fbpx

MOJOK.CO Mendengar kata Wonogiri, yang tebersit di benak kita adalah mi ayam. Padahal masih banyak hal unik lain yang bisa kita gali dari Kota Gaplek yang indah ini.

Ketika mendengar nama kota Wonogiri, yang tebersit di benak adalah mie ayam. Mi ayamnya yang tersebar di seluruh Indonesia menyumbang stereotip ini. Namun, selayaknya kota pada umumnya, kota selalu lebih besar dari kulinernya.

Kita memang tidak bisa memisahkan kota ini dari mi ayam. Bagaimana bisa mi, yang berasal dari Cina, malah lekat dengan Wonogiri? Tidak ada yang tahu, tapi kita harus bersyukur sedalam-dalamnya kepada kuliner ini. Mi ayam mengalir dalam nadi orang Kota Gaplek. Mi dengan racikan bumbu khas yang terbuat dari lada, jahe, kulit ayam, ketumbar, minyak sayur, serta bawang putih membuat Sabang sampai Merauke (iya po?) dikuasai kuliner ini.

Wonogiri bukanlah kota yang gampang diingat oleh orang Indonesia kebanyakan. Rakyat yang dipaksa untuk selalu Jakartasentris menjadi pemakluman kenapa kota ini seakan terhapus dari peta Indonesia. Demo menjaga harkat, martabat, dan marwah Wonogiri, Mojok Institute merangkum poin-poin yang bisa kita pelajari tentang si Kota Gaplek.

#1 Kawasan penyangga Jakarta

Jakarta bisa dianggap kota utama tujuan hidup orang Wonogiri. Banyaknya perantau yang sukses di Jakarta seakan menjadikan Jakarta adalah tujuan yang harus dicapai sebelum liang kubur.

#2 Bukan Wonosari atau Wonosobo

Baca juga:  5 Makanan yang Punya Efek Setara Narkoba

Hanya karena sama-sama memakai kata “wono”, orang sering kali salah menukarkan kota ini Wonosari atau Wonosobo. Kedekatan geografis juga sering membuat orang bingung mana Wonogiri, mana Wonosari. Yang jelas, jauh banget kalau disamakan dengan Wonosobo. Kita punya stadion, Bos, Wonosobo nggak. Wokwokwok.

#3 Waduk Gajah Mungkur

Kota ini punya waduk dan juga pembangkit listrik tenaga air sendiri. Waduk Gajah Mungkur dan PLTA beroperasi sejak 1982 dan menjadi ikon Wonogiri karena digunakan juga sebagai tempat wisata. Jika ingin berkunjung, ancer-ancernya gampang. Jika dari kota, tanya penduduk sekitar di mana Kalpataru. Nah, kalau mau ke objek wisata Gajah Mungkur, dari Kalpataru Anda belok kanan ikuti jalan. Kalau mau ke PLTA, setelah Kalpataru ambil jalan lurus.

#4 Kawasan kopi

Wonogiri juga punya hubungan erat dengan kopi. Desa Conto di Bulukerto adalah kawasan kopi di Kota Gaplek sejak jaman Belanda.

#5 Kaitan nama dan geografi

Bagi orang Jawa, nama Wonogiri berarti kawasan yang berisi hutan dan gunung. Wonogiri memang dipenuhi pegunungan dan gunung. Tidak mengherankan ketika masa pohon berbuah, monyet gampang ditemui. Satwa liar seperti kijang masih bisa ditemukan di hutan.

Yang unik dan juga mbajing, karena geografinya yang lebih tinggi daripada Solo dan Sukoharjo, jika hujan deras turun di Wonogiri, yang kena getahnya Solo dan Sukoharjo. Coba tanya Jokowi, masalah air kiriman dari Waduk Gajah Mungkur, pasti senyum-senyum dia. Jokowi nggak marah kok, paling yang marah Luhut.

Baca juga:  Membaca Karakter Perempuan dari Merek Lippen Pilihannya

#6 Termasuk Global Geopark Network

Kawasan Gunung Sewu di wilayah Wonogiri, Pacitan, dan Gunungkidul masuk sebagai kawasan Global Geopark Network atau Jejaring Taman Bumi UNESCO. Di kawasan ini, masuk di wilayah Gunungkidul ada objek wisata geologis Gua Tubing Kalisuci, Pantai Siung, Air Terjun Sri Gethuk, embung dan gunung api purba Nglanggeran, serta Gua Pindul. Sedangkan Wonogiri punya Museum Karst Gunungsewu.

#7 Ada pantai

Meski isinya gunung dan hutan, kota ini juga punya pantai. Pantai Nampu dan Sembukan adalah pantai yang dimiliki Wonogiri. Kalau dari kota kedua pantai ncen adoh tenan. Harus niat banget untuk pergi ke sana.

#8 Punya Kahyangan, literally

Wonogiri punya objek wisata spiritual bernama Kahyangan di daerah Tirtomoyo. Kahyangan adalah tempat Raden Mas Said (Mangkunegara I, raja Mataram Islam) bermeditasi, dan sampai sekarang masih digunakan orang-orang untuk bermeditasi. Tempat ini sering ramai kalau malam Satu Suro, malam Jumat, dan di masa pemilu.

Itu tadi beberapa hal yang bisa dipelajari dari Wonogiri. Kalau mau berkunjung, tenang saja, kota ini jalannya udah bagus. Kecuali kalau lewat stasiun Srowot-Bayat-Sukoharjo, jalannya remuk. Tapi bodo amat, kan bukan Wonogiri.

BACA JUGA Rekomendasi Tempat Wisata dan Kuliner Jogja dari Warga Setempat atau LIST lainnya.



Tirto.ID
Loading...

No more articles