaya hidupnya. Pengetahuan orang tua saya seputar dunia perkuliahan memang terbatas, mereka bekerja sebagai petani yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Latar belakang pendidikan orang tua saya memang kurang beruntung. Ayah hanya bersekolah sampai SD, sementara ibu tidak sekolah sama sekali karena tidak ada biaya biaya.

Belum lagi, di kampung halaman saya hanya ada beberapa orang saja yang melanjutkan kuliah. Sehingga pengetahuan para orang tua terhadap dunia perkuliahan tidak begitu luas.

Butuh waktu berbulan-bulan meyakinkan orang tua agar bisa kuliah

Butuh waktu berbulan-bulan untuk meyakinkan orang tua bahwa ada kampus dengan biaya per semesternya sekitar Rp1 juta-an. Walau sulit mengumpulkan kepercayaan dari mereka, itu tidak menyurutkan semangat untuk membanggakan kedua orang tua dengan menjadi satu-satunya sarjana di keluarga.

Akhirnya di 2021 saya menjadi mahasiswa baru di salah satu kampus swasta di Sulawesi Selatan. Tidak pernah menyangka saya bisa menambah ilmu pengetahuan di bangku kuliah.

Semua pengalaman itu patut disyukuri, walau memang menjadi satu-satunya orang yang berkuliah di keluarga itu tidak mudah. Terkadang saya sedih dan bertanya-tanya, kenapa saya lahir di keluarga yang tidak berpendidikan tinggi.

Pertanyaan-pertanyaan itu terkadang membuat saya lupa besarnya perjuangan mereka untuk bisa masuk ke perguruan tinggi. Seharusnya saya lebih bersyukur ya, walau penuh perjuangan saya masih bisa mengenyam bangku kuliah. Banyak sekali orang di luar sana yang ingin sekali kuliah, tetapi tidak bisa karena berbagai alasan.

Mirasari, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, [email protected]

BACA JUGA Pertanyaan Bab Skripsi itu Ranah Dosbing, Bukan Kalian!  dan keluh kesah lagi dari pembaca Mojok di Uneg-uneg.

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 16 April 2023 oleh

Tags: bangku kuliahkuliahMahasiswauneg-unegwisuda
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Kuliah, Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO
Sekolahan

Ortu Rela Melepas Anaknya Kuliah Mengejar Mimpi, tapi Dihantui Rasa Takut Salah Pergaulan di Perantauan

31 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO
Esai

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO
Tajuk

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO
Tajuk

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026
Tawadhu Tidak Seharusnya Membuat Santri Diam saat Menjadi Korban MOJOK.CO

Tawadhu sebagai Pisau Bermata Dua: Santri Tidak Seharusnya Dibungkam saat Menjadi Korban

26 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Budi daya ikan nila cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan ngasal MOJOK.CO

Budi daya ikan nila bisa cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan sampai merusak sumber daya 40 tahun ke depan

30 Juli 2026
jadi bridesmaid usai cut off di pernikahan mantan sahabat. MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang MOJOK.CO

Tuduhan Londo Ireng di Tengah Kekerasan yang Terus Berulang

27 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.